Cinta Sang Big Bos Pada Wanita Nya

Cinta Sang Big Bos Pada Wanita Nya
70. Tri angels Dadakan


__ADS_3

kedua sahabat itu, kini sedang merencanakan sesuatu pada pria bertato nan besar yang masih sibuk dengan ponsel nya.


seperti nya pria itu masih berusaha menghubungi seseorang, namun belum di angkat oleh orang di seberang sana.


"wah kesempatan kita ini, mumpung tuh preman sedang sibuk"


ucap mira yang sebelumnya tak ingin ikut campur apapun, sekarang malah dia yang lebih semangat memberikan ide- ide soal penyerangan si preman.


mendengar aba- aba mira, sisy mengangguk tanda setuju.


"siy, nanti si preman serahkan pada ku, aku gini- gini juga pernah ikut extra kulikuler karate dulu waktu SMA, tugasmu nanti bebaskan si sandera"


mira merencanakan pembebasan terduga sandera, dengan matang.


"lets go...."


ucap mira dengan semangat 45 pantang menyerah.


wanita itu begitu percaya diri bisa menjinakkan preman berbadan besar yang di takuti nya sejak tadi.


sungguh, ceramah sisy membuat mira menyingkirkan semua rasa takut nya.


mira merasa, diri nya juga pernah berada pada posisi wanita yang di sekap di dalam kamar tersebut, padahal diri nya saja belum melihat apakah ada wanita di dalam sana yang sedang di sandera atau bukan.


mira mengambil sesuatu untuk di jadikan senjata, celingak celinguk kesana kemari mencari apapun yang bisa di gunakan untuk menyerang si preman.


akhirnya mira menemukan sebuah barang antik berbentuk patung di atas meja di pojokan ruangan.


meskipun tidak terlalu besar, di rasa cukup membuat kepala keliyengan badan sempoyongan kalau benda itu mengenai kepala seseorang.


mira melihat nya dengan tersenyum smirk.


dan......

__ADS_1


brakkkkkk.......


benar saja, pria berbadan besar itu langsung kehilangan keseimbangan nya tatkala mira menghantam kepada bagian tengkuk belakang si pria itu.


dengan berbekal pengetahuan karate yang sudah usang , mira memukul di titik yang tepat. tempat di mana benturan di bagian otak belakang bisa memicu kerusakan pada sistem otak yang mengatur kesadaran, yakni Reticular Activating System (RAS) .


sehingga membuat si preman itu menjatuhkan tubuh besar nya seketika di lantai, pingsan tak sadarkan diri.


"yes berhasil"


gumam mira, merasa senang, dengan sekali pukulan si musuh lumpuh seketika"


[kalau tidak panik gini otak ku encer juga, kenapa waktu di culik cuma bisa nangis, bodoh...]


gerutu mira pada diri nya sendiri.


kemudian bergegas menyusul sisy yang mulai berhasil membuka pintu yang terkunci.


menemukan kunci pintu itu di atas laci di kamar utama.


gumam sisy yang baru bisa membuka ruangan yang sejak tadi terkunci.


"siy, ayo cepat keburu bangun itu si bongsor"


teriak mira yang sedang berjalan menyusul sahabat nya.


"kamu apakan itu preman?"


tanya sisy sambil menoleh kebelakang ke arah prwman yang sedang terkapar tak sadarkan diri.


"aku bikin pingsan, tapi kita harus cepat"


sisy menganggukkan kepala nya, pertanda paham.

__ADS_1


kemudian membuka gagang pintu di depan nya yang baru saja berhasil ia buka.


ceklek...


benar apa yang di pikir kan nya, di sana di dalam ruangan yang sebelumnya terkunci rapat, di dapati ada seorang wanita yang sempat sisy lihat berjalan beriringan dengan thomas dengan waktu di loby hotel.


seorang wanita berusia sekitar 20 tahun,masih terikat tangan nya dan di sumpal mulutnya dengan sebuah sapu tangan yang terikat melingkar di wajah nya .


entah siapa gadis muda itu, mira dan sisy bahkan tidak mengenal nya, hanya berbekal rasa empati karena pernah sama- sama merasakan rasa nya di culik.


membuat hati mereka tergerak untuk membantu wanita yang sedang mendekam ketakutan di sebuah ruangan yang tidak terlalu luas itu.


terlihat wanita itu menangis bombay sejak tadi, mata nya sembab dan wajah serta rambut nya berantakan.


sejenak menatap mata gadis itu yang sayu dan sembab.


kemudian segera membuka tali yang mengikat tangan gadis itu, serta kain yang di gunakan untuk menutup mulut.


tanpa bertanya atau berkenalan terlebih dahulu dengan gadis yang tidak diri nya kenal, sisy bergegas menarik gadis yang usia nya lebih muda dari nya itu, untuk segera keluar dari kamar hotel di mana mereka berada.


"ayo cepat keluar, kita tidak punya banyak waktu"


menarik tangan gadis yang masih mendekam dalam ketakutan nya, kemudian segera berlari keluar dari kamar hotel.


terlihat pria yang pingsan di lantai