Cinta Sang Big Bos Pada Wanita Nya

Cinta Sang Big Bos Pada Wanita Nya
105. Menghadiri Undangan Louis


__ADS_3

esok malam nya, gantian alex dan sisy menghadiri undangan makan malam dari Louis, sebelum balik ke indonesia.


akhirnya, alex memutuskan untuk menerima undangan itu.


"hay bestie, selamat datang di rumah kami" ucap Louis pada alex dan sisy.


"wah jadi ini wanita yang kau sembunyikan di rumah mu selama ini?" ucap Louis pada alex dan sisy, sambil tersenyum jahil pada sahabat nya itu.


" aku sangat senang akhirnya kalian datang, alex aku sudah menyiapkan hadiah produk louis v keluaran terbaru, belum launcing, juga limited edition, khusus buat istri mu"


pria dengan pemilik brand kenamaan dunia itu sudah mempersiapkan semua nya, untuk menyambut sahabat serta istri yang datang ke rumah nya.


kerja sama antara louis dan alex sudah mulai berjalan, makan malam di rumah louis pun berjalan dengan lancar, sambutan dan kehangatan louis pada sisy dan alex, membuat kedua nya merasa sangat di hargai.


Louis mempersiapkan banyak hadiah dengan barang- barang brand milik nya untuk sisy.


melihat teman nya waktu SMA yang terkenal suka main wanita bisa menambatkan hati pada satu wanita membuat Louis begitu penasaran siapakah wanita itu gerangan, hingga muncul ide untuk mengundang sang don juan itu makan malam mengajak sang istri.


hingga malam semakin larut, alex dan sisy kemudian beranjak untuk pulang,


"sebentar ya, aku ambil kan dulu, hadiah untuk kalian" ucap margareth istri Louis.


Louis menyalami Alex dan sisy untuk berpamitan.


mata Alex melotot ketika Louis menjabat tangan sisy begitu lama.


"ehmmm"


suara deheman Alex membuat Louis melepaskan tangan, tahu kalau suami sang wanita cemburu.


"Louis, jaga sikap mu" ucap alex penuh ancaman.


sisy hanya memperhatikan kedua sahabat yang begitu dekat namun saling berseteru, tak paham dengan hubungan kedua nya yang begitu unik.


"its okey bestie, aku hanya menggoda mu, kau terlalu pencemburu" ucap Louis santai, tak takut sama sekali dengan ancaman Alex.


"kau menyebalkan Louis" ucap alex masih kesal dengan sahabat nya itu.


tak lama, margareth datang, membawa beberapa bingkisan untuk sang pengantin baru.


.

__ADS_1


.


di dalam mobil perjalanan pulang,


"aku baru tahu kalau kamu ternyata punya teman juga" ucap sisy pada sang suami.


"dia teman keparat" masih sebal dengan Louis, membuat cemburu diri nya.


" bersihkan tangan mu dengan ini"


Alex membersihkan tangan sisy dengan tissu basah yang di pegang nya, mencoba menghilangkan bekas tangan Louis yang menempel pada tangan sang istri.


sisy hanya tersenyum melihat wajah cemberut alex karena cemburu pada teman nya sendiri.


"sejak kapan kamu menyukainku? " bukan nya menuruti perintah alex, sisy malah fokus pada pertanyaan yang ada di pikiran nya sendiri.


alex yang tadi nya emosi, sekarang lebih melunak, menyandarkan tubuh nya,


"entah lah, kenapa bertanya seperti itu?"


alex memikirkan nya, sebenar nya diri nya pun tidak mengetahui kapan pasti nya pria itu menyukai sang istri.


bahkan kini minat terhadap wanita lain mulai memudar, semenjak menikahi sisy, alex tak pernah sekalipun memanggil wanita lain ke atas ranjang nya.


[aku yang dulu ingin lepas dari mu, kenapa aku sekarang menjadi sangat takut kalau kamu suatu saat bosan pada ku dan meninggalkan ku, mencari wanita lain, seperti hidup mu sebelum nya, hidup dan bersenang - senang dengan banyak wanita]


pikir sisy membayang kan masa depan akan ketakutan nya di tinggalkan alex setelah bosan.


mungkin sekarang masih terhitung pengantin baru, alex masih terus menginginkan nya, tak ada wanita lain, namun sebelum ini kan alex orang yang terbiasa berganti banyak wanita, tak mudah merubah kebiasaan seseorang bukan?


akan ada masa nya si pria itu jenuh dengan mainan lama nya dan mencari mainan baru kan?


saat suasana hening, alex dengan pikiran nya, dan sisy dengan ketakutan nya akan masa depan,


tiba- tiba mobil berhenti mendadak, membuat alex dan sisy langsung kaget.


"maaf tuan, tiba- tiba ada mobil di depan menyalip dan berhenti mendadak" ucap sang sopir.


mendengar penjelasan sang sopir, alex kemudian melihat ke arah luar jendela mobil,


kali ini alex tidak membawa serta para bodyguard yang biasa mengawal,

__ADS_1


hanya diri nya dan sang istri serta satu sopir.


dari arah mobil depan, tampak seorang pria berbadan kekar memakai baju casual penuh tatto turun dari mobil, dan satu orang nya lagi ikut turun, dari bangku mobil sebelah sopir.


alex memicingkan pandangan nya, rupa nya orang yang tidak asing bagi alex.


tanpa menunggu dua orang itu mendekati nya, alex bergegas turun dan menyapa tamu tak di undang.


"sayang aku temui mereka dulu, kamu tetap di dalam" ucap alex, tanpq menunggunpersetujuan sang istri alex kemudian membuka pintu mobil.


"hey alex lama tak jumpa" ucap salah satu dari mereka.


"ada urusan apa kau menghentikan mobil ku?" ucap alex ketus.


"santai lex jangan marah- marah" ucap pria itu lagi, sambil tertawa membuat alex semakin jengkel.


"aku hanya ingin berkenalan dengan istri baru mu" bisik pria itu membuat alex semakin mengeraskan rahang nya.


"jangan macam- macam kau" ancaman alex pada pria yang di ketahui bernama moreno itu.


"alex, aku suka kau punya kelemahan sekarang" tawa menggema dari moreno, menertawakan alex yang terpancing emosi nya.


"moreno, kau penguasa satu- satu nya saat ini bukan? kenapa kau masih mengganggu ku, aku bisa kehilangan kendali jika kau terus mengganggu hidup ku" ucap alex pada pria yang ada di depan nya itu.


"aku suka pertengkaran, berkelahi dengan mu sangat menyenangkan, sudah lama aku tidak merebut milik mu" pandangan moreno mengarah pada mobil alex, membuat alex paham apa yang ingin di rebut oleh sang gangster.


"kau selalu kalah dengan ku bukan? bagaimana kau bisa merebut milik ku? yang ada kau hanya selalu mendapatkan bekas ku, bukan kalah, namun memang sudah aku buang" alex tersenyum merendahkan, tatapan nya tajam nyalang menatap moreno.


"brengsek kau alex" maki moreno pada alex, sambil mengepalkan tangan nya, ingin sekali meninju sang pesaing yang ada di depan nya , namun masih di tahan.


"hahaha, kau masih seperti dulu, tenang saja, bukan kah sudah lama aku tidak menjadi pesaing mu lagi?, aku besok sudah akan kembali ke negara mendiang orang tua mommy ku, jadi kau akan tetap satu- satu nya penguasa di sini, aku seorang pengusaha , urusan ku banyak aku tidak punya waktu untuk meladeni mu bermain- main seperti dulu" ucap alex kemudian berlalu meninggalkan sang gangster, masuk ke dalam mobil nya kembali.


.


.


.


maaf guys lama tidak update, sekarang baru mau mencoba untuk comeback...


mohon dukungan nya terus....

__ADS_1


__ADS_2