
Sesampainya di cafe, Alex menarik kursi dan mempersilahkan Alessya duduk. Perhatian kecil yang membuat Alessya terus tersenyum bahagia didekatnya.
"Kamu mau pesen apa?" tanya Alex membuka buku menu restoran
"Aku mau bratwurst sama Gelato aja deh," ucap Alessya membaca buku menu
"Oke," Alex memanggil pelayan dan memesan makanan yang akan ia makan.
Alessya menatap luar jendela selagi menunggu makanan datang, sedangkan Alex terlihat sedang memainkan ponselnya dan membalas pesan seseorang. Rasa penasaran dan kepo yang besar membuat Alessya mencoba melirik tanpa diketahui Alex, namun betapa terkejutnya Alessya ketika melihat nama Monicha di ponsel Alex.
"Chattingan sama siapa??? kok dari tadi asyik banget sama ponselnya," ucap Alessya menatap Alex dengan tatapan sinis.
"Ooh ini temenku Monich lagi mau ngembalikan buku katanya," jawab Alex meletakkan ponselnya.
"Suruh kesini aja kak, sekalian ajak makan juga..," kata Alessya menyandarkan kepalanya ke pundak Alex.
"Hah,, kamu yakin gak terganggu?" tanya Alex mengernyitkan dahinya karena merasa heran.
"Iyaa kak Alex sayang... kan mumpung kita di luar, aku gak mau kalau dia nyamperin ke apartemen, yang ada bakalan lama gak pulang-pulang dianya," ucap Alessya memeluk lengan Alex dengan manja.
"Ooo yaudah," jawab Alex dengan meraih ponselnya dan meminta Monich untuk datang ke cafe.
Pelayan mengantarkan makanan yang sudah di pesan, Alessya terlihat senang ketika melihat ice cream Gelato kesukaannya sudah datang dan ia pun memakannya. Rasanya yang manis dan gurih membuat Alessya ingin menyuapi Alex dengan ice cream yang saat ini ia makan.
"Cobain deh kak," ucap Alessya menyuapi Alex ice cream kesukaannya. Alex pun menerima suapan dari Alessya.
"Gimana...enak kan?" tanya Alessya tersenyum.
"Manis, tapi lebih manis kamu...," jawab Alex sedikit mengeluarkan jurus gombalnya.
"Iiihhh apa'an sih gombal," ucap Alessya malu-malu dan mengalihkan pandangannya keluar jendela sambil menikmati ice cream. Alessya melihat Monich wanita bule yang ia kenal sedang berjalan menuju cafe. Saat menatap Monich dari kejauhan muncullah ide gila di pikiran Alessya. Alessya pun tersenyum dan menyuapi Alex kembali dengan ice cream, namun kali ini Alessya menyuapi ice cream dengan sangat banyak pada Alex hingga menyebabkan mulut Alex belepotan.
"Emmph ada apa ini kok ice creamnya di suapin ke aku terus," tanya Alex merasa heran karena Alessya terus menerus menyuapinya ice cream.
"Kenapa... gak boleh yaa aku nyuapin kamu..," ucap Alessya dengan tatapan menuju keluar melihat Monich yang sudah di depan dan hendak masuk ke dalam kafe.
__ADS_1
"KAMU???" ucap Alex terheran-heran mendengar Alessya memanggilnya dengan sebutan Kamu.
CUP...
Tanpa berfikir panjang Alessya pun mulai melakukan ide gilanya ketika melihat Monich masuk kedalam cafe, Alessya pun memberanikan diri mencium bibir Alex agar Monich melihatnya.
"Alessyaa....," ucap Alex terkejut dengan tingkah Alessya yang tiba-tiba menciumnya.
"Aku cuma mau bersihin ice crem di sini kok," kata Alessya dengan jari tangannya yang mengusap pelan bibir Alex. Alessya mencoba melirik Monich yang terdiam di ujung sambil menatapnya.
"Tapi kan ini....," ucap Alex belum selesai melanjutkan perkataannya tiba-tiba Alessya menciumnya kembali.
