
Alessya terbangun mendengar bunyi Alarm ponselnya, ia melihat jam menunjukkan pukul 5 pagi. Alessya bangun dari tidurnya dan melangkah membuka korden kamarnya, diluar masih terlihat gelap. Alessya beranjak mengeluarkan baju-bajunya dari dalam koper yang belum sempat ia tata di lemari. Alessya mengeluarkan semua bajunya dan meletakkan di lemari dengan sangat rapi. Alessya mengeluarkan sebuah foto yang ia bawa di kopernya.
"Foto ini kan...aku lipat," ucap Alessya menatap fotonya.
Alessya membuka figura dan mengeluarkan fotonya dari dalam. Benar apa yang Alessya lihat, foto itu Alessya lipat saat menaruhnya dalam figura.
"Oh tidak, ini kan foto ku sama kak Alex..." Ucap Alessya membuka fotonya yang ia lipat.
"Haduhhh Alessya... kamu jahat banget sih... kalau kak Alex tau ini, jangan harap dia akan mau mencintaimu lagi," Alessya menatap dan merapikan fotonya.
"Aku pasti akan menemukanmu kak," Alessya tersenyum dan mencium foto Alex. Alessya semakin tak sabar ingin bertemu Alex, ia pun bergegas mandi dan akan melanjutkan pencariannya di kampus Alex.
Alessya pergi dengan hanya berpenampilan sederhana, ia mengenakan pakaian kaos putih dan sweater merah. Alessya keluar Apartemennya dan memesan taxi untuk mengantarkannya ke kampus Alex. Jaraknya lumayan jauh dari apartemen Alessya, dengan waktu 20 menit taxi itu menurunkan Alessya di depan kampus Alex.
"Waahh besar banget kampusnya, apa iyaa aku bisa menemukan kak Alex," ucap Alessya berdiri dengan memandang kampus yang sangat megah.
Alessya berjalan dan memasuki kampus Alex dengan harapan bisa menemuinya. Alessya menyusuri area kampusnya mulai dari perpustakaan, taman, dan ruang kuliah namun ia sama sekali tidak melihat batang hidung Alex.
"Excuse me ... Do you know this man" Ucap Alessya mencoba bertanya dan menunjukkan foto Alex pada segrombolan mahasiswa yang duduk bersantai sambil membaca buku
"Sorry... I don't know this man," sahut mereka tersenyum dengan menggelengkan kepala.
"Hemmp gimana sih, kok gak ada yang kenal," Alessya mulai cemberut karena merasa sia-sia datang ke kampus Alex.
Hari mulai siang, dan Alessya merasakan kakinya yang sudah mulai pegal dan sakit, ia pun duduk di bangku taman untuk beristirahat.
"Disini bagus, banyak bule juga. Apa iyaa kak Alex sekarang punya pacar bule," ucap Alessya memandangi satu persatu wanita bule yang lewat di depannya.
__ADS_1
"Gak mungkin, please Alessya... jangan mikir yang aneh-aneh. Ayo sekarang waktunya mencari kak Alex kembali," Alessya bangkit dari duduknya dan mulai mencari Alex.
Saat Alessya berjalan mengitari kampus, tiba-tiba seorang wanita bule menabraknya dan menumpahkan minuman di bajunya.
"Ooh sorry ... are you OK," ucap Wanita bule yang telah menabrak Alessya.
"Yeah ... I'm OK, no problem," ucap Alessya tersenyum dan membersihkan minuman yang tumpah di bajunya.
Wanita itu meminta maaf pada Alessya dan pergi, namun tatapannya sangat beda seolah-olah ia terkejut melihat Alessya. Alessya hanya menganggap wanita itu merasa bersalah karena telah menabraknya.
Melihat bajunya yang kini kotor karena tumpahan minuman membuat Alessya bingung harus mencari Alex kemana lagi.
"Kak Alex dimana sih..." ucap Alessya yang sudah sangat lelah mencarinya dari pagi sampai siang. Wajahnya kini terlihat pucat dan bajunya kotor akibat tumpahan minuman.
Alessya pun berniat kembali ke apartemen untuk mengganti pakaiannya dan beristirahat sebentar. Perasaannya mulai putus asa karena sampai saat ini ia belum bisa bertemu dengan Alex.
Terik matahari yang mulai panas karena mengingat musim di Inggris saat ini adalah musim panas membuat Alex enggan keluar Apartemen, ia merasa beruntung karena tidak memilik jadwal kuliah hari ini.
"Woy main game yok, males nih diem terus," kata Reza menatap Alex yang sedang membaca buku.
"Oke... ide bagus," Alex pun tersenyum dan menerima tantang sepupunya itu untuk bermain game.
Sejak semalam ia merasakan perasaan aneh dan mencoba mengalihkannya dengan membaca buku, namun tetap saja ia merasa ada hal aneh yang mengganggu pikirannya dan kini ia menerima tantangan Reza untuk bermain game untuk menghilangkan perasan aneh yang ia rasakan.
2 jam Alex bermain game bersama Reza dan ia pun tidak menyadarinya. Alex mendengar ponselnya berdering dan ia pun menghentikan permainannya dan segera menerima panggilan masuk di ponselnya.
"Halo maa..."
__ADS_1
"Gimana kabar kamu... kok kamu gak pernah menghubungi mama, trus kemarin mama hubungi kenapa handphone kamu tidak angkat panggilan mama"
"Maaf maa... Handphone Alex ketinggalan dirumah temen, sekarang Alex lagi di apartemen sama Reza, Alex baik-baik aja kok maa..."
"Syukurlah kalau gitu... oh iyaa apa kamu sudah bertemu tut tut tut..."
"Halo maa... yaah mati deh, maafkan Alex maa ponselnya lupa gak dikasih makan hehe"
Alex pun mencharger ponselnya dan berniat menghungi mamanya kembali nanti saat baterai ponselnya terisi penuh.
.
.
.
.
.
.
.
.
To Be Continued....
T E R I M A K A S I H A T A S
__ADS_1
D U K U N G A N N Y A💖💖💖