
"Jadi selama ini ternyata senior yang Alessya ceritakan itu nak Alex toh..." Ucap Widhia senang karena Alex selama ini selalu membantu Alessya
"Karena kamu sudah saling kenal sama Alessya, kamu harus jagain dia loh lex, jangan buat dia menangis dan jangan usilin dia" Ucap Niken menasahati Alex
"Iyaa maa... Alex akan jagain Alessya" Jawab Alex tersenyum
Perbincangan keluarga Alex dan keluarga Alessya selain membahas tentang bisnis, mereka juga membicarakan kedekatan Alex dan Alessya. Alex berterus terang kepada keluarganya jika Alessya sudah memiliki seoarang pacar, karena Alex tidak ingin sampai keluarganya menaruh harapan dan menjodohkan Alessya dengannya. Alex tidak ingin merusak kebahagian Alessya yang saat ini menjalin hubungan dengan Daffa.
"Jadi kamu sudah punya pacar sekarang, kok papa gak tau" Jordhan mengintrogasi putrinya. Jordhan merasa terkejut karena Alex mengatakan jika Alessya sudah memiliki pacar, padahal awalnya Jordhan ingin menjodohkan Alessya dengan anak teman bisnisnya yaitu Alex.
"Gimana papa mau tau, papa kan jarang dirumah... sibuk terus" Jawab Alessya
Jordhan tidak bisa memaksakan pilihan Alessya, karena selama ini Alessya selalu menuruti perkataan papanya dan tidak pernah membantah dan Jordhan tidak ingin melihat anaknya sedih jika harus dipaksakan bersama orang lain. Namun Jordhan sangat menyukai Alex dan berharap jika suatu saat Alex lah yang berjodoh dengan Alessya putri kesayangannya.
Pertemuan antar keluarga dirumah Alessya berlangsung tidak terlalu lama karena tujuan awalnya hanya untuk membahas bisnis. Widhia berpesan pada Alex untuk menjaga Alessya saat dikampus dan Widhia juga menyuruh Alex agar lebih sering berkunjung kerumahnya.
"Kamu kalah cepat yaa sayang sama orang lain.. Kasian anak mama" Niken tersenyum melihat muka anaknya yang sedang ditekuk didalam mobil.
"Iyaa maa, aku kalah cepat" Jawab Alex memalingkan wajahnya dan menghadap ke luar kaca mobilnya
"Jodoh gak akan kemana... kalau Alessya memang jodoh kamu suatu saat ia akan bersamamu, yang sabar aja" Ucap papa Alex
Alessya masuk ke kamarnya dan mengganti pakaiannya dengan baju tidur, tak lupa ia membersihkan mukanya agar make up yang ia gunakan tidak menempel saat ia tidur. Alessya sempat bingung karena mamanya menyuruh untuk berdandan secantik mungkin, Alessya tidak menyangka jika anak teman mamanya adalah Alex yang ia kenal. Alessya tersenyum menatap cermin besar dikamarnya dan masih tak habis pikir. Alessya beranjak ketempat tidur dan merebahkan tubuhnya, ia meraih ponselnya di meja dan mengirim pesan pada Alex.
"Ciee yang dapat amanah buat jagain aku tadi siapa yaa? hahaha" Send
Alessya tersenyum karena ia bisa menggoda Alex dengan puas dan tak perlu sungkan-sungkan terhadapnya. Alessya menatap langit-langit kamarnya sembari menunggu pesannya dibalas. Alessya membuka kembali ponselnya dan mengirim pesan pada Daffa.
"Daffa... ngapain?" Send
Alessya kembali menatap langit-langit kamarnya dan menunggu balasan chat dari kedua orang cowok tersebut. Sambil menyanyi Alessya menunggu balasan pesan yang sudah ia kirim namun ternyata belum ada satu pun yang membalas.
"Pada kemana cowok-cowok ini kenapa belum balas juga" Pikir Alessya kembali menatap layar ponselnya dan kembali bernyanyi. Tak lama kemudian ponsel Alessya berdering dan Alessya segera membuka notif pesan teks diponselnya.
"Mau tau aja apa mau tau banget..." Daffa
"Mau tau aja sih" Send
"Nih baru selesai mandi" Daffa
__ADS_1
"Gimana... masih ganteng kan aku?" Daffa
Tiba-tiba Alessya terkejut ketika membuka kemudian melihat balasan pesan Daffa yang mengiriminya gambar dirinya baru selesai mandi. Alessya tertawa melihat kekasihnya sedang memamerkan tubuhnya pada Alessya. Alessya merasa Daffa terlihat sangat cool dan ia menscreenshots pesan dan gambar Daffa kemudian membagikannya di WS (Whatsap Story) miliknya dengan bertulisan He is mean. Tak lama kemudian Daffa kembali mengirim pesan pada Alessya.
