Cinta Sang Big Bos Pada Wanita Nya

Cinta Sang Big Bos Pada Wanita Nya
31. Bermain solo


__ADS_3

"yang benar saja aku harus memakai pakaian seperti ini?" teriak sisy dalam kamar ganti yang tidak begitu jauh dari kolam renang sambil mengamati melihat baju renang yang baru saja di berikan alex itu.


baju renang yang terpampang di depan muka nya itu tampak menggelikan. menurut sisy itu bukan lah pakaian. tapi dalaman wanita.


"bahkan dengan dalaman ku saja lebih lebaran dalaman ku" ucap sisy kesal melihat bikini yang begitu minim kain.


hanya berbentuk segitiga di bagian kedua puncak dua gundukan dan segitiga bagian celana. dan hanya tali di bagian belakang yang jika di pakai sudah pasti akan menampakkan keseluruhan tubuh bagian belakangnya.


"tidak , aku tidak mau memakainya" gumam sisy dalam hati.


kemudian sisy memasukkan kembali dalam paperbag dan keluar dari ruang ganti.


menghampiri alex dan memberikan paperbag itu.


"aku tidak mau memakainya. itu terlalu terbuka" ucap sisy dengan ekspresi wajah kesal .


"namanya juga baju renang, masa iya seperti baju syar'i seperti ibu- ibu pergi pengajian?" alex mulai kesal pada wanita di depan nya itu.


"aku berenang pakai ini saja" sisy mencoba menawar.


" kamu ganti sendiri atau aku yang memakaikan nya untukmu" sorot mata alex membulat di sertai penekanan. membuat sisy tidak berani membantah nya lagi.


mengambil kimono yang di siapkan pelayan di meja dan membawa paperbag kembali ke ruangan ganti dengan wajah sewot masam dan berkaca- kaca. berjalan dengan menghentakkan kakinya karena kesal.


"sama saja aku tidak pakai baju kalau seperti ini. aku melihatnya saja jijik. beberapa air mata sisy menetes membasahi pipinya. namun segera ia mengusapnya. namun jika tidak mau memakai baju renang itu pilihannya maka alex akan menelanjangi nya dan itu lebih parah lagi. pikiran sisy terasa kalut.


setelah memakai baru renang seksi itu, sisy memakai kimono dan berjalan ragu- ragu membuka pintu ruang ganti. berjalan dengan menundukkan kepala tidak rela tubuhnya harus membuka kimono dan hanya memakai pakaian renang minim bahan yang ia kenakan saat ini.


berjalan mendekati alex . berharap tak segera sampai pada pria mesum itu.


" ayo buka kimono nya. kita sudah membuang banyak waktu" ucap alex antusias.


namun sisy berdiri mematung tak menuruti perintah alex.


"kenapa belum di buka juga?" sisy masih memegangi erat kimono yang ia kenakan.


"buka!!!" alex menarik kimono yang di kenakan sisy hingga lepas dari tubuh wanita nya itu.

__ADS_1


sisy terkejut dan sesegera mungkin berjongkok supaya bisa menutupi bagian depan tubuhnya.


namun sisy kalah cepat dengan mata alex yang terlanjur melihat sisy dengan bikini minim hanya menutupi puncak kedua gundukan dan segitiga kecil di bagian celana membuat alex melongo, tubuhnya menegang. aliran darah di tubuhnya menjadi panas dan tak bisa lagi dia mencegah miliknya berdiri.


"sialan thomas,,," memaki asisten nya dalam hati. tak sanggup berbicara lagi melihat sekejap lengkuk tubuh wanita yang sangat ia inginkan nyaris tanpa busana.


mau berbicara pun tenggorokan alex terasa kering dan salah tingkah.


memungut kimono yang dia jatuhkan tadi dan memberikan nya pada sisy.


"pakailah, latihan berenangnya tidak jadi. sambil berbalik menuju keluar ruangan indoor pool.


sesegera mungkin sisy mengenakan kimono nya dan memegang erat kimononya.


