
Alessya sedikit bersantai di kamarnya dengan menonton drama korea dan ditemani dengan cemilan makanan ringan yang membuat wanita semakin melebar, Alessya tidak pernah takut gemmuk karena dia sangat rajin berolahraga.
Ting Tong...3x (Bel Rumah)
Alessya mendengar bunyi bel rumahnya yang terus-terusan berbunyi. Bunyi bel itu membuat Alessya tidak fokus menonton drakor, Alessya segera keluar kamar dan menuju pintu depan.
"Mana sih Bik Tuya... kok ada tamu pintunya gak dibukain" Gerutu Alessya menuruni tangga dan berlari kecil menuju pintu.
Alessya membuka pintu dan ia melihat tante Niken berdiri diluar pintu dengan membawa banyak bingkisan. Alessya menyambut tante Niken dengan senyuman dan membantunya membawakan bingkisan yang ia bawa.
"Aduhh terimakasih anak cantik...oh iyaa mama kamu mana?" Ucap niken membelai pipi Alessya dan memberikan bawaannya pada Alessya.
"Ada kok tante... bentar saya panggilkan, tante duduk aja dulu" Ucap Alessya tersenyum dan pergi memanggil mamanya di taman belakang rumah Alessya. Alessya memberi tahu mamanya jika tante Niken sedang menunggunya diruang tamu.
"Tante kok sendiri kesininya... om sama kak Alex kemana tante" Tanya Alessya pada Niken dengan membawa segelas jus untuknya.
"Tante gak sendirian kok sayang, tuh di depan sama Alex. Dia malu katanya yang mau masuk" Ucap Niken tersenyum dan berharap Alessya mau menemui Alex di depan. Alessya menoleh ke arah pintu dan tersenyum pada Niken seakan ingin mengungkapkan jika ia akan memanggil Alex didepan. Alessya keluar rumahnya dan mencari keberadaan Alex. Alessya melihat Alex sedang duduk ditaman depan rumah Alessya.
"Kak, kok gak masuk... hmmm malah diam disini" Alessya menghampiri Alex dan duduk disebelah Alex
"Gak deh syaa... gak enak, soalnya pasti jam segini papa kamu gak ada. Trus mama aku kan mau ketemu mama kamu, jadi gak enak mau nimbrung sama wanita" Ucap Alex
"Loh kan ada aku kak... gimana sih kak Alex ini" Ucap Alessya sambil garuk-garuk kakinya yang mulai digigit nyamuk karena hanya memakai celana pendek.
"Yaa kamu kan juga wanita, lagian ngapain sih kamu keluar.. banyak nyamuk loh syaa... mending masuk deh sana" Alex kesal melihat Alessya mulai digigit nyamuk dan menutupi paha Alessya dengan jaketnya. Alex tak habis pikir melihat Alessya keluar dengan hot pants. Benar-benar wanita polos batin Alex menggerutu.
"Suruh sapa diem diluar" Alessya memberikan senyumannya pada Alex yang terlihat kesal dan menutupi pahanya dengan jaket.
"Oh iyaa kak, nanti Makrab kan? kak Alex dateng gak, dateng dong... kan kakak pembina OSPEK" Ucap Alessya sangat bersemangat menghadiri acara nanti malam.
"Gak deh kayaknya syaa... Biar David sama Rikky aja yang dateng. Oh iya cuma kasih saran, kalau kamu mau datang keacara itu kamu harus menolak untuk minum. Inget loh!" Ucap Alex memperingati Alessya agar tidak menerima minuman yang diberikan teman-teman dan seniornya. Alex paling tidak suka hadir diacara yang penuh dengan minuman karena ia tahu jika ia datang maka teman-temannya akan memaksanya untuk minum.
"Kalau kak Alex gadateng justru aku akan minum yang banyak... lagian kan aku juga belum pernah tau rasanya minuman itu seperti apa" Ucap Alessya tersenyum dan memancing kemarahan dan kekhawatiran Alex, agar Alex mau menghadiri acara itu. Bagi Alessya acara itu tidak akan menyenangkan tanpa Alex senior yang ia kenal.
"Pahit syaa pahit, udah jangan ngaco deh kamu. Awas aja kamu kalau sampai berani minum satu tetes pun, aku akan menyeretmu pulang dan akan aku laporin ke Om Jordhan" Alex mulai kesal dan mengancam Alessya agar tidak main-main dengan minuman.
"Pokok harus datang, kalau gak aku akan minum yang buaaanyak banget kak" Alessya bangkit dari duduknya dan pergi meninggalkan Alex diluar. Alessya tak tahan nyamuk yang mulai menggigiti kulitnya, ia pun masuk rumah dengan membawa jaket Alex karena lupa tidak memberikannya pada Alex. Alessya berniat untuk mengembalikannya nanti malam ketika Alex datang di acara makrab.
__ADS_1
*************
Alessya bersiap-siap untuk menghadiri acara makrab, ia mengurai rambutnya agar terlihat cantik di malam hari. Alessya mengambil ponsel dan mengirimi pesan pada Alex.
"Aku berangkat nih kak, pokok kak Alex harus datang titik." Send
Alessya yakin seyakin yakinnya jika Alex akan datang menemaninya. Alessya manatap cermin dan ia sudah terlihat cantik, Alessya menuruni anak tangga dengan menatap layar ponselnya dan membaca balasan dari Alex.
