Cinta Sang Big Bos Pada Wanita Nya

Cinta Sang Big Bos Pada Wanita Nya
37. Kantor Alex


__ADS_3

suara bising datang dari arah tempat di mana terparkir helikopter tak jauh dari villa.


setelah obrolan thomas dan sisy di depan pintu tadi, kini keduanya berjalan dengan thomas yang lebih dulu berjalan di ikuti sisy yang menutup telinganya dengan telapak tangan. mencoba mengurangi suara bising dari mesin helikopter.


" silahkan nona" ucap thomas mempersilahkan.


"terima kasih" sambil berjalan masuk ke kursi belakang pilot, sisy tampak ragu- ragu .


baru beberapa detik duduk sudah ada alex yang mulai ikut masuk dan duduk di sebelah sisy. yang entah sejak kapan dia datang .


dan terakhir ada thomas yang ikut duduk di sebelah pilot.


.


.


setelah memastikan keamanan, kini pilot segera menerbangkan pesawat .


melihat jendela di sebelahnya itu seperti berada di tepian jurang di tambah terasa melayang- layang membuat sisy merasa ngeri berada di dalam heli.


reflex kedua tangan nya memegangi tangan alex.


sejenak melupakan kalau diri nya saat ini sedang marah pada pria di sebelahnya.


alex hanya melirik tangan nya dan tersenyum melihatnya.


.


.


.


tidak butuh waktu lama untuk sampai ke ibukota .


kini helikopter yang membawa rombongan alex sudah mendarat di atas sebuah gedung pencakar langit di ibukota.


melihat ekspresi sisy yang seolah bertanya di mana sekarang,


" ini di gedung kantorku" ucap alex sambil menoleh ke arah sisy yang dari tadi merasa penasaran dimana namun tak di tanyakan.


tapi ekspresi wajahnya cukup memberi tahu pria yang sedari tadi duduk di sampingnya.


alex berjalan lebih dulu lalu di ikuti sisy yang berjalan sedikit di belakang alex kemudian di ikuti thomas yang menyusul belakangan.

__ADS_1


berjalan memasuki pintu lift. suasana masih hening. sampai tiba di lantai 36 pintu lift terbuka.


masih mengikuti langkah alex yang kini keluar dari pintu lift.


rupanya di lantai itu adalah lantai ruang kantor alex.


"ini ruangan kerja ku" seraya thomas yang membukakan pintu


ruangan kerja bosnya.


di depan ruangan ada staf kantor yang berdiri memberi hormat pada alex dan memberikan ucapan selamat siang. dan beberapa ada yang memperhatikan sisy.


memasuki ruangan terlihat ruangan kerja yang luas dan terdapat sofa serta meja kerja di depan jendela kaca yang luas sehingga bisa melihat luar gedung kantor dari sana.


duduk di sofa depan meja kerja sudah ada seorang wanita cantik berpakaian seksi menyapa alex.


wanita yang pernah sisy lihat di rumah alex sedang memakai baju tidur tipis keluar dari kamar alex waktu itu. dia adalah sonya.


" aku sudah menunggu mu cukup lama" ucap sonya pada alex sambil berdiri kemudian mengikuti alex yang berjalan menuju kursi kerja nya.


namun tak di jawab alex. kemudian sonya yang berdiri begitu dekat dengan alex menyodorkan sebuah dokumen dalam map .


terlihat alex begitu fokus dan sonya terdengar menjelaskan beberapa hal pada alex yang merupakan bosnya.


sonya merupakan orang kepercayaan alex yang di tugaskan mengelola bisnisnya di amerika serikat.


di seberang sofa ada thomas yang sibuk dengan map di depan nya serta sibuk berbicara dengan orang melalui sambungan telepon.


"apa maksudnya dia membawaku ke sini" pikir sisy. sesekali melihat jengah posisi sonya yang memakai dres mini serta memperlihatkan belahan dada nya terlihat menempel pada alex bergantian memperhatikan bagaimana reaksi alex yang begitu dekat dengan sonya.


