Cinta Berawal Di Masa OSPEK

Cinta Berawal Di Masa OSPEK
Ambigu


__ADS_3

Pukul 3.50 AM Alessya terbangun sebelum Alarm ponselnya berbunyi, entah kenapa ia merasa selama ia berada di Inggris ia tidak bisa tidur dengan puas, dirinya selalu terbangun sebelum Alarm ponselnya berbunyi. Alessya beranjak dari tempat tidurnya dan pergi mandi. Selesai mandi selagi menunggu matahari terbit, Alessya merapikan tempat tidurnya dan menata kembali baju-baju yang ada di kopernya, namun Alessya masih bingung dimana ia akan meletakkan bajunya sedangkan di lemari penuh dengan pakaian Alex. Alessya penasaran dengan isi lemari milik Alex, ia pun mencoba membukanya. Sungguh diluar dugaan, baju-bajunya tersusun rapi. Walau pun tinggal tanpa pembatu, lemari dan kamar Alex sangatlah rapi tidak seperti lelaki pada umumnya. Alessya menggantung beberapa pakaiannya di dalam lemari Alex bersama dengan pakai-pakain Alex lainnya.


"Duhhh... aku laper banget," ucap Alessya memegang perutnya yang berbunyi.


Dengan perlahan Alessya membuka pintu kamarnya dan berjalan jinjit agar tidak menimbulkan suara. Alessya ingin membuka kulkas di dapur dan mencari beberapa makanan yang bisa di makan. Perlahan Alessya berjalan memuju dapur namun pandangannya teralihkan, ia melihat Alex sedang tertidur pulas di sofa. Alessya tersenyum beralih menghampiri Alex yang tertidur pulas, Alessya duduk di lantai dan menatap dekat Alex yang tertidur.


Dalam hati Alessya ia sangat menyesal dan merasa bersalah. Ia menyesal mengapa selama ini dirinya sama sekali tidak melirik Alex sedikitipun. Mengapa ia tidak menyadari jika selama ini yang membuatnya bahagia dan tersenyum tak lain adalah Alex.


"Maafkan aku yang selama ini sama sekali tidak memikirkan perasaanmu," bisik Alessya menyentuh lengan Alex dan menatapnya.


Alessya merasa bersalah, selama ini dirinya hanya menangis dan berbagi kesedihan pada Alex ketika dirinya bertengkar dengan Daffa, dan itupun Alessya lakukan tanpa memikirkan perasaan Alex.


"Aku janji akan selalu menyayangimu lebih dari kamu menyayangiku, dan aku tidak akan membiarkan orang lain mengambil orang yang aku cintai untuk kedua kalinya," bisik Alessya.


Cup


"ILove You" Alessya mencium perlahan pipi Alex dan kembali ke kamarnya.


Alessya kembali ke kamar dan mengambil tas dan jaketnya untuk pergi keluar membeli makanan untuk dimakan bersama Alex dan Reza, dengan perlahan Alessya berjalan melewati Alex yang tertidur di sofa dan membuka pintu sangat pelan agar tidak menimbulkan suara.


"Doar... mau kemana loe pagi-pagi gini," Reza tiba-tiba mengagetkan Alessya dari belakang


"Ihhhh apa'an sih ngagetin aja," ucap Alessya memukul Reza karena kesal dan merasa terkejut.


"Abis loe kayak maling gitu pake jalan pelan segala, emang mau kemana sih," tanya Reza penasaran.


"Mau beli makan... laper aku, lagian kamu dari mana aja kenapa baru pulang," ucap Alessya menatap curiga Reza


"Gue nginep rumah temen gue, biasalah gue kan juga ingin kayak yang loe sama Alex lakuin semalam," kata Reza nyengir meledek Alessya


"Hah, maksud loe apa'an... emang gue sama kak Alex ngapain coba', saraf loe yaa...," ucap Alessya kesal dan meninggalkan Reza


"Eh berarti semalem loe gak ngapa-ngapain syaa sama Alex, loe yakin" ucap Reza penasaran namun Alessya tidak menggubris pertanyaan Reza


"Woy... syaaa...," teriak Reza mencoba memanggil Alessya.

__ADS_1


Di jalan Alessya memikirkan perkataan Reza yang tidak masuk akal, entah apa yang ada di pikiran Reza tentang dirinya dan Alex dan mengapa ia harus menginap ditempat lain. Alessya berjalan menuju penjual roti panas di pinggir jalan dan membelinya. Penjual terlihat sangat ramah pada Alessya.


