Cinta Sang Big Bos Pada Wanita Nya

Cinta Sang Big Bos Pada Wanita Nya
84. Bak Menjadi Ratu Semalam


__ADS_3

belum juga pintu tertutup rapat, sudah di tahan oleh tangan thomas.


dengan sekali gerakan , thomas membekap mulut dan hidung wanita nya sang big bos dengan sapu tangan yang sudah di siapkan di saku sebelumnya.


seketika, sisy terkulai lemas tak sadar kan diri, terkena obat bius yang ada di sapu tangan tersebut.


tak ingin membiarkan thomas memegangi wanita nya terlalu lama, alex segera mengambil alih tubuh sisy yang sudah tak sadarkan diri, segera menggendong nya masuk ke dalam mobil apv yang terparkir di depan rumah flora.


.


.


di tengah perjalanan, sisy mulai mengerjap, membuka mata pelan, meskipun masih terasa mengantuk.


merasakan tubuhnya nya tertidur di tempat dudukan mobil yang masih melaju,, sisy menduga diri nya masih dalam perjalanan dengan alex.


tepat seperti dugaan nya, saat menoleh ke arah kanan tubuh nya, di dapati alex duduk santai di samping nya , sibuk dengan ponselnya.


"sudah bangun?"


tanya alex singkat, sambil melirik wanita nya untuk sejenak, tak ada raut wajah kemarahan di sana, kemudian fokus lagi pada layar ponsel di tangan nya.


tak ingin menjawab pertanyaan alex, sisy kembali memejamkan mata, membiarkan rasa kantuknya menguasai diri.


memilih terlelap dalam tidur nya, dari pada harus bercengkrama dengan pria di samping nya.


.


.


suasana seperti dulu, ketika baru datang dan tinggal di rumah alex, kini kembali di rasakan sisy.


terdapat banyak bodyguard di penjuru titik kediaman alex, bahkan di depan pintu rumah.


penjagaan yang tanpa celah, begitu ketat.


hanya pintu utama yang di perbolehkan untuk berlalu lalang oleh para pekerja.


setelah pintu terbuka, akan di tutup kembali oleh penjaga yang siaga 24 jam di sana.


dengan penjagaan rumah yang begitu ketat, bahkan seekor lalat pun tak akan bisa keluar masuk dengan bebas disana. di rumah megah nan besar.


benar- benar penjaan yang berlebihan. sisy merasa seperti tahanan kelas kakap, yang membutuhkan penjagaan ekstra supaya tidak bisa melarikan diri dari penjara.


semuanya harus dalam pantauan alex, sisy juga tidak di ijinkan lagi keluar dari rumah megah tersebut.


seperti tahanan yang berada dalam sangkar emas.


sekali pun hanya ingin menghirup udara di taman, tak di ijinkan oleh para penjaga yang di tugas kan alex.


semua atas perintah langsung dari sang big bos, tak ada penawaran.


menjadikan sisy sama sekali tidak ada kesempatan sedikit pun untuk kabur dari alex lagi.


.

__ADS_1


.


Satu minggu sudah sisy berdiam diri hanya berada di dalam rumah, tepatnya lebih banyak menghabiskan waktu nya di kamar saja. melihat hijau nya taman hanya dari jendela kamar, atau dari balkon ruang tengah.


benar- benar seperti tahanan.


selain itu hanya di isi dengan rebahan dan makan saja, atau menonton tv yang ada di dalam kamar nya.


ponsel pun kini tak punya.


Tokk....tokk....


Suara ketukan pintu kamar terdengar, tak menunggu jawaban, pintu sudah terbuka.


“ada apa bi?”


jawab sisy dari atas ranjang, melihat bi nani yang membuka pintu kamar nya.


“ nona di tunggu fashion stylish, make up artis dan terapis kecantikan di bawah”


ucap bi nani menyampaikan pada sisy .


melaksanakan tugas dari tuan nya, memanggil para ahli kecantikan ke rumah megah nya, untuk melayani nona nya.


Sisy masih bingung, ekspresi wajahnya seolah bertanya pada bi nani, untuk apa mereka datang?


“ tuan yang menyuruh nya , untuk melayani nona”


ucap bi nani seolah tahu sorot mata sisy yang penuh tanya.


sisy kembali bertanya,


“maaf nona, saya hanya di utus tuan untuk memanggil nona untuk turun menemui mereka di bawah”


tak ingin menjawab lebih banyak pertanyaan dari nona nya, bi nani berlalu meninggalkan kamar .


