Cinta Sang Big Bos Pada Wanita Nya

Cinta Sang Big Bos Pada Wanita Nya
75. Memberi Masukan


__ADS_3

"ini makan malam dalam rangka apa?"


[ wanita ini, bukan nya merasa tersanjung, terharu, merasa tersentuh, bilang terima kasih sayang atau apa gitu. eh kok sayang? ]


alex tak menjawab, yang di tanya hanya diam, berjalan dengan santai nya ke arah meja yang sudah dihias dengan sedemikian rupa, begitu indah.


sedangkan sisy, hanya mengecapkan bibir nya.


kemudian berjalan mengikuti langkah alex dan duduk di depan pria yang masih menampakkan wajah dingin.


beberapa saat, berbagai menu makanan datang menghampiri, menu makanan yang di pesan alex entah sejak kapan itu cukup banyak, hingga memenuhi meja di depan nya yang lumayan luas itu.


sorot mata sisy hanya memperhatikan para pelayan mondar mandir mengantar makanan.


[makanan sebanyak ini apa muat ya? selalu saja seperti itu . pria yang selalu berbuat sesukanya. padahal kan sayang kalau tidak ke makan]


setelah semua menu sudah tersaji...


" makan lah...!" ucap alex memerintah pada sisy. masih dengan ekspresi yang sama, tak berubah.


tanpa menunggu lama, sisy segera mengambil beberapa menu makanan dan di taruh di piring nya. aroma masakan yang menggugah selera sudah membuat nya ingin segera menyantap nya.


apalagi sejak siang memang belum makan sama sekali.


begitu pula dengan alex, memulai makan menu yang sudah tersaji di depan nya.


kedua nya masih terdiam, sibuk dengan kegiatan nya masing- masing.


"ehm..."


alex mulai membuka suara.


"soal gadis yang bernama flora itu.." sejenak alex menghentikan ucapan nya.


mendengar nama flora, sisy langsung menatap alex ,gadis yang sempat diri nya tolong.


[dia mulai membahas nya, apa dia akan marah kembali? karena aku sempat menolong nya?]


"ayah nya berkhianat pada ku, melarikan uangku , membuat kerugian besar pada perusahaan ku. jadi aku berniat memancing ayah nya gadis itu agar keluar dari persembunyian nya, dengan menggunakan anak nya, supaya si brengsek itu segera mempertanggung jawab kan perbuatan nya"


di beberapa kata alex sempat menggunakan penekanan, saking kesal nya pada mantan orang kepercayaan nya.


mendengar penjelasan alex, sisy jadi merasa tidak enak sendiri dan merasa bersalah pada pria yang ada di depan nya itu.

__ADS_1


rupa nya alex melakukan penculikan flora ada alasan nya. dan itu masuk akal.


tak ada jawaban, hanya menunduk, sisy tetap melanjutkan makan nya.


tak ingin memperlihat kan raut wajah bersalah pada pria di depan nya.


" aku tidak ada niat untuk menjadikan nya wanita ku" lanjut alex.


[ish, kenapa aku kemarin malam menuduh nya yang tidak- tidak?]


memejamkan mata dalam, membuat sisy semakin menunduk, merasa malu .


[apa aku salah sangka ya? atau dia yang salah paham dengan kata- kata ku kemarin? lalu kenapa dia menjelaskan semua ini? apa dia ingin aku merasa malu?]


"jadi ...kamu tetap satu- satu nya wanita ku"


deg....


alex mengatakan nya dengan begitu manis.


justru itu membuat sisy jadi salah tingkah sendiri, jantung nya berdebar, wajah nya bersemu merah.


