
Alessya bangun sangat pagi, dirinya lebih bersemangat dari hari sebelumnya. Alessya tak henti-hentinya memutar-memutar badannya di depan cermin, memilih baju yang akan ia kenakan. Jarang-jarang Alessya memilih baju untuk di kenakannya, biasanya iya selalu tampil sederhana tanpa mementingkan penampilannya.
"Sudah cantik sayang... dari tadi mama perhatikan kamu sibuk memilih pakaian,gak biasanya kamu seperti ini," ucap Widhia yang memperhatikan putrinya sejak tadi.
"Gak tau ah maa, kayaknya Alessya harus beli banyak baju deh, soalnya kuliah kan gak pake seragam maa jadi pakaiannya bebas. Tapi baju Alessya cuma sedikit dan itu-itu aja," ungkap Alessya yang merasa bajunya tidak banyak.
"Baju dengan 3 lemari besar kayak gini kamu bilang sedikit nduk?" ucap mamanya merasa heran melihat putrinya yang pagi-pagi sudah mulai heboh memilih pakaian. Sementara Alessya hanya mengangguk dan mamanya hanya bisa geleng-geleng kepala melihat putrinya yang tidak seperti biasanya.
Alessya terus bercermin dan menghias dirinya dengan make up dan menggunakan aksesoris yang sesuai dengan bajunya.
"Udah pas.. waktunya ke kampus...," ucap Alessya menatap cermin dan beranjak keluar kamarnya.
Dengan buru-buru Alessya keluar rumah untuk cepat pergi ke kampusnya, ia pun masuk ke mobil bersama dengan sopir pribadinya.
"Pak nanti jemput jam 3 sore yaa pak," ucap Alessya dengan menutup pintu mobil.
"Siap non," jawab pak Ponco
Sesampainya di kampus, Alessya berjalan menuju ruang kelas. Hari ini Alessya datang pertama, kelasnya masih terlihat kosong.
"Yaahh kok Daffa belum dateng, tumben banget," batin Alessya ketika melihat ruang kelas yang kosong.
Alessya duduk di tempatnya kemarin yaitu di sebelah jendela. Satu persatu teman-temannya sudah berdatangan termasuk Ariyani. Namun Alessya belum juga melihat batang hidung Daffa. Alessya bertanya-tanya pada dirinya sendiri dan merasa bingung mengapa hari ini Daffa datang terlambat.
"Apa dia tidak masuk yaa?" batin Alessya yang terus memikirkan Daffa.
Waktu sudah menunjukkan pukul 7.10 WIB, dan kegiatan OSPEK akan dimulai. Ketiga kating tampan sudah memasuki ruangan. Lagi-lagi Alessya terus memandang pintu, berharap Daffa masuk kelas. Daffa pun muncul dan masuk kelas. Ia datang dan meminta maaf pada ketiga katingnya.
"Kamu telat 10 menit, dari mana saja !!!" Kata David dengan muka sinis. David sangat tidak menyukai seseorang yang datang terlambat.
"Maaf kak, saya sedang kurang fit dan masih mampir apotik untuk beli obat," ungkap Daffa meminta maaf atas sikapnya yang terlambat.
"Ya sudah sana duduk di tempatmu" ketus David tidak memperdulikan Daffa disebelahnya.
Daffa melihat tempat duduk kosong didepan Alessya, dan ia duduk di tempat itu. Alessya mulai bingung, mengapa Daffa bisa sakit. Alessya merasa khawatir, apa mungkin jika penyebab Daffa sakit, itu semua di karenakan kemarin tidak memakai jaket saat hujan.
******
"Perhatian...seperti yang kita ketahui kampus kita sangat luas, kegiatan hari ini yaitu kita akan Explore area kampus ini sambil membersihkan sekeliling kita," ucap Alex memberikan intruksi kepada semua mahasiswa untuk berkeliling kampus dan mengenal gedung-gedung yang ada.
"Misal ketika kalian sedang jalan-jalan mengitari kampus ini dan melihat terdapat sampah plastik maka tugas kalian yaitu memungut sampah itu dan membuangnya ditempat sampah," sambung Rikky memberikan penjelasan.
"Jadi berhubung kampus kita sangat luas, kalian harus menghafal nama tempat dan nama gedung-gedung yang ada, kemudian menggambar denah semenarik mungkin," ucap David menambahkan penjelasan.
__ADS_1
"Mengerti adik-adik... apa ada pertanyaan? Alessya mungkin mau bertanya" ucap David.
"Tidak kak" Jawab Alessya
"Ya sudah silahkan yang lain segera dilaksanakan, jelajahi area kampus ini dan jangan lupa perhatikan sekeliling, jika ada sampah maka pungut dan buang ketempat sampah" ungkap Alex kembali mengingatkan kepada adik-adik mahasiswa baru.
Alessya beserta teman-teman yang lain keluar kelas dan mulai menjelajahi area kampus. Alessya dan Ariyani mengikuti langkah Daffa dari belakang, karena hanya Daffa yang saat ini sedang bersama mereka berdua dan yang lain sedang berpencar.
