Cinta Sang Big Bos Pada Wanita Nya

Cinta Sang Big Bos Pada Wanita Nya
64. Pertunjukan Gila


__ADS_3

tak ingin memaksa, atau mengejar wanita nya lagi.


alex memutuskan beristirahat di atas ranjang yang ia gunakan bergulat untuk sesaat beberapa waktu yang lalu.


menghabiskan waktu dengan rebahan, bahkan sempat terlelap tidur.


sedang kan sisy , memilih duduk di mana sofa tempat nya makan tadi siang.


hingga pesawat mendarat di negara yang di tuju dengan selamat.


seluruh awak pesawat maupun penumpang nya mulai bergiliran menuruni tangga.


sudah sampai di thailand, negara tetangga.


pertama seorang pramugari cantik, dan di ikuti alex dari belakang. tak lupa thonas yang selalu mengikuti kemana sang bis bos pergi.


belakang alex dan thomas baru lah sisy mengikuti.


ingin menciptakan jarak antara diri nya dan alex.


mengingat hal beberapa saat waktu terjadi di pesawat membuat sisy merasa canggung.


di depan tangga pesawat rupa nya sudah ada mobil mewah yang di kendalikan sopir.


menjemput kedatangan rombongan alex.


"bos di club red sky bar, jason sudah menunggu"


dari kursi depan sebelah sopir, thomas memberitahukan bos nya bahwa seseorang sudah menunggu.


sedangkan alex dan sisy duduk berdampingan, tak ada pembicaraan.


karena alex sibuk dengan tablet yang ia pegang. membaca beberapa berkas, yang akan diri nya bahas di meeting dengan rekan kerja nya yang bernama jason.


seorang pemilik dan pengurus red sky club.


.


sampai di red sky club, thomas berjalan menuju tempat duduk red sky club. salah satu tempat hiburan terkenal di negara itu. juga terkenal sampai manca negara. di ikuti alex di belakang thomas, juga sisy. dan dua bodyguard yang baru mengawal alex ketika baru turun dari pesawat.


jangan tanya lagi pendapatan tempat hiburan tersebut. sudah pasti menghasilkan banyak cuan.


salah satu pemegang saham terbesar di situ adalah alex morris.


ya alex memiliki saham terbesar kedua di tempat hiburan tersebut. yang pertama tentu pemilik nya juga yang mengelola, tuan jason . seorang keturunan amerika thailand.


.


di dalam sebuah club malam terdengar suara riuh sesak dan suara musik jedag jedug yang menggema sampai ke seluruh sudut ruangan.


sisy menoleh ke kanan kiri nya, berjalan mengikuti alex yang di pandu thomas.


di ikuti dua bodyguard di belakang nya yang belum pernah ia lihat, baru kali ini.

__ADS_1


melihat keriusan para pengunjung di lantai dansa. seperti sedang menyaksikan pertunjukan. sisy sedikit penasaran.


keramaian apa yang ada di sana, hingga membuat nya celingukan bahkan sempat terhenti berjalan.


membuat alex harus memanggil nya, baru melanjutkan jalan.


[apa sih itu?] gumam siay dalam hati.


melangkah ke arah lantai atas. menuju bangku vip yang ada di lantai atas.


alex, sisy dan thomas duduk di salah satu bangku vip yang seperti nya sudah di persiapkan sang pemilik club, jason rekan bisnis alex.


di ikuti dua bodyguard yang masih setia berdiri mengawal tuan nya.


rupa nya dari bangku vip terlihat jelas , jika melihat ke arah panggung pertunjukan.


sisy melihat ke arah bawah, menuju arah orang- orang di bawah sana.


kerumunan orang- orang yang berteriak- teriak.