CUP...
"Nahh... udah bersihkan hehe," kata Alessya nyengir tanpa bersalah namun tatapannya masih melirik ke arah Monic yang masih terdiam membatu.
"ALESSYA AMEKHA JHORDAN.... kamu mulai berani yaa sekarang, jangan kamu pikir aku gak bisa membalas perbuatan kamu barusan loh..," ucap Alex mendekati Alessya dengan sangat dekat untuk membalas perbuatannya.
"Eeittzz gak boleh disini dong kak... ini kan tempat umum," Alessya menghindar dari Alex yang mencoba menciumnya kembali.
"Waahh dasar kamu yaa... sekarang bilangnya di tempat umum, tadi aja main nyosor segala. OKE awas kau nanti.," Alex tersenyum melihat Alessya yang mulai menghindar.
"Excuse me ... Alex I didn't know you were here with your friend," ucap Monich menyapa Alex
"Hooeell memang sialan nih cewek, sudah liat gue kissing sama kak Alex masih nyebut gue temennya. Buta apa mata loe," Batin Alessya menggrutu.
"Oh no Monich, I'm here with my girlfriend. Did you bring my book?" ucap Alex menjelaskan jika Alessya adalah pacarnya.
"This is your book, thanks Alex," kata Monich memberikan buku pada Alex
Okay, you are welcome," Alex menerima bukunya dan menjawab singkat tanpa menyuruh Monich bergabung dengannya.
"Sayang... tolong ikatkan rambutku dong, tanganku lengket dengan ice cream nih..," ucap Alessya manja.
"Okey sini biar aku ikat rambutmu," dengan sigap Alex mengikat rambut Alessya.
__ADS_1
Sementara Monich yang sangat kesal melihat kemesraan Alex dan Alessya membuat dirinya tak tahan berada lama-lama di cafe, ia pun pergi meninggalkan cafe. Alessya tersenyum melihat kepergian Monich tanpa ada yang memperdulikannya.
"Kamu kenapa sih, kok senyum-senyum dan dari tadi kamu aneh banget," ucap Alex mencubit pipi Alessya dengan gemas
"Enggak... Aku gapapa, aku cuma bahagia aja deket kak Alex," sahut Alessya tersenyum
"Bahagia deket aku, apa bahagia karena sudah berhasil buat Monich cemburu....," ledek Alex pada Alessya yang senyum-senyum gak jelas.
"Diiihh apa'an, ngapain aku bikin dia cemburu. Emang dia siapanya kak Alex, atau jangan-jangan dia beneran mantan kak Alex !!" ucap Alessya menatap Alex dengan sinis dan bibir mulai maju.
"Bukan....bukan, udah jangan ngarang cerita. Aku gak punya mantan disini. Aku tuh disini kerjaannya kuliah dan sisanya galau mikirin kamu terus. Kangen tapi gak bisa ngabarin. Melupakan kamu aja susah, boro-boro punya mantan," sahut Alex menatap Alessya dan menyuapi Alessya daging.
"Emmmp.... sayang kak Alex..." Peluk Alessya pada Alex dengan sangat manja.
"Iyaa... aku juga sayang kamu, sayang banget," ucap Alex membelai rambut Alessya.
Tak lama kemudian Alex mengajak Alessya untuk pulang karena dirinya sudah merasa sangat kenyang. Saat di mobil Alex tiba-tiba teringat tentang bagaimana kuliah Alessya di Indonesia mengingat Alessya saat ini telah berada di inggris selama 5 hari. Ingin rasanya Alex menanyakan hal itu pada Alessya, namun dirinya tidak ingin merusak moment bahagianya bersama Alessya. Mungkin esok hari ia akan menanyakan hal itu pada Alessya
.
.
.
.
.
.
.
.
Simak terus kelanjutan kisahnya dan jangan pernah bosan... tetap dukung Author dengan cara L I K E di setiap episodenya dan V O T E kisah ini agar autor lebih rajin update.
__ADS_1
T E R I M A K A S I H A T A S
D U K U N G A N N Y A 💗💗💗