Cinta Sang Big Bos Pada Wanita Nya

Cinta Sang Big Bos Pada Wanita Nya
65. Uang Haram


__ADS_3

" sebaiknya kita pindah ke dalam, aku sudah menyiapkan jamuan untuk mu bro"


ajak pria yang di ketahui bernama jason tadi kepada alex.


alex tak menjawab, hanya diam. menyesap sedikit minuman yang ada di gelas, di meja depan nya. kemudian bangkit dan berdiri.


"ayo"


kemudian ajak alex pada pria yang bernama jason.


barulah semua orang yang tadi nya duduk di sofa semua nya berdiri, berjalan menuju ke sebuah ruangan pribadi, mengikuti jason. termasuk alex dan sisy.


meninggalkan dua bodyguard yang dari tadi berdiri di belakang alex dan thomas.


thomas sengaja memberi perintah untuk para bodyguard agar tetap di tempat nya. tempat vip pertama kali datang ke club tersebut. tidak perlu mengikuti nya masuk.


.


di dalam sebuah ruangan privat. disana sudah ada berbagai hidangan makanan cemilan dan minuman ber alkohol dengan berbagai merk.


juga ada 4 wanita cantik nan seksi yang siap menuangkan minuman dan menemani besenang - senang.


alex langsung duduk di sofa panjang di ruangan itu, dan dua wanita cantik langsung datang dan mengapit nya. menuangkan segelas minuman ber alkohol serta satu nya sibuk menggoda.


sedangkan thomas berdiri di belakang alex. sisy mengikuti thomas, ikut berdiri sedikit ke belakang alex, di sebelah thomas. layak nya seorang asisten.


pria yang bernama jason sempat melirik ke arah sisy, dengan memicingkan mata nya, seolah mencari jawaban, siapa wanita yang di bawa alex itu.


hanya sekedar asisten atau sekretaris nya kah atau wanita nya alex?.


"bagaimana bro? aku harap kita bisa bekerja sama lebih besar lagi, aku sedang butuh dana segar, aku berencana akan membuka beberapa cabang lagi"


ungkap jason pada alex, tentang rencana kerja sama bisnis ke depan. menjelaskan secara singkat pada relasi bisnis nya yang duduk si depan nya. sambil menyesap wine yang di tuangkan wanita cantik seksi yang ada di sebelahnya. sedangkan yang satu nya lagi ada di dalam pelukan nya.


begitu juga di sebelah kanan dan kiri alex, ada wanita seksi yang terlihat menggoda. berusaha bergelanyut manja, bahkan salah satu wanita tangan nya sedang menjelajah dada bidang alex meskipun tidak di tanggapi oleh alex.


sisy yang melihat nya, ada sedikit rasa sebal. di lihat dari ekspresi nya yang manyun. namun tetap diam. tak melakukan apapun.

__ADS_1


[apa kehidupan mereka memang seperti itu? ish tangan nya, apa sih, ganjen, alex juga seperti nya malah menikmati nya, atau memang diri nya senang? haduwh- haduwh kenapa aku malah sebel, untuk apa?, abaikannnn]


apa alex memang sengaja, agar supaya wanita di belakang nya itu cemburu?


" kau lihat sendiri kan, club ini begitu ramai. kau juga sudah merasakan pembagian dividen dari kami, jumlahnya juga lumayan lah , meskipun buat mu mungkin hanya sebagai uang jajan mu" jason bergurau menggoda alex dengan melempar senyum. diri nya tahu seberapa kaya nya alex.


harta nya yang mungkin tidak akan habis tujuh turunan, sekalipun tahu alex juga seperti diri nya. suka bersenang- senang menghabiskan cuan nya. namun tahu betul alex pandai mencari uang juga menghabiskan uang.


" kamu pemilik saham terbesar ke dua, aku ingin mempertahan kan itu .aku malas kalau harus menawarkan ke si tua bangka itu" ucap jason lagi. menceritakan tentang ketidak sukaan nya pada pemegang sahan terbesar ketiga di club yang diri nya kelola.