Daffa sangat GERCEP (Gerak Cepat) ketika melihat sampah, ia langsung memungut dan membuangnya. Sementara Alessya dan Ariyani mencatat nama gedung dan menggambar denah. Disaat Daffa hendak membuang sampah, ia melihat mainan baling - baling bekas terbuang. Daffa mencoba menerbangkan baling-baling itu ke udara.
Alessya melihat Daffa yang sedang asyik memainkan baling - baling yang entah dari mana ia dapatkan. Alessya penasaran dan mendekati Daffa.
"Ngapain sih Daff, kok dari tadi aku perhatiin kamu seneng gitu," tanya Alessya tersenyum melihat Daffa yang menatap ke langit.
"Ooo jadi kamu dari tadi perhatiin aku..," ungkap Daffa tersenyum sambil menerbangkan baling-baling ditangannya dan merasa senang jika dirinya telah mengalihkan pandangan Alessya.
"Dihhh PD banget, gak sengaja lihat kamu bukan berarti dari tadi aku ngeliatin kamu terus," jawab Alessya menyesal telah berkata seperti itu dan membuat Daffa terlalu percaya diri.
"Ini aku lagi main baling-baling, aku kira ini sampah, ternyata masih bisa digunakan," ucap Daffa menunjukkan baling-baling ditangannya.
"Ohh" sahut Alessya singkat, ia tidak ingin melihat Daffa kembali percaya diri.
"Mau coba? nih coba terbangin kalau bisa. Aku yakin kamu gak akan bisa mainin ini, kalau anak cewek kan mainnya boneka," sindir Daffa dengan tersenyum memberi tantangan pada Alessya untuk memainkan baling-baling di tangannya.
"Begini kan caranya... di puter-puter trus di lepas deh..," ucap Alessya sambil mempraktekkan gerakannya menerbangkan baling-baling di tangannya dan ia pun berhasil menerbangkan baling-baling itu.
Alessya pun sangat senang melihat baling-balingnya terbang. Alessya bahagia bisa membuktikan pada Daffa kalau dirinya bisa menerbangkan baling-baling itu. Sementara Daffa terus memandangi senyum bahagia di wajah Alessya.
"Cantik...," batin Daffa ketika melihat Alessya dengan senyuman.
*******
"Bagaimana adek-adek, apa kalian semua sudah mengexplore area kampus ini hingga ke berbagai tempat?" tanya David
"Sudah kak..kampusnya sangat luas dan kami sempat nyasar," teriak Ariyani dari barisan paling belakang. Dirinya sempat nyasar dan terpisah dari Alessya.
"Nyasar?? tapi seru kan?" ucap David ketika mendengar ucapan Ariyani.
"Ayo tugas kalian segera kumpulkan hari ini, kakak harap salah satu denah kalian ada yang bagus," Ucap Rikky meminta semua mahasiswa mengumpulkan tugasnya.
__ADS_1
"Eh syaa, kak Alex ngapain sih itu serius banget," bisik Ariyani merasa penasaran dengan apa yang Alex lakukan.
Alessya pun memandangi Alex yang sedang terlihat sangat serius.
"Ganteng ya kak Alex kalau lagi serius," ucap Ariyani tersenyum meleleh melihat kegantengan kakak tingkatnya yang terpancar sangat jelas.
"Lumayan...," jawab Alessya singkat.
"Lex udah belum...," tanya David yang sudah dari tadi menunggu hasil dari gambaran Alex.
"Sudah bro, nih," Alex memberikan kertas gambarannya pada David.
"Adik-adik coba perhatikan gambar ini, ini adalah gambar denah kampus disini dengan sedetail mungkin. Sama seperti kalian yang menggambarnya hari ini, disini kak Alex yang sedang gabut juga ikut menggambar seperti kalian. Dan inilah hasilnya," David menunjukkan gambaran Alex di depan semua mahasiswa.
"Wahh keren, gambarnya bagus sekali bisa sedetail itu" ungkap Ariyani beserta teman-teman yang lain merasa sangat kagum dengan hasil gambaran Alex.
"Dan dari gambar kalian semua, cuma 1 yang hampir sempurna seperti punya kak Alex yaitu milik Daffa," ucap Rikky dengan menunjukkan hasil gambaran milik Daffa.
"Gilak, Daffa keren banget bisa gambar kayak gituan," ungkap Ariyani yang sejak tadi terkagum-kagum dengan karya orang.
Alessya sudah mengira jika gambarnya akan jellek karena ia memang tidak bisa menggambar.
"Pertemuan hari ini cukup sampai disini, terimakasih kaliam masih tetap semangat dihari ke 2 OSPEK ini dan besok adalah hari terakhir kita OSPEK. Teruslah bersemangat," ucap Alex menutup kegiatan OSPEK.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Simak terus kelanjutan kisahnya, jangan lupa like dan tambahkan ke favorit kalian yaa agar kalian semua tidak ketinggalan kisahnya.
__ADS_1
Terimakasih atas dukungannya💗💗💗