Cinta Berawal Di Masa OSPEK

Cinta Berawal Di Masa OSPEK
Dia milikku


__ADS_3

Matahari mulai menampakkan sinarnya. Kejadian semalam seakan mimpi yang berlalu, tanpa terasa badan David sangat sakit karena semalam tidur dilantai dengan posisi duduk. Demi menjaga Ariyani agar tidak terbangun, David yang takut karena perkataan Alessya membuatnya terpaksa tidur dikamar Ariyani. David bangun dan melirik Ariyani yang masih tertidur pulas.


David kembali memejamkan matanya karena tak kuat menahan rasa kantuk, namun ia harus kembali bangun karena mengingat hari sudah pagi. David bangkit dari duduknya dan mencium Ariyani.


Sementara Alessya membuka matanya dan ia tidak melihat sosok Alex dikursi, Alessya bangun dari tidurnya dan menuju ke Dapur. Seperti dugaannya Alex sudah bangun dan masak di dapur.


"Kak Alex pagi banget bangunnya.." Alessya melangkah dengan setengah sadar


"Eh, morning nona indigo....gimana tidurnya semalem?" Ucap Alex sambil memasak


"Loe beneran indigo syaa? gilak gara-gara semalem tidur gue jadi kurang nyenyak, tau gitu mending gue tidur duluan semalem" Ucap David sambil memakan buah


"Hehe maaf gara-gara aku kalian semua jadi terganggu tidurnya, tapi kalian kan masih untung gabisa ngeliat" Alessya duduk disebelah David dan mengupas kulit buah


"Gabisa lihat sih iyaa, tapi rasa takutnya ngala-ngalain sama yang bisa liat sya" Jawab David


"Sudah... yang tadi malam kan sudah berlalu, nanti kita akan kembali kerumah jadi gak perlu takut lagi" Alex menaruh makanan yang ia masak dimeja.


Alessya bangkit dari duduknya dan menuju kamar Ariyani untuk membangunkannya dan makan bersama. Rahasia itu semalam hanya diketahui oleh Alex dan David, dan mereka sepakat tidak akan menceritakan pada Ariyani karena tidak ingin melihat Ariyani ketakutan. Selesai makan mereka berempat siap-siap pergi kepantai.


Ting (Bunyi Ponsel)


Alessya membukan ponselnya dan memeriksa pesan masuk.


Daffa :


"***Morning*"


"Sudah makan**?"


Seperti biasa Alessya tersenyum membaca pesan teks dari Daffa, ia merasa Daffa sudah menepati janjinya sebelum ujian. Alessya langsung membalas pesan Daffa.


Alessya :


"***Morning... aku sudah makan kok barusan*"


"Miss you**.."


Alessya merapikan rambutnya yang masih terurai, hari ini ia tidak ingin mengurai rambutnya karena mengingat udara pantai yang panas akan membuatnya gerah dengan rambut terurai. Alessya bersiap untuk pergi bersama yang lain yang sudah siap didepan.


"Jauh gak kak tempatnya?" Tanya Alessya sambil mengikat tali sepatu.


"Nggak kok, jalan kaki sampe. Tuh disana" Jawab Alex menunjuk kearah barat


Alessya dan Ariyani berjalan mengikuti Alex dan David. Tak lama mereka berjalan, pantai sudah terlihat didepan mata. Villa Alex memang tempat yang strategis, jaraknya tidak terlalu jauh dari pantai. Pantai itu terlihat biasa dan tidak terlalu indah, tapi pantainya bersih dan tidak banyak pengunjung.


"Pantai disini yaahh seperti ini, biasa aja. Ombaknya gak terlalu besar" Ucap Alex memandang pantai


Ting (Bunyi Ponsel)

__ADS_1


Alessya langsung dengan sigap membuka ponselnya yang sejak tadi ia genggam. Alessya menerima balasan Daffa.


Daffa :


"Bisa share lokasi mu?"


Tanpa berfikir panjang Alessya langsung mengirim lokasi terkini ia berada, karena mungkin Daffa hanya ingin tahu keberadaan Alessya saat ini.


Daffa :


"Aku juga merindukanmu, Jika kamu masih sangat merindukanku cukup pejamkan matamu dan panggil namaku di dalam hatimu"


Alessya :


"Apa'an sih, kalau aku ngelakuin itu Apa kamu akan muncul didepanku.... hahha ada-ada aja sih kamu"


Daffa :


"Coba aja dulu"


Alex melirik Alessya yang dari tadi tersenyum dengan memandang ponselnya. Alex sudah mengira jika Alessya saat ini sedang menerima pesan dari Daffa.