[rupa nya alex memiliki saham di club ini juga]


batin sisy, sedikit paham tentang pembicaraan bisnis yang alex dan rwkan bisnis nya yang di ketahui bernama jason .


"berapa yang kau tawarkan pada ku?" tanya alex, masih dengan ekspresi datar,duduk santai memegang segelas wine.


"nanti aku hitung lagi, file nya akan ku kirim kan secepat nya, tapi deal ya, pasti untung , kita di sini bicara bisnis bukan. jadi aku professional " jason meyakinkan thomas.


" gampang lah"


tangan alex segera memegang tangan wanita di samping nya, dimana tangan nya berusaha memegang senjata alex di bawah sana, alex tak mau wanita di samping nya memegang senjata di pusat inti nya.


jason yang melihat kejadian tersebut, segera memberi isyarat, menyuruh para wanita yangbdi persiapkan untuk alex segera menyingkir, keluar ruangan. menjauh dari alex. begitu pula dua wanita yang ada di samping kanan dan kiri jason , juga di suruh keluar oleh pemilik club.


alex memang tak mengatakan apapun, namun dari sorot mata nya terlihat geram pada wanita yang baru saja keluar ruangan.


memberikan isyarat bahwa melarang para wanita yang di persiapkan jason itu memegang- megang aset berharga nya.


"aku rasa sudah cukup pembahasan nya" ucap alex yang wajah nya kini berubah, seperti nya jadi badmood gara- gara aksi wanita tadi.


[padahal bukankah biasa nya juga biasa saja dengan jamuan wanita malam seperti ini . kenapa dia sekarang jadi seperti ini? ]


jason dalam hati, yang sedang memperhatikan raut wajah alex, memperhatikan perubahan suasana hati alex .kemudian melirik lagi ke arah wanita yang ada di belakang alex.


jason sudah lama kenal dengan alex. juga sudah sering kali bertemu, dan membahas pekerjaan, atau hanya sekedar say hello. saling mengunjungi juga , hanya untuk sekedar bersenang- senang bersama atau memang membicarakan bisnis.


kini jason semakin berpikir , pasti wanita yang ada di belakang alex. tak mungkin hanya asisten nya. jika alex tak mau di sentuh wanita lain.

__ADS_1


.


.


.


setelah meeting, kini alex dan sisy sudah sampai hotel, meskipun sudah begitu malam. namun mereka menyempatkan makan sebelum ke kamar hotel. yang akan melanjutkan penerbangan ke indonesia besok pagi.


"kenapa tidak di makan?"


tanya alex pada wanita di depan nya, yang sedari tadi tidak memakan makanan, hanya mengaduk- ngaduk nya saja.


"ini kamu yang bayar?" tanya sisy.


"iyalah, mana kuat kamu bayar semua ini?, makan lah , aku tidak akan memasukkan ke dalam daftar hutang mu"


kemudian alex melanjutkan makan.


"uang dari keuntungan saham club tadi?" sisy masih mengingat betul pertunjukan gila dan menjijikkan bagi nya.


"kenapa?" alex kini fokus menghadap pada sisy, mencari jawaban nya.


"tidak bisakah kamu tidak usah memiliki saham di club itu? aku tidak mau kamu beri aku makan dari keuntungan club, itu uang haram."


kata- kata sisy yang seolah menyindir nya membuat alex langsung menjatuhkan sendok garpunya, hingga menghasilkan dentingan bunyi. membaut sisy kaget, takut hingga menutup mata nya untuk sesaat.


"jangan sok suci" teriak alex yang emosi nya sudah di ubun- ubun.


dengan kasar, alex berjalan meninggalkan sisy seorang diri di restoran.


[seperti nya dia marah sekali.


aku memang bukan orang suci, aku hanya tahu tentang sedikit hal baik di dunia ini, aku hanya mengatakan apa yang sedikit aku tahu itu.]


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2