" apa yang aku pikirkan" sambil sesekali menggosok dahinya pelan. mencoba menghilangkan rasa kesalnya .


tanpa di sadari sisy, alex menangkap gelagat wanita nya itu, sesekali mencuri pandang pada sisy yang tampak kesal kemudian tersenyum tipis, tanpa di sadari oleh siapapun.


melihat ketiga orang lain nya di ruangan itu yang pada sibuk, sisy mulai bosan. ingin berjalan keluar mencari udara segar.


melihat thomas yang sibuk membaca map dan memegang bolpoin di tangan kanan nya, dan duduk di seberang sofa sisy, sisy mencoba meminta ijin keluar ruangan.


" thomas, toilet dimana?" dengan suara pelan seolah tidak ingin mengganggu alex dan sonya yang masih dengan posisi semula.


belum sempat thomas menjawab, sudah di jawab alex.


" di dalam ruangan itu ada toilet" sambil menunjuk ke pintu yang ada di belakan sofa sebelah kiri meja kerja alex.

__ADS_1


" ahh... iya..." jawab sisy canggung melihat kini ketiga orang di ruangan itu semua memandanginya. kemudian bergegas masuk dan membuka pintu yang di tunjuk alex tadi.


membuka pintu pelan kemudian menutup kembali.


setelah membalikkan tubuhnya, sisy terkejut dengan apa yang dilihat, yaitu sebuah kamar dengan tempat tidur yang begitu luas.


" kenapa ada kamar tidur di sini?" sisy bertanya pada diri nya sendiri.


di sana terdapat pula lemari baju. membuat sisy ingin membuka nya, di sana dia di buat melongo, terdapat pakaian pria serta beberapa pakaian dres mini untuk wanita.


"dimana pun ruangan kenapa selalu menemukan hal ini?" ucapnya sambil mengingat sudah beberapa kali ia masuk ke sebuah kamar, baik di kamar hotel waktu itu juga mengingat kamar yang terdapat di villa di pulau pribadi alex.


Di ujung kamar ada pintu lagi. sisy berjalan ke sana, baru dia temukan toilet. bukan cuma toilet. lebih tepatnya kamar mandi. lengkap dengan shower dan bak mandi yang lebar. seperti yang ada di rumah alex.


.


.


setelah keluar dari kamar mandi , sisy di buat kaget. di dalam kamar sudah ada alex di depan lemari sedang bertelanjang dada dan hendak membuka celana nya.


"ahhhhh" teriak sisy kemudian membalikkan tubuhnya ke arah tembok memunggungi alex.


melihat ekspresi sisy, alex tersenyum senang sudah membuat wanitanya itu kaget salah tingkah.


" kamu boleh melihatnya ,tidak perlu membelakangiku" sambil tersenyum mengambil celana di dalam lemari dan memakainya,


kemudian mengambil kemeja.


sisy hanya diam, melirik ke belakang, di lihatnya alex sudah memakai celana dengan sempurna baru sisy membalikkan tubuhnya menghadap alex.


meskipun tubuh sixpax nya masih terlihat jelas karena kemeja yang alex pakai belum terkancing sempurna.


" aku ada meeting penting, kamu nanti pulang dengan sopir yang menunggu mu di lobi" ucap alex dengan merapikan baju nya.


namun tak di jawab apapun oleh sisy. bersikap cuek dan mengalihkan pandangan nya dari alex.


tanpa di sadari alex terlihat mendekali sisy, membuat sisy kembali was- was.


sisy memundurkan tubuhnya, hingga mentok ke tembok.


"ma...mau apa?" tanya sisy gugup.


"jangan lama- lama marahnya, itu membuatku ingin melakukan nya lagi seperti tadi pagi, atau bahkan lebih" ucap alex berbisik tepat di depan telinga sisy, membuat tubuh sisy terasa berdesir.

__ADS_1


" jangan membuat ku kehilangan kesabaran" lanjut alex sambil berjalan menuju keluar pintu kamar dan keluar dari kamar pribadinya itu.


sisy yang masih gugup berusaha menenangkan diri nya. menarik nafas dalam kemudian ikut keluar dari kamar.


__ADS_2