"Gambar itu hanya kamu yang boleh liat, bukan orang lain..." Daffa
"Ops sorry, aku hanya ingin bersedekah pada fans mu juga hehe" Send
"Emang aku barang, awas ya kamu" Daffa
Alessya tertawa melihat Daffa yang mulai geram pada dirinya, Alessya hanya ingin membalas keusilan Daffa yang memamerkan tubuhnya. Foto yang Alessya unggah kemudian dihapus namun walau hanya sebentar foto itu sudah banyak yang melihatnya. Alessya kembali membuka ponselnya dan merasa heran karena Alex tak kunjung membalas pesannya.
"Kok tumben balasnya lama, biasanya lebih cepat dari Daffa" Ucap Alessya merasa heran.
Alessya meletakkan ponsel di sebelahnya dan memejamkan mata selagi menunggu balasan dari Alex, namun hal itu berlangsung lama hingga Alessya tertidur dengan sangat lelap.
**********
"Sampai pagi pun belum di read, hah awas aja kalau ketemu" Ucap Alessya dengan nada kesal dan melahap roti dengan kasar.
Alessya merasa aneh karena tidak biasanya Alex lama membalas pesan Alessya. Alessya berharap ia menemuinya dikampus dan ia juga akan membalas cuek pada saat bertemu. Sesampainya dikampus Alessya melihat Alex sedang memarkirkan motornya di parkiran.
"Liat aja ntar, bakalan aku cuekin" Alessya tak henti-hentinya mengomel dalam hati.
Alex melihat Alessya berjalan akan menuju ke kelas dan Alex pun menunggunya agar bisa berjalan bersama ke kelas. Alex melihat aura Alessya sangat gelap seperti awan gelap yang mendung akan turun hujan. Alex memberikan senyuman pada Alessya yang sudah sangat dekat di depannya namun Alessya berlalu tanpa melirik Alex sedikit pun dan terus berjalan.
"Lah anak itu kenapa? kok cuek" Ucap Alex merasa heran dan bingung melihat Alessya yang biasanya ramah, ceria saat bertemu dengannya kini berubah menjadi cuek. Alex mengejar Alessya dengan mempercepat langkahnya.
"Kuliah pagi syaa..." Ucap Alex memulai pembicaraan dengan Alessya yang berjalan menuju kelas.
"Iya" Jawab Alessya cuek
Alex merasa tambah bingung dan aneh melihat Alessya yang sangat dingin terhadapnya, bahkan langkah Alessya sangat cepat dari sebelumnya seolah-olah tidak ingin berjalan bersama.
"Tunggu deh, kamu kenapa kok cuek kayak gini. Apa aku ada salah?" Alex menghentukan Alessya dengan menarik lengannya pelan.
__ADS_1
"Mana aku tau, udah deh kak aku keburu" Jawab Alessya melepaskan diri dari Alex.
"Bentar deh syaa... kamu ini kenapa? kamu marah sama aku? aku minta maaf deh kalau aku bikin kamu kecewa. Ayo bilang sama aku kamu kenapa..." Alex menghentikan Alessya dan menahannya agar tidak pergi.
"Kenapa kak Alex gak bales pesan ku tadi malam" Ucap Alessya dengan muka sinis dan cemberut.
"Tau gak aku nungguin pesan kakak sampai aku ketiduran dan lupa gak ngaktifkan Alarm bangun" Alessya dengan muka cemberut
"HP ku mati, tadi malam abis dari rumahmu low batt trus aku charger dan belum aku hidupin sampai sekarang, nih aku idupin sekarang" Alex menunjukkan ponselnya pada Alessya dan ia tersenyum melihat muka Alessya yang sangat bad mood dipagi hari.
"Jangan marah dong syaa... sumpah muka kamu jelek kalau marah" Ucap Alex tertawa dan mencubit pipi Alessya. Sebenarnya Alex berkata bohong, ia tertawa karena muka Alessya terlihat lucu ketika sedang ngambek namun ia masih terlihat cantik baginya
"ihhh... gara-gara kak Alex aku sampai telat bangun dan gak pake make up" Alessya memukul lengan Alex berkali-kali merasa kesal karena melihat Alex ketawa
"Cantik kok... bener deh. Di mataku kamu tetap canti walau tanpa make up" Ucap Alex tersenyum.
"Yaudah ayok masuk kelas" Ucap Alessya masih dengan muka cemberut namun ia tidak marah lagi pada Alex
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Simak terus kelanjutan kisahnya😊 jangan pernah bosan dan jangan lupa like serta beri pendapat kalian tentang mereka.
Terimakasih atas dukungannya dan votenya💖💖
__ADS_1