"This bread is free for you," ucap penjual memberikan bonus roti coklat panas karena dirinya pembeli pertama pagi ini.


"Thank you sir," Alessya tersenyum menerima roti dari penjual.


Matahari sudah mulai bersinar dan Alessya berjalan kembali ke Apartemen Alex untuk menyiapkan makanan yang ia beli untuk dimakan bersama. Alessya membuka pintu dengan perlahan dan benar saja, Alex masih tertidur pulas di sofa. Alessya tersenyum sambil berjalan menuju meja makan dan meletakkan roti-roti di piring. Terdengar suara orang mandi sambil bernyanyi yang tak lain adalah Reza. Alessya ingin membangukan Alex namun tidak tega karena tidurnya sangat pulas. Alessya beranjak menuju taman belakang apartemennya untuk melakukan sedikit peregangan yang belum ia lakukan selama berada di inggris.


"Woy, bangun.... molor mulu," ucap Reza membangunkan Alex dengan mengibas rambutnya yang basah.


"Alessya mana...," tanya Alex terbangun sambil membersihkan bellek dimatanya.


"Tuh ditaman belakang," Reza berjalan menuju kamarnya dan berganti pakaian.


Dengan langkah yang masih lemas berjalan, Alex menuju taman belakang untuk menemui Alessya. Matanya yang semula buram seketika kembali jernih ketika melihat gadis yang ia cintai sangatlah cantik di pagi hari yang kini ada di tempatnya.


"Kebiasaan deh menguap tidak di tutup, untung cantik," batin Alex tersenyum melihat Alessya yang menguap.



"Selamat pagiii kaakk..," ucap Alessya malu karena Alex melihatnya sedang menguap.


"Tadi kak Alex tidurnya nyenyak banget... aku gak tega banguninnya," ucap Alessya memeluk Alex dan menatapnya.


Cup


"Yaudah yuk masuk, ntar aku masakin sesuatu buat kamu," kata Alex mencium kening Alessya.


"Aku udah beliin kak Alex roti kok masih panas buat dimakan bareng sama kak Reza juga," Alessya tersenyum menarik tangan Alex menuju meja makan.


"Kamu beli sendiri?" tanya Alex merasa heran.


"Iyaa.. tadi pagi aku beli sendiri, masih subuh sih sebenarnya.. abis aku laper banget...," ucap Alessya dengan memajukan bibir bawahnya yang tipis.


"Hmmmp ingat yaa... lain kali gaboleh keluar sendiri, harus bilang aku dulu... dan harus ada yang nemani. Disini itu bahaya... budayanya bebas dan banyak orang mabuk diluar," ucap Alex merasa khawatir pada Alessya.

__ADS_1


"Iyaa kak Alex sayang...," Alessya tersenyum dan memeluk lengan Alex menyandarkan kepalanya dibahu Alex.


Alex kembali menepuk pelan dan mengelus kepala Alessya yang saat ini manja di sampingnya.


"Loe semalam nginep dimana, kok gak bilang gue," tanya Alex menatap Reza yang keluar dari kamarnya dan menuju meja makan.


"Rumah Mischel, dari pada gue disini denger suara loe sama Alessya lagi enak - enak mending gue ngungsi," ucap Reza tanpa filter dimulutnya dan menyantap roti.


"Waahh Bacot loh pagi-pagi," Alex yang merasa terkejut mendengar ucapan Reza langsung mengajak Alessya meninggalkan meja makan. Dirinya takut ucapan Reza menimbulkan pertanyaan di pikiran Alessya yang masih polos.


"Apa sih kak Reza mulai tadi ngomongnya ngaco mulu, emang apa sih kak maksudnya...Alessya gak paham," ucap Alessta merasa kebingungan mendengar perkataan Reza dan merasa aneh mengapa Alex langsung mengajaknya pindah tempat.


"Hehhe gak usah dipikir, mending kamu duduk disini sebentar...aku mau mandi dulu, abis ini kita keluar bareng. Oke," kata Alex menyuruh Alessya duduk dan mengacak-acak rambut Alessya yang sudah rapi.


"Tuhh kan... mesti.. senengnya berantakin rambut orang," ucap Alessya merapikan kembali rambutnya.


.


.


.


.


.


.


.


.


To Be Continued....


Jangan Lupa Like disetiap episodenya dan Vote kisah ini.

__ADS_1


T E R I M A K A S I H A T A S


D U K U N G A N N Y A 💖💖💖


__ADS_2