[apa maksud nya dia bilang seperti itu pada ku? dia bilang aku satu- satu nya, lalu di kemanakan wanita- wanita yang sering menemani nya tidur itu?]


walaupun sempat tersipu malu dan tersanjung dengan ucapan alex, kalau diri nya satu- satu nya wanita nya, tetap saja tak ingin terlarut dalam untaian kata manis alex.


banyak pertanyaan yang bersarang di kepala sisy. melihat alex yang terlihat bersikap begitu manis.


tak ada jawaban dari sisy. kini diri nya malah tertunduk, tak bisa mengeluar kan kata apapun. lidah nya jadi kelu.


padahal prediksi wanita itu, alex akan melanjutkan kemarahan nya semalam. tapi ini kok seolah sedang memberi penjelasan pada seorang pacar nya yang sedang cemburu.


sedangkan alex, hanya tersenyum melihat sisy yang tak berani menatap nya, merasa bersalah, sambil terus memandangi wanita di depan nya itu. tak secantik wanita yang pernah ia kencani.


namun berada di dekat wanita itu, alex merasa seperti ada magnet yang kuat, rasa yang membuat jantung nya berdetak lebih kuat, penasaran akan semua yang berhubungan tentang nya. termasuk tubuh nya.


mungkin itulah mengapa ketika hanya menyentuh sedikit saja wanita itu atau melihat bagian tubuh sisy walau sedikit, bisa membuat gairah nya meningkat.


pria itu, apakah benar- benar sedang kasmaran? atau hanya sekedar rasa penasaran?


bukan nya marah atas kesalahan yang di buat wanita nya itu, tapi malah seolah diri nya yang kini tak ingin wanita nya marah.


suasana semakin malam, mereka berdua sedang sibuk menghabiskan berbagai menu makanan yang tersaji di meja.

__ADS_1


tak ada kata dari kedua nya. masih dengan sisy yang terlihat canggung dan alex yang terus mencuri pandang pada wanita nya itu, tersenyum- senyum sendiri.


sisy mencoba mengangkat kepala nya, menghadap pada alex.


" maaf, aku tidak tahu kalau tujuan mu itu, aku hanya tidak tega pada gadis yang kau culik itu" ucap sisy lirih.


ingin mengakui kesalahan nya, namun masih gengsi.


ucapan maaf sisy bagi alex, itu begitu berarti. tak pernah wanita nya itu mau mengakui kesalahan nya.


"kamu tidak akan marah pada ku kan?"


mata sisy sayu seolah memelas memohon pengampunan.


"tapi aku harap kamu jangan menculik lagi gadis itu, kasihan. dia anak tunggal, wajah nya begitu polos. biarlah ayah gadis itu sendiri yang mempertanggung jawab kan kesalahan nya"


sisy tak berharap pria di depan nya itu mendengarkan saran nya.


namun apa salah nya mencoba memberi masukan.


"kalau saja aku tidak kesulitan menemukan si brengsek itu, aku juga tidak akan repot- repot menculik anak nya"


cukup keras alex berbicara. supaya wanita nya itu paham posisi diri nya.


"ya.... ikhlaskan lah, uang mu kan banyak, berkurang sedikit tak akan membuat mu miskin kan?"


sisy tak berhenti membujuk.


"kau ini,,, lama- lama bangkrut aku kalau harus menuruti semua saran mu"


alex begitu kesal atas saran yang di berikan sisy.


" kemarin minta aku menjual saham ku di tempat hiburan di negara tetangga, aku sudah melakukan nya, bahkan sudah ku jual semua nya. sekarang minta mengikhlas kan seorang koruptor"


ungkapan alex sempat mengejutkan sisy.


tak percaya kalau alex menuruti perintah nya .


menjual aset nya di negara tetangga yang berhubungan dengan dunia hiburan mesum itu.


" hah? kamu menjual aset mu di sana? sejak kapan?"


merasa aneh melihat alex yang ternyata mendengar saran yang di berikan nya. bukan saran sebemar nya. tepat nya memerintah alex.

__ADS_1


mana ada yang berani dan bisa memerintah alex selain sisy?


" ehm....itu tidak penting kapan"


__ADS_2