"Daffa yaa syaa" Ucap Alex memandang Alessya


"Kok tau? dihhh kak Alex ngintip yaa" Ucap Alessya tersenyum dan memasukkan ponselnya disaku jaket.


"Tanpa harus aku ngintip pun udah terlihat syaa dari senyummu ketika menatap layar ponsel" Ucap Alex mengacak rambut Alessya


Alessya membuka matanya dan tersenyum menghadap pantai. Ia berfikir dengan bodohnya ia melakukan apa yang Daffa suruh tanpa ada bukti yang nyata. Namun Tiba-tiba Alessya mendengar suara teriakan orang yang ia kenal dengan memanggil namanya.


"Aaalesssyaaaa...." Teriak Daffa jauh dibelakang Alessya


Sekatika Alessya menoleh kebelakang dan ia melihat Daffa sedang menuju kearahnya. Tak hanya Alessya, Alex pun menoleh kebelakang dan melihat sosok Daffa berjalan kearah Alessya. Alessya tersenyum dan tak menyangka melihat Daffa yang benar-benar muncul ketika ia pikirkan.


"Aku gak bohong kan, aku datang karena kamu merindukanku" Daffa memegang kedua pipi Alessya dan tersenyum.


"Kamu... kok bisa disini" Alessya menatap Daffa


"Okay karena Daffa sudah disini, silahkan bersenang-senanglah" Ucap Alex menepuk pundak Daffa


"Terimakasih kak" Jawab Daffa tersenyum pada Alex


Melihat Daffa menemui Alessya, Alex pergi meninggalkan mereka berdua dengan perlahan. Alex tidak ingin mengganggu percakapan kedua pasangan itu. Alessya terlihat sangat bahagia karena Daffa kini berada didekatnya.



"Kamu tau... aku sangat merindukanmu, aku gabisa melihatmu bersama orang lain" Daffa dengan memalingkan mukanya dengan menatap langit


"Orang lain siapa? Maksud kamu kak Alex" Alessya menatap Daffa dengan senyuman. Alessya senang melihat Daffa yang sedang cemburu. Daffa tidak menjawab pertanyaan Ariyani, ia tetap menatap kedepan melihat ombak.

__ADS_1


"Ayow lahhh masak kamu cemburu sama kak Alex, kak Alex itu senior kita dan dia sangat baik sama aku. Disaat aku membutuhkan bantuan, kamu gak ada jadi aku meminta bantuan sama kak Alex" Ucap Alessya memasang wajah cemberut.


"Kenapa kamu tidak menghubungiku" Ucap Daffa menatap Alessya mengerutkan dahi dan alisnya


"Kan kamu yang gamau diganggu, katanya gamau juga belajar bareng" Jawab Alessya dengan muka masam dan bibir yang cemberut


"Maafkan aku, mulai sekarang kita akan belajar bersama dan jika kamu ada kesulitan, aku yang akan mengajarimu" Ucap Daffa langsung memeluk Alessya dan membelai rambutnya.


"Beneran.." Alessya mendangak dan menatap wajah Daffa


"Iyaa sayang..." Daffa mencium kening Alessya


Dari kejauhan Alex melihat Alessya yang sangat dekat dengan Daffa. Alex hanya bisa diam dan ia hanya bisa berharap Alessya akan selalu bahagia dan tidak merasa sendiri lagi.


"Ihh najis banget ngeliat cowok pake payung" Ucap David menghampiri Alex


"Kak David ngapain disini? trus Alessya kemana?" Tanya Ariyani merasa heran melihat Alex tidak bersama Alessya.


"Tuh Alessya" Alex menunjuk Alessya bersama Daffa


"Tadinya gue bawa nih payung untuk Alessya biar dia gak kepanasan" Ucap Alex menatap kearah Alessya


"Tapi sekarang yang ada loe yang kepanasan melihat mereka berdua, yang sabar yaa bro. Jodoh gak akan kemana" David menepuk pundak Alex


Melihat Alex, Ariyani merasa kasihan, tapi ia juga tidak bisa menyalahkan Alessya karena status Alessya masih sebagai pacar Daffa. Ariyani bingung harus berkata apa, yang ia tahu Alessya sangat bahagia ketika bersama Daffa, tetapi terkadang Daffa membuatnya menangis.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Team siapakah kalian?


Team Alessya Daffa atau Alessya Alex?

__ADS_1


Simak terus kelanjutan kisahnya😊 jangan pernah bosan dan jangan lupa like serta beri pendapat kalian tentang mereka.


Terimakasih atas dukungannya💖💖


__ADS_2