Dari pada nona nya terus bertanya lagi.


sisy menghela nafas panjang, kemudian mengeluarkan nya dengan kasar, sisy beranjak dari ranjang nya, bergegas berdiri, dan segera menemui orang- orang yang kata nya di tugaskan untuk melayani nya itu.


tak ingin berdebat dengan alex.


[Paling juga mau mengajak makan malam]


Sisy sebenarnya begitu malas kalau harus makan malam seperti yang pernah diri nya lakukan dengan alex.


Kala itu sisy pikir akan menemui tamu penting siapa gitu, nggak tahu nya hanya acara makan malam berdua.


suasana nya di setting romantis, namun nyata nya tak ada romantis- romantis nya, yang ada hanya perdebatan antar kedua nya.


Sisy tersenyum mengingat itu semua, sambil berjalan menuruni tangga.


“selamat siang nona”


suara para ahli kecantikan di bidangnya masing- masing, sudah berjejer memberi salam hormat.

__ADS_1


Sisy hanya membalas dengan menganggukkan kepala, dan tersenyum kaku.


“ kami di tugaskan untuk melayani nona, mohon kerjasama nya nona”


ucap salah satu dari mereka dengan wajah memelas.


[Pasti mereka sudah di ancam alex kalau tidak bisa menyelesaikan pekerjaan nya dengan baik]


Sisy tahu, situasi mereka, tak ingin membuat orang lain susah karena diri nya, sisy akan mengikuti apa yang akan mereka lakukan terhadap diri nya.


Di dalam sebuah ruangan, sudah siap dengan beberaap gaun berwarna putih sederhana.


namun terlihat elegan, juga berbagai make up dan peralatan terapi kecantikan , lengkap.


seperti layaknya pusat kecantikan pindah ke rumah.


[Kalau aku belum pernah mengalami nya, pasti aku kira akan ada acara penting atau akan bertemu orang penting paling tidak]


Sisy tersenyum simpul, seolah de javu dengan kejadian yang sudah lalu.


Para terapis kecantikan sudah mulai melakukan perawatan pada wanita yang ada di depan nya.


berbaring memejamkan mata, menikmati apapun yang para terapis kecantikan itu lakukan.


Tak ada sejengkal pun bagian tubuh wanita itu yang tak tersentuh oleh perawatan mahal mereka.


Berbagai macam perawatan kecantikan, juga produk paling mahal sekalipun, begitu memanjakan wanita sang big bos.


Bahkan di bagian paling privasi pun tak luput dari jangkauan mereka.


Sisy sempat menolak ketika beberapa bagian privasi nya harus juga mereka jamah dengan berbagai macam treatment perawatan, karena merasa malu.


namun mereka terus membujuk. dengan dalih selalu bilang karena perintah tuan alex.


astaga, kalaupun mereka tidak melakukan nya di bagian iti juga alex tidak akan tahu.


namun tetap saja , mereka selalu bilang kalau alex akan tahu, dengan memasang wajah ketakutan memelas meminta kerjasama nya.


Akhir nya sisy pun mau menerima apapun itu jenis perawatan.


Setelah tugas terapi kecantikan selesai, kini saat nya make up artis dan fashion stylish beraksi.


menunjukkan keahlian terbaik nya, me make over wanita yang sudah memakai bathrobe berwarna putih setelah menyelesaikan perawatan mahal nya.


Make up tipis, sederhana terkesan natural, namun membuat wanita itu begitu glowing, kecantikan nya begitu terpancar.


yakin alex jika melihat nya akan susah untuk berkedip.


Di balut gaun putih sederhana, namun terlihat elegan melandai di lantai, membuat sisy terlihat bak menjadi ratu semalam.


[ alex selalu berlebihan, paling- paling juga hanya makan malam di restoran yang sudah di sewa nya secara privat, mau apa juga coba, mau membuat ku supaya tidak marah lagi? Supaya tidak kabur lagi? Setelah dia menjamah tubuh ku, ahhhh aku ngilu jika harus mengingat itu semua]


batin sisy berkecamuk tatkala melihat bayangan tubuh nya di depan kaca yang begitu besar.


Menampakkan betapa diri nya terlihat begitu anggun dan cantik.

__ADS_1


__ADS_2