"astaga pertunjukan apa itu?" sisy membelalakkan mata nya. melihat ke arah pertunjukan.


kemudian membalikkan wajah nya kembali, ingin menghindari penglihatan nya dari pertunjukan yang membuat nya membelalak.


sedangkan alex yang melihat, malah tersenyum licik.


melihat ke arah panggung pertunjukan dan menoleh ke arah sisy bergantian.


rupa nya di sana ada pertunjukan seorang wanita seksi dengan hanya memakai baju dalaman segitiga sangat minim . menari melenggak lenggok di sebuah tiang.


sedangkan para pengunjung silih berganti terlihat tangan para pria hidung belang memegangi aset berharga para wanita seksi itu, jika memberikan sebuah tips.


suasana malam semakin riuh, para pengunjung bahkan lebih banyak berdatangan.


pertunjukan tak henti- henti nya memamerkan kemolekan para wanita penghibur.


semakin kesini , para wanita yang berlenggak- lenggok malah semakin gila.


melepaskan pakaian nya, hingga tak bersisa.


"astaga, GILAAA"


sisy yang dari tadi merasa heran, juga syok melihat pertunjukan yang ada di lantai bawah sana.


seperti sudah di desain, dari kursi tempat duduk vip memang terlihat jelas. munkin memang berniat ingin memanjakan para tamu pengunjung vip.


sempat memalingkan wajah nya. namun nyata nya diri nya juga penasaran apa yang ada di bawah sana.


sebuah pertunjukan live blue film.


adegan antara pria dan wanita yang sedang bercinta dengan goyangan erotis di depan para penonton.


yang membuat para pengunjung semakin riuh dan bersorak .

__ADS_1


bahkan beberapa penonton ikut terlarut dalam suatu adegan panas itu.


"pertunjukan gila" omel sisy.


tak pernah mengetahui dunia malam yang ekstrim seperti ini. membuat sisy yang melihat nya hanya bisa menggelengkan kepala.


diri nya memang dulu sempat di jual dan terpaksa terlibat dalam suasana gemerlap dunia club malam.


namun tak se vulgar itu.


apa yang di lihat nya sungguh menurut sisy sudah di luar nalar nya. tak menyangka kehidupan malam di luaran sana segila itu.


sedangkan alex malah ikut menikmati pertunjukan yang sedang menjadi pusat perhatian tersebut, dengan tersenyum smirk.


setelah mengetahui orang- orang di bawah sana sedang apa, sisy tak ingin lagi melihat ke arah bawah sana. merasa jijik dengan pertunjukan yang diri nya sebut gila itu.


"apa kita ke sini untuk menyaksikan pertunjukan gila itu, menjijikkan"


sambil menunjuk ke arah bawah sana.


merasa jengkel dan marah. untuk apa diri nya ada di tempat club malam yang sedang mereka tempati.


"kamu , lihat lah itu, itu pembelajaran buat mu, untuk di praktekkan nanti bersama ku" alex sengaja menggoda.


tak mau menjawab alex , sisy hanya membuang muka, tak ingin menanggapi nya lagi.


setelah beberapa saat menunggu ada dua orang yang datang.


berjalan ke arah bangku di mana alex duduk.


menyapa dan mengulurkan tangan, memeberi salam .


" hai bro, lama tak berjumpa, akhirnya datang juga" menyapa alex.


juga memberika salam tos pada thomas.


" sorry bro, terlambat sedikit, aku ingin kau menyaksikan pertunjukan puncak di club ini" dengan tersenyum membanggakan hiburan yang ada di club.


"tidak masalah jason, aku menikmati nya" alex menjawab dengan santai. di sertai menoleh ke arah di lantai bawah sana.


ya, pria itu adalah jason, sang pemilik club juga rekan bisnis yang akan di temui alex .


pria berbadan besar, tinggi dengan banyak tatto, terlihat sangar.


seperti layak nya seorang mafia.


.


.


.


(Bab ini author terinspirasi dari cerita dunia hiburan di thailand yang terkenal. hehehe....namun author tidak tahu seperti apa sebenarnya, hanya berdasarkan dari sumber yang author pernah baca.

__ADS_1


kalau ada yang tahu bisa sharing di kolom komentar ya reader....)


__ADS_2