"maksudnya apa? tadi dia yang memaksa untuk mengajari berenang, tiba-tiba membatalkannya" gumam sisy sambil melihat alex yang berjalan keluar ruangan.


"tapi syukurlah, aku tidak perlu bertelanjang lagi di depannya" sisy begitu sebal dengan bikini minim bahan yang ia kenakan.


kemudian sisy bergegas berjalan menuju ruang ganti dan memakai pakaiannya tadi.


.


.


sesegera mungkin dia mengguyur tubuhnya dari air dingin yang mengalir dari shower dari ujung kepala ke ujung kaki. merusaha meredam hasratnya yang begitu membara setelah melihat tubuh wanitanya nyaris tanpa busana meskipun hanya ia lihat sekilas. namun senjatanya masih berdiri tegak.


otaknya masih membayangkan apa yang dia lihat barusan. hingga susah menidurkan miliknya kembali.


tak ada pilihan lain, selain bermain solo.


"sial....pagi-pagi sudah bermain solo" gumamnya kesal pada dirinya sendiri yang begitu lemah jika harus menyangkut sisy.


.


.


.

__ADS_1


dengan memegangi bahu nya dan memijit beberapa bagian di area tangan , alex masuk ke ruang kerja dengan wajah di tekuk. menghampiri thomas yang sudah ada di ruangan itu yang sibuk dengan beberapa map di meja tengah.


"bos, tidak jadi berenang?" tanya thomas yang sedang duduk di sofa sambil menaruh map yang dia pegang di atas meja.


"gara- gara kau aku tidak jadi berenang, yang ada pagi- pagi sudah bermain solo" ucap alex kesal sambil duduk di sofa dan menyenderkan kepalanya pada sandaran sofa. memegangi dan memijat sebelah bahunya.


thomas ingin sekali menertawakan bos nya itu. namun dia tahan.


bangun dari sandarannya dan menghadap ke arah asistennya itu" kau aku suruh membeli bikini yang seksi kenapa kau beli bikini minimalis seperti itu?" sambil menunjuk- nunjuk thomas merasa kesal dengan asistennya yang tak paham dengan kemauannya kali ini.


"aku membayangkan nona sisy akan terlihat seksi kalau memakai itu, dan bos bisa melihat tubuhnnya lebih banyak"


jawaban thomas membuat alex semakin kesal.


"jangan membayangkan nya. hanya aku yang boleh membayangkan nya" ucap alex semakin kesal sambil memukul puncak kepala thomas dengan sebongkah map yang berisi kertas tebal hingga kertas yang ada dalam map jatuh berserakan.


"auwwww....ampun bos saya tak berani" pukulan pada kepalanya cukup keras hingga membuat thomas terhuyung jatuh dari sofa.


"berani kau membayangkan nya lagi dia pakai bikini yang kau beli itu, aku congkel isi kepalamu" ancaman alex begitu menakutkan bagi thomas.


namun thomas hanya mengangguk dan berdiri. membereskan kertas dokumen penting yang berserakan di lantai.


sedangkan alex masih sibuk memijat lengan tangan nya yang lelah sehabis bermain solo di kamar mandi.


.


.


sedangkan sisy langsung membuang bikini yang sempat dia kenakan tadi. tak mau lagi melihat barang menjijikkan itu. apalagi mengenakan nya kembali.


kalau alex memintanya mengenakan nya kembali maka ia tinggal bilang sudah tidak ada atau lupa menaruhnya. batin sisy .mempersiapkan jawaban nya pada alex. kalaupun alex memaksa mencarinya, maka tak akan dia bisa menemukan lagi pakaian menjijikkan itu.


"semoga alex tak sempat melihat nya tadi" gumam sisy lirih sambil memasukkan paperbag bikini ke dalam tong sampah.


"ahhhh....mana mungkin tak melihat." sambil menggosok rambutnya sampai berantakan.


sisy menyesali kejadian tadi pagi. menyesali geraknya yang telat untuk menutupi bagian sensitif miliknya yang hanya terbalut dengan kain segitiga minimalis sehingga seperti tidak memakai apapun.

__ADS_1


__ADS_2