Cinta Berawal Di Masa OSPEK

Cinta Berawal Di Masa OSPEK
Perasaan Baru


__ADS_3

"Apaan sih Daff... kamu jangan bercanda gak lucu, buruan turunin aku," ucap Alessya yang tidak ingin dirinya tertipu oleh Daffa.


"Aku gak bercanda Alessya, aku serius.. apa kamu mau menjadi pacarku?" tanya Daffa menatap Alessya dengan keseriusan.


"Enggak Daff, Aku belum pernah pacaran dan aku gak tau harus bagaimana" ucap Alessya kebingungan dan merasa malu.


Daffa menurunkan Alessya dan memegang kedua pipinya dan berkata,


"Aku juga belum pernah pacaran syaa... aku ingin memulai itu denganmu. Tapi jika kamu tidak mencintaiku, aku tidak akan memaksamu," ungkap Daffa menatap Alessya dengan penuh perasaan


"Apa kamu menyukaiku," Daffa kembali menanyakan hal itu pada Alessya untuk meyakinkannya.


"Aku menyukaimu," Alessya mengangguk dengan muka memerah dan malu-malu. Sejak dirinya pulang bareng dengan Daffa, ia merasa mulai tertarik dengannya dan ingin bisa lebih dekat dengannya.


Mendengar hal itu Daffa ternyum bahagia dan mencium kening Alessya.


"Mulai sekarang kamu adalah pacarku," ucap Daffa dengan mengelus pipi Alessya yang memerah.


*******


Sementara itu Ariyani kebingungan mencari Alessya. Sejak tadi ia mencari Alessya kemana-mana namun ia sama sekali tidak melihatnya.


"Haduuhh Alessya kemana sih kok tiba-tiba ngilang gitu, gak mungkin diseret ombak kan," Gumam Ariyani merasa sangat panik dan khawatir.


"Heh pendek, apa yang kau cari sampai kebingungan gitu. Barangmu ada yang hilang?" tanya David yang tiba-tiba muncul dibelakang Ariyani.


"Temen aku kak hilang... Alessya. Aku bingung mau cari dimana, apa jangan-jangan dia keseret ombak yaa kak... gimana dong kalau beneran kayak gitu," Ariyani nyrocos sangat panik.


"Ngawur... udah gak usah dicari lagi, Alessya lagi sama Alex di batu karang sana," ucap David memberitahu Ariyani untuk tidak terlalu berfikir yang tidak-tidak.


"Hah sama kak Alex? ngapain??" tanya Ariyani merasa heran. Bukannya bersama dirinya, Alessya malah bersama kak Alex, padahal sebelumnya Alessya sangat tidak tertarik dengan para seniornya itu. Ariyani semakin bingung tak mengerti.

__ADS_1


"Yaa mana ku tau pendek...mungkin Alex lagi mau deketin Alessya," kata David menggerakkan kedua bahunya.


"What !! kak Alex suka Alessya?" Ariyani kaget dan nganga mendengar hal itu dari kak David.


"Biasa aja woy, kamu cemburu?" tanya David dengan senyum mencurigakan.


"Ihh ngapain juga aku cemburu," ketus Ariyani, dirinya hanya tidak menyangka jika seorang Kak Alex yang terkesan pendiam dan cool ternyata juga tertarik dengan Alessya sahabatnya.


"Oh iyaa, kita bentar lagi pulangnya pake mobil Rikky aja. Takutnya kamu masuk angin kalau naik motor pulang pergi," ungkap David memberitahu Ariyani.


"Loh trus motor kakak gimana?" tanya Ariyani semakin bingung, padahal dirinya sangat suka naik motor dari pada naik mobil, karena dengan begitu ia bisa memandangi keindahan alam di jalan.


"Ya dibawa Rikky ndull...," ucap David merasa gemmaz karena Ariyani sangat loding lama.


"Hmmp oke deh," Jawab Ariyani


Alessya dan teman-teman yang lain sudah menaiki bus untuk kembali kekampus. Sementara Ariyani tetap bersama David dengan mengendarai mobil Rikky. Perjalanan memakan waktu 5 Jam. Semua mahasiswa tertidur lelap di dalam bis. Ariyani pun tertidur di dalam mobil Rikky. David yang saat itu sedang menyetir menoleh ke arah Ariyani yang sedang tidur.


"Pendek, cempreng, dan bawel," David tersenyum sesekali melirik Ariyani yang tertidur disebelahnya. David menghentikan mobilnya dan mengeluarkan ponsel disaku celananya untuk mengabadikan momen Ariyani yang tertidur disebelahnya.


"Maaf yaa aku foto kamu yang lagi tidur," bisik David dengan mengelus poni Ariyani.


David merasa nyaman didekat Ariyani. Sebelumnya saat David membonceng Ariyani ia sangat kesal karena sikap Ariyani yang crewet dan banyak bicara disepanjang perjalanan. Sangking kesalnya David menggunakan idenya untuk menambah kecepatan motornya menjadi 90 km/jam. Sontak Ariyani kaget dan memeluk David.


Pelukan Ariyani membuat David merasakan perasaan aneh. Perasaan yang ia rasakan yaitu ia tidak ingin melihat Ariyani ketakutan, David mulai menurunkan kecepatannya menjadi 70 km/jam dan mulai menenangkan Ariyani dengan memegang tangan Ariyani yang memeluknya.


Kini melihat Ariyani yang tertidur membuat David ingin melindungi Ariyani. David tidak ingin Ariyani ketakutan saat ia membawanya dengan motor. Alhasil David meminta Rikky untuk bertukar kendaraan. 5 Jam kemudian David mentoel-toel pipi Ariyani agar ia bangun dari tidurnya.


"Emmp apa'an sih kak," rengek Ariyani terbangun dan mengucek kedua matanya.


"Baangunn, sudah sampai," ucap David

__ADS_1


"Eh, maaf kak aku ketiduran... hehhe," sahut Ariyani malu-malu dan mengusap pipinya takut dirinya sedang mengiler saat tertidur.


"Lain kali jangan tidur di mobil orang lain, apalagi sama cowok. Bahaya, nanti kamu diculik," ungkap David tersenyum.


"Termasuk kakak? " tanya Ariyani menatap David disampingnya.


"Gak... Aku gak termasuk karena aku tidak mau menculikmu, tapi melindungimu," ucap David dengan mengacak-acak rambut Ariyani.


"Dihhhh... apa'an," mendengar gombalan David Ariyani langsung turun dari mobil.


"BTW makasih yaa kak David tumpangannya," ucap Ariyani sambil menutup pintu


"Oke," Jawab David tersenyum.


.


.


.


.


.


.


.


Simak kelanjutan kisahnya yaa...


Jangan lupa untuk L I K E dan V O T E😊

__ADS_1


__ADS_2