
Malam yang cerah penuh dengan bintang bertaburan menghiasi langit dan sinar bulan yang indah membuat malam minggu menjadi malam yang ditunggu-tunggu oleh pasangan. Alessya yang saat itu sedang bermalas-malasan dikamarnya ditemani dengan Drama Korea yang sedang ia tonton.
Tok Tok Tok (Suara Pintu)
"Masuk...Pintunya gak dikunci kok," sahut Alessya ketika mendengar ketokan pintu.
"Loh, kok kamu masih belum siap juga syaa," tanya Widhia heran melihat putrinya yang sedang berbaring santai di kasur.
"Lah emang mau kemana maa... biasanya juga mama sama papa kalau mau keluar Alessya gak pernah diajak," sahut Alessya dengan memakan cemilan.
"Bukan mama yang gak ngajak kamu, tapi kamunya aja yang gak pernah mau ikut. Udah sana siap-siap, dibawah ada Daffa tuh nungguin kamu," ucap Widhia.
"What !!! Mama serius, kok Daffa gak bilang sih," ucap Alessya kebingungan mencari handphonenya.
"Udah cepetan dandan yang cantik, kasian Daffa dibawah kelama'an ntar," ucap Widhia.
Alessya bergegas memilih pakaian yang akan ia pakai, ia memilih menggunakan topi karena ia tidak sempat keramas. Alessya tidak menggunakan make yang berat karena ia tak mau membuat Daffa menunggu begitu lama. Alessya pun segera turun ke bawah.
"Kamu kok gak bilang sih kalau mau kesini," ucap Alessya cemberut menatap Daffa.
"Lah emang aku harus bilang dulu," tanya Daffa heran.
"Yaa kan minimal aku bisa siap-siap dulu," ucap Alessya merasa tidak percaya diri dengan penampilannya sekarang
"Kamu mau siap-siap yang gimana sih... tanpa kamu harus siap-siap pun kamu akan selalu cantik," ucap Daffa membelai pipi Alessya.
"Udah yuk jalan, aku udah minta izin tante tadi," ucap Daffa menggandeng tangan Alessya.
Daffa membonceng Alessya dengan motornya. Alessya tidak tau dirinya akan dibawa kemana. Alessya hanya tersenyum sambil memeluk Daffa, dirinya merasa bahagia karena baru pertama kalinya ia keluar di malam minggu bersama Daffa sang kekasih. Sesekali Daffa memegang tangan Alessya diperutnya.
"Kita mau kemana sih," tanya Alessya.
Daffa tidak menjawab pertanyaan Alessya dan tetap fokus menyetir. Setibanya di tempat tujuan Daffa menurunkan Alessya di tempat yang sangat ramai dipusat kota.
"Maaf yaa aku gak bilang kalau kita mau jalan, aku takut kamu akan nolak. Tujuanku agar kita bersenang senang sebelum ujian besok," ucap Daffa membelai rambut Alessya yang berantakan karena angin di jalan.
"Okay, tapi aku haus... tadi pas keluar rumah gak sempat minum padahal abis makan cemilan," ucap Alessya.
__ADS_1
"Kamu tunggu sini yaa... biar aku cari minuman dulu, Jangan kemana-mana," ucap Daffa.
"Iyaa sayang," jawab Alessya tersenyum.
Daffa pun pergi mencari minuman untuk Alessya, ia tak mau membuat Alessya lelah karena berjalan. Ditambah lagi Alessya menggunakan sepatu High Heel, karena Alessya selalu ingin tampil sejajar dengan Daffa. Daffa membeli minuman coklat kesukaan Alessya dan segera menemui Alessya.
Alessya tersenyum melihat Daffa membawakan minuman kesukaannya. "Walaupun dilihat dari jauh pun Daffa tetap tampan," batin Alessya.
"Ini minumanmu," ucap Daffa memberikan minuman pada Alessya.
"Makasih sayang, tapi kok cuma satu," tanya Alessya heran.
"Karena satu untuk berdua itu romantis," ucap Daffa tersenyum.
"Dih... gak mau aku bagi minuman sama kamu," sahut Alessya menjauh dari Daffa.
"Ohhh jadi gitu yaa kamu sekarang, awas aja ntar," ucap Daffa mengejar Alessya.
"Tunggu bentar, aku mau nanyak..." ucap Alessya menghentikan Daffa.
"Maksud kamu ngajakin aku jalan sebelum ujian, apa itu berarti kita gak akan jalan sebelum ujian itu selesai?" tanya Alessya
"Lah ngapain sih harus kayak gitu, kita kan bisa belajar bareng Daff," ucap Alessya merasa heran
"Gak bisa syaa... istilah belajar bareng kalau sama pacar itu gabakal terlaksana. Mending kamu belajar sendiri dan aku pun juga. Jadi kita bisa sama-sam fokus," jawab Daffa
"Terserah kamu dah," ucap Alessya singkat dan mulai lelah.
"Berarti kita gaboleh ketemu juga dong?" tanya Alessya kembali.
"Ketemunya dikelas aja, abis itu kita sendiri-sendiri dulu tapi bukan berarti kita putus loh," ucap Daffa memegang kedua pundak Alessya.
"Yaudahlah terserah, kalau aku mah dari dulu kalau ujian gak pernah ada peraturan harus selalu fokus kayak beginian. Yang penting belajar dan aku juga masih bisa nonton sama temen," ketus Alessya kesal.
"Yaa kalau itu mau kamu, kamu gak harus seperti aku. Kamu boleh nonton sama temenmu yang lain," sahut Daffa.
"Okay...." jawab Alessya malas menanggapi ucapan Daffa.
__ADS_1
Alessya merasa hal ini benar-benar tidak wajar dan tidak seperti pasangan pada umumnya. Alessya justru berfikir bahwa Daffa sangat ambisius dalam akademik untuk mengejar nilai yang tinggi. Tapi keputusan Daffa sudah bulat dan Alessya terpaksa harus break sejenak dengan Daffa. Alessya merasa mood nya berubah dan malas untuk melanjutkan malam minggunya bersama Daffa.
"Yaudah aku mau pulang," ucap Alessya mulai badmood.
"Loh kok mau pulang, ini kan masih jam 9 malam. Masih ada waktu buat kita lebih lama, lagian aku tadi sudah ijin mama kamu," ucap Daffa merasa heran melihat Alessya tiba-tiba ingin pulang.
"Yaa kan senin ujian, aku mau belajar. Setidaknya hari ini kita sudah ketemu," ucap Alessya.
Alessya mengatakan hal itu hanya sebagai alasan agar Daffa mau mengantarnya pulang, ia tidak ingin lagi berlama-lama diluar.
"Yaudah kalau itu mau kamu," ucap Daffa menuruti permintaan Alessya.
Disepanjang jalan pulang Alessya tak banyak biacara, ia masih kecewa karena Daffa mengajak break hanya karena tidak mau diganggu saat ujian. Daffa mencoba meraih tangan Alessya agar bisa memeluk Daffa seperti semula. Alessya pun memeluknya namun masih tetap diam seribu bahasa.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Simak terus kelanjutannya guys... jangan pernah bosen😊
__ADS_1
dan jangan lupa like dan koment😘
Terimakasih atas dukungannya💖💖