Cinta Berawal Di Masa OSPEK

Cinta Berawal Di Masa OSPEK
Parfum Alessya


__ADS_3

Sore harinya ketika melihat sinar matahari yang tidak terlalu terik membuat Alessya ingin melanjutkan pencariannya kembali.


Kali ini Alessya akan mencari Alex di daerah sekitar kampus, karena kebanyakan mahasiswa pasti akan memilih tempat tinggal, kos atau apartemen dengan jarak yang lebih dekat dari kampus. Alessya berjalan menyusuri jalanan dengan pandangannya yang menatap ke tiap gedung-gedung apartemen. Alessya pun sesekali memperhatikan setiap jendela dan balkon apartemen, dengan harapan ia bisa melihat Alex sebagai salah satu penghuni apartemen yang ia lihat.



Alessya berharap hari ini ia bisa segera bertemu dengan Alex karena Alessya tidak bisa berlama-lama di Inggris mengingat dirinya sedang izin tidak kuliah. Alessya bertanya dengan menunjukkan foto Alex kepada setiap orang yang berpapasan dengannya.


"Excuse me sir, do you know this man," ucap Alessya bertanya kepada seorang bapak-bapak yang berpapasan dengannya.


"Sorry, I don't know him," ucap nya tersenyum.


"Oh Tuhan.... kenapa nemuin kak Alex sangat sulit, apakah aku bukan untuknya," ucap Alessya mulai kesal dan putus asa.


Alessya terus berjalan dan melakukan hal yang sama yaitu terus bertanya dan menunjukkan foto Alex kepada bule-bule yang duduk santai.


**********


Sementara Alex yang tengah lama asyik bermain bersama Reza tiba-tiba ia merasa perutnya lapar. Alex beranjak membuka kulkas dan ternyata hanya ada air minum di dalamnya.


"Zaa... gue keluar bentar mau beli makan," ucap Alex menutup kulkas.


"Buat gue juga yaa," sahut Reza masih dengan game di tangannya.


"Oke," Alex menutup pintu dan pergi membeli makanan. Alex hanya menaiki sepeda untuk membeli makan karena di sekitar apartemennya banyak para penjual makanan.


Alex mengayuh sepeda dengan pelan, sambil melihat sekeliling untuk membeli makanan yang ia inginkan. Selama di Inggris, Alex jarang sekali menaiki mobilnya karena jarak antara kampus dan apartemennya sangat dekat, dan tempatnya sangat strategis.


"Hmmmp kayak kenal wangi parfum ini," ucap Alex ketika mencium wangi parfum wanita yang sangat wangi elegan.


"Hemmp iyaa bener, gak salah lagi..aku kenal sama wangi parfum ini. Tapi dimana yaa aku menciumnya," gerutu Alex masih penasaran dengan wangi parfum yang sangat jelas tercium di hidungnya


Melihat tempat tujuannya yang sangat ramai pembeli, akhirnya Alex membelokkan sepedanya dan mencari tempat lain untuk membeli makan. Kali ini Alex sedikit samar-samar mencium wangi parfum yang membuatnya penasaran.


"Wanginya sudah tidak tercium lagi, mungkin karena aku menjauhi pemiliknya kali yaa... atau mungkin yang pake parfum itu lagi makan di tempat tadi," batin Alex masih kepikiran dengan parfum yang tercium.


"Ah sudah lah... ngapain juga mikirin parfum. Gue laper woy," ucap Alex mempercepat kakinya mengayuh sepeda agar cepat sampai.

__ADS_1


Alex membeli sebuah roti panggang yang sangat lembut yang di dalamnya berisi Mozarella Cheese dan kacang kesukaannya. Alex hanya membeli makanan seadanya yang cukup untuk dirinya dan Reza, bukan karena ia tidak memiliki uang, namun karena ia saat ini hanya menggunakan sepeda sehingga sangat sulit untuk membawa banyak makanan.


Sesampainya di Apartemen, Alex langsung mengajak Reza untuk makan bersama. Reza pun menghampiri Alex dan menyantap roti panggang yang Alex beli.


"Loe kalau makan, makan aja kali lex... ngapain pake bengong segala sih," ucap Reza heran melihat Alex yang bengong.


"Eh loe tau gak, tadi gue mencium wangi parfum yang wangiiii banget dan itu gue merasa pernah mencium itu. Tapi gue lupa dimana," sahut Alex bingung dan masih mencoba mengingat tentang parfum tadi


"Parfum cewek apa cowok, kayak parfum gue bukan," ucap Reza sambil mengunyah roti


"Bukan lah... parfum loe kan bau minyak kakek-kakek gitu, mana kuat gue nyiumnya kalau kayak parfum loe," tegas Alex ngegas dan membuat Reza mengendus-endus bahunya.


"Gue gak ngerti itu parfum cowok apa cewek, yang jelas tuh wangi banget dan gue suka wangi itu... cuma gue lebih suka parfum gue sih.. soalnya wanginya lebih kuat. Kalau yang gue cium tadi tuh wanginya kayak wangi elegan," ucap Alex mencoba mendeskripsikan wangi parfum yang ia cium.


"Wangi kembang gak??? Kuntilanak kali," sahut Reza mulai kesal karena Alex menjelek-jelekkan parfum miliknya


"Haaaahh dasar loe yaa, mana ada kuntilanak di Inggris. Yang ada loe tuh bau minyak mbah-mbah dukun," ucap Alex beranjak meninggalkan Reza.


Alex menyelesaikan makannya dan mengambil air di kulkas. Tiba-tiba Alex teringat mamanya yang tadi telfonnya sempat terputus karena ponselnya yang lowbatt. Alex kembali memeriksa ponselnya yang sebelumnya sudah di charge kemudian menelfon kembali mamanya.


"Hallow maa... maaf tadi ponsel Alex Lowbatt"


"Sudah maa barusan sama Reza, Oh iya mama tadi mau bicara apa sama Alex"


"Nah iyaa... untung kamu ingat, mama mau nanyak apa kamu sudah bertemu Alessya?"


"Alessya maa?? kan Alex lagi di Inggris maa,....gimana mau ketemu. Emang Alessya kenapa maa?"


Perasaan Alex mulai bingung dan bertanya-tanya. Alex khawatir terjadi sesuatu pada Alessya hingga mamanya memberi tahunya.


"Alex.... kamu ini gimana sih, apa kamu liat dan periksa ponsel kamu"


Suara mamanya yang terdengar kesal membuat Alex semakin bingung.


"Liat kok maa... nih ponselnya lagi di pegang sama elex, emang kenapa maa ponsel Alex? Jelek yaa maa... apa Alex harus beli lagi"


"Kamu ini gimana sih malah bahas ponsel jelek, Alessya itu sekarang lagi di Inggris nyusul kamu..."

__ADS_1


Suara mamanya yang semakin terdengar keras dan memyebut Alessya sedang di Inggris membuat Alex ternganga dan semakin bingung.


"Haaa, mama serius... ngapain Alessya kesini maa? mama jangan bercanda deh maa gak lucu"


Alex semakin kebingungan dan mulai gelisah.


"Mama gak bercanda Alex... mama serius, Alessya sudah 3 hari ada di Inggris dan mama kaget kenapa kamu masih belum bertemu dengannya, bagaimana kalau sampai terjadi apa-apa dengan Alessya"


"Mama tenang sekarang... Alex pasti akan mencari Alessya"


Dirinya yang mulai panik, langsung mengambil jaket dan kunci mobilnya untuk bergegas mencari Alessya.


"Tolong kamu temukan Alessya sekarang, mama gak mau sampai terjadi apa-apa pada Alessya"


"Iyaa maa... Alex pasti akan menemukan Alessya. Alex tutup dulu telfonnya, bye maa.."


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Terus dukung Author dengan cara L I K E di setiap episodenya dan V O T E kisah ini agar autor lebih rajin update.


T E R I M A K A S I H A T A S

__ADS_1


D U K U N G A N N Y A 💗💗💗


__ADS_2