Cinta Berawal Di Masa OSPEK

Cinta Berawal Di Masa OSPEK
Sticky Note


__ADS_3

Merasa sangat bosan terus berdiam diri di perpustakaan, belum lagi melihat Reza yang saat ini kebawa suasa perpus yang tenang hingga membuatnya tidur, alhasil Alex berusaha membangkitkan semangatnya dan membaca buku yang ia bawa.


Belum sampai setengah buku, tiba-tiba terlihat seorang gadis berdiri di depannya sambil memberikan selembar kertas kecil berisikan tulisan Hii Can I have your mobile number? wanita itu langsung pergi setelah memberikan kertas itu pada Alex. Sementara Alex hanya melengahkan nafasnya sambil geleng-geleng kepala. Ia pun kembali melanjutkan kegiatan membacanya yang tertunda.


Selang beberapa menit kemudian, muncullah wanita lain dengan membawa sticky note dan memberikannya pada Alex. Lagi dan lagi bertulisan hal yang sama yaitu You are very handsome, may I have your mobile number?


Alex hanya meletakkan kertas kecil itu di meja tanpa memberikan respon sedikitpun.


"Baru gue tinggal tidur, lah ternyata udah banyak yang nyepik aja nih," ucap Reza bangun dari tidurnya dan melihat beberapa stikcy note dari penggemar Alex.


"Mangkanya gue kalau kesini biasanya sama Alessya, jadi gak di ganggu kayak gini," sahut Alex.


Tiba-tiba terbesitlah ide gila dari otak Reza, yaitu memposting sticky note di media sosial milik Alex dengan caption hilang 1 datang seribu, tujuannya adalah untuk membuat Alessya cemburu. Reza pun diam-diam meraih ponsel milik Alex dan membuat postingan terbaru tanpa Alex ketahui.


**********


Sementara Alessya yang baru saja selesai kuliah merasa dirinya sangat lapar dan berniat mengajak sahabatnya Ariyani untuk makan sepulang kuliah.


"Makan yuk... aku yang traktir," ajak Alessya pada Ariyani.


"Oke, tapi makannya di luar yaa... biar gak usah ngantri," ucap Ariyani menyetujui ajakan Alessya.


"Oke," jawab Alessya tersenyum dan merangkul sahabatnya.


Ariyani memilih restoran yang sangat terkenal dengan makanan pedasnya dan sangat ramai pengunjung. Selain itu pelayanannya sangat baik dan harganya sangat normal untuk kalangan menengah.


"Syaa... aku ajak kak David juga gapapa kan?" tanya Ariyani.


"Boleh kok, ajak aja kesini biar aku yang traktir," ucap Alessya tersenyum.


Pilihan Ariyani memanglah tepat, makanan yang Alessya pesan semuanya memiliki rasa yang sangat nikmat, bahkan lebih enak dari restoran tempat biasa ia kunjungi yang terkenal sangat mahal.


"Eh syaa... loe putus sama Alex?" ucap David baru datang dan langsung bertanya pada Alessya.


"Enggak sih, cuma Break aja," jawab Alessya sambil menikmati makanannya.

__ADS_1


"Coba deh liat nih...," David menunjukkan ponselnya dan memperlihatan postingan terbaru Alex yaitu sebuah foto sticky note dari para wanita yang mendekatinya di perpustakaan.


Dengan tatapan kesal dan mulut yang mulai cemberut membuat hati Alessya merasa terbakar karena marah. Ingin rasanya Alessya menghubungi Alex dan memarahinya namun dirinya sadar jika ia saat ini masih Break dengan Alex.


"Loe sih syaa... ngapain sih ngajaki break, loe mau cari lain atau loe bosen? Gak paham gue sama kemauan loe," ucap David sedikit kesal ketika mendengar kabar jika Alessya mengajak break hubungannya dengan Alex.


"Ihhh kamu nih, ngapain marah-marah sama Alessya," bisik Ariyani pada David dan merasa kasian pada Alessya.


Sementara Alessya hanya diam menatap postinga terbaru milik Alex, dan ia pun tak tahu harus berbuat apa.


"Inget syaa... gak selamanya cowok itu akan terus berjuang sendirian untuk wanita yang sama, adakalanya cowok akan merasa lelah dan mencari wanita yang bisa memberinya kepastian. Gue harap loe gak menyesal dengan keputusan loe," ucap David kemudian beranjak pergi meninggalkan Ariyani dan Alessya.


"Syaa.... maafin kak David yaa... aku gatau kenapa dia marah-marah kayak gitu, aku ngerti kok syaa perasaan kamu yang sebenarnya," Ariyani berusaha menenangkan sahabatnya yang tengah sedih ketika menerima omelan dari David.


"Aku gapapa kok," jawabnya Alessya berusaha tersenyum agar sahabatnya tidak lagi merasa bersalah.


Usai makan Alessya langsung pulang bersama supir pribadinya. Selama di mobil Alessya membuka ponselnya dan kembali melihat postingan terbaru Alex yang tadi David tunjukkan padanya. Kini Alessya merasa sangat gelisah dan terus memikirkan Alex. Saat mobilnya mulai memasuki kawasan perumahan dekat rumahnya, Alessya meminta sopirnya untuk menghentikan mobilnya.


"Pak berhenti disini aja, bapak langsung pulang... Alessya masih ingin jalan-jalan," pinta Alessya pada sopirnya.


"Iyaa pak, lagian juga udah deket," ucap Alessya keluar dari mobil.


"Yasudah non... bapak pulang duluan," Pak ponco mematuhi perintah Alessya dan meninggalkan Alessya yang saat ini pulang dengan berjalan.


Alessya milih berjalan agar dirinya bisa berfikir tentang apa yang harus ia lakukan. Dirinya sama sekali tak mengerti maksud dari postingan Alex, apakah Alex saat ini telah mencintai wanita lain atau tidak? Lantas apa maksud dari caption Hilang 1 datang seribu?


Alessya merasa gelisah dan takut kehilangan Alex.


Tiiiiitttttt (Suara Klakson Motor)


"Alessya? kamu ngapain sendirian disini?" tanya Daffa menghentikan motornya yang kebetulan melihat Alessya.


"Mau pulang laah... kan rumahku disana," jawab Alessya ketus merasa kesal kenapa harus bertemu Daffa.


"Yaudah ayo aku anterin," Daffa tersenyum dan menawarkan tumpangan pada Alessya.

__ADS_1


"Gak usah, udah juga deket kok," Alessya kembali melanjutkan langkahnya yang terhenti dan meninggalkan Daffa.


"Alessya Tunggu ! aku mau nanyak sesuatu," teriak Daffa menyusul langkah Alessya dengan motornya.


"Apa'an?" jawab Alessya mulai bad mood.


"Itu barusan aku liat postingan kak Alex, tapi kamu gapapa kan?" tanya Daffa merasa ragu-ragu menanyakan hubungan Alessya dengan Alex.


"Iyaaa... aku udah liat, dan aku gak putus. aku cuma break," tegas Alessya menyatakan jika dirinya tidak putus dengan Alex.


"Yaelah... ngapain break sih? kalau ada masalah itu selesaikan masalahnya bukan malah menghindar dengan cara break-break seperti ini," ucap Daffa geleng-geleng kepala melihat mantannya yang tengah galau.


"Trus aku harus gimana Daff... aku bingung...," menatap keatas berusaha menahan air matanya agar tidak menangis


"Dihh jangan nangis syaa... ntar orang ngiranya aku yang bikin kam nangis," ucap Daffa bingung melihat Alessya yang matanya mulai berkaca-kaca.


"Kalau jari kamu kukunya panjang atau rusak, yang di potong itu kukunya bukan jarinya. Jadi kalau kamu punya masalah, keluhan atau apalah itu.. kamu harus bilang dan selesaikan bersama-sama dengan kak Alex. Pesan ku hanya 1 jangan pernah menggantung seorang cowok, karena cowok tidak mau bertahan tanpa adanya kepastian yang jelas," menatap Alessya yang tengah mengusap pipinya yang tengah basah karena menangis.


"Mending cepet deh sekarang hubungi kak Alex, biar masalahnya cepet kelar," ucap Daffa merasa kasihan melihat Alessya menangis namun tidak bisa berbuat apa-apa untuknya.


Sementara Alessya hanya mengangguk dan merasa ucapan Daffa ada benarnya. Alessya mengusap air matanya dan berusaha tenang agar tidak kembali menangis.


"Ayo pulang, biar aku anter," ucap Daffa kembali menawarkan tumpangan untuk Alessya.


Alessya mengangguk dan menaiki motor Daffa kemudian pulang bersama dengannya.


.


.


.


.


.

__ADS_1


To Be Continued....


__ADS_2