"Gak, Males !!!" Alex
Alessya kembali menggrutu dalam hatinya, ia mulai sedikit ragu dengan keyakinannya melihat balasan Alex yang sangat singkat. Alessya menuju mobil dengan muka yang masam dan cemberut. Sopir pribadi Alessya pun mengantarkan Alessya ketempat tujuan. Sesampainya ditempat Alessya keluar dari mobil dan ia melihat Bodyguard suruhan papanya mulai mengawasinya dari kejauhan. Alessya tidak dapat berbuat apa-apa selama itu tidak mengganggu Alessya. Alessya tahu jika papanya berniat melindungi Alessya dari kejahatan. Alessya memasuki tempat yang sudah penuh dengan mahasiswa dan seniornya. Benar kata Alex didalam penuh dengan minuman beralkohol. Alessya menghampiri Daffa yang sedang duduk menunggunya di meja bar.
"Hei, maaf aku telat..tadi masih macet dijalan" Alessya menepuk pundak Daffa yang sedang minum.
"Iyaa gapapa kok syaa.. oh iyaa nanti pulangnya jangan malam-malam yaa..nanti papamu marah" Ucap Daffa yang masih terngiang ucapan papa Alessya yang mengatakan jika Alessya memiliki bodyguard disekelilingnya tanpa ia ketahui.
"Daffa kamu kok minum... nanti kalau kamu mabuk bagaimana? trus pulangnya sama siapa" Tanya Alessya merasa heran melihat Daffa yang minum walaupun sedikit. Alessya takut jika Daffa mabuk dan tak kuat mengendalikan dirinya.
"Dikit kok syaa... aku gak akan sampai mabuk. Aku juga lagi banyak pikiran, jadi aku mau menghilangkan pikiranku sejenak" Ucap Daffa dengan kembali meminum alkohol di gelasnya.
"iiihhh kamu apa'an sih, udah berhenti.. kamu bisa mabuk Daff" Alessya mengambil gelas ditangan Daffa dan menghentikan Daffa yang hendak kembali meminum alkohol.
"Eh mana Daffa, kok kamu sendiri" Tanya Ariyani yang melihat Alessya cemberut menghampirinya.
"Gak ada udah pulang dia, eh Ariyani kamu kok minum jugaa..." Alessya melihat Ariyani kembali heran saat ia melihat Daffa minum.
"Kenapa syaa... kalau loe mau, minum aja itu banyak" Jawab David dengan santainya menyuruh Alessya minum. David tidak melarang Ariyani minum karena ia akan menjaga Ariyani agar tidak terlalu mabuk.
Alessya merasa penasaran dengan rasa minuman alkohol didepannya, namun ia merasa takut untuk mencobanya. Alessya teringat ucapan Alex jika minuman itu terasa pait, tapi Alessya bingung mengapa orang lain sangat menyukainya. Alessya mulai memberanikan dirinya untuk mengambil minuman di depannya. Dengan perlahan Alessya meminum minuman itu, Alessya memejamkan matanya dan berusaha menelan satu gelas kecil minuman yang ia ambil.
"Iiihhh pahit bangett..." ucap Alessya dengan memejamkan matanya dan membukanya kembali saat minuman itu sudah tertelan.
"Jangan bilang kamu gak pernah minum syaa... coba deh minum lagi, kalau pertama emang pait tapi lama-lama manis kok" Ucap Ariyani tertawa melihat sahabatnya yang baru pertama kalinya minum.
Alessya melihat sekelilingnya namun ia tidak melihat Alex ditempat itu. Alessya merasa jika Alex benar-benar tidak datang seperti yang ia ucapkan. Alessya merasa sedik kesal namun ia juga senang karena ia bisa merasakan minuman. Alessya kembali menggambil minuman didepannya dan menuangkan di gelas kecil miliknya. Alessya meminum dengan menutup matanya, ia masih merasakan hal yang sama yaitu pahit. Lagi-lagi ia teringat ucapan Alex jika minuman itu benar-benar pahit. Alessya sangat kesal karena Alex banar-banar tidak datang diacara makrab. Alessya kembali meminum minuman alkohol didepannya, kali ini ia tidak merasakan rasa pahit namun ia merasakan alkohol sangat manis membuat Alessya kembali ingin meminumnya.
**Ditempat Lain**
Alex menonton pertandinga sepak bola dikamarnya, pikirannya tidak fokus dengan pertandingan sepak bola yang ia lihat, ia terus memikirkan Alessya. Alex takut jika Alessya mabuk dan diganggu ditempat itu, namun Alex berusaha mengalihkan pikirannya karena ia berfikir jika Alessya mabuk, sudah pasti Daffa yang akan menjaganya.
__ADS_1
Ting (Bunyi Ponsel)
Alex membuka pesan masuk di ponselnya.
"Gilak loe beneran gak dateng lex, trus sapa yang mau bawa pulang Alessya" David.
Alex mengerutkan dahinya dan membalas pesan David.
"Males gue lagian kerjaan kalian cuma minum disana. Kalau Alessya kan ada Daffa ngapain loe lapor gue" Send
Alex kembali meletakkan ponselnya dan kembali menonton pertunjukan bola. Ponsel Alex kembali berbunyi pesan masuk dari David.
"Daffa gak ada bro... buruan deh loe kesini, Alessya mabuk dan mulai suka minum. Kalau loe gak kesini gatau gue nasib dia gimana, cantik tapi ditinggal sendiri kan kasian sih" David
"Aaagghh sial, aku gabisa tenang kalau belum melihatnya" Alex bangkit dari duduknya dan mengambil kunci mobil di mejanya. Alex pergi menuju tempat Alessya. Alex terus memikirkan keadaan Alessya yang mabuk, ia takut Alessya di ganggu cowok lain.
Sesampainya di tempat, Alex melihat Alessya duduk di kursi dan sedang minum. Alex menghampiri Alessya dengan rasa kesal.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Simak terus kelanjutan kisahnya😊 jangan pernah bosan dan jangan lupa like, vote serta beri pendapat kalian tentang mereka.
__ADS_1
Terimakasih atas dukungannya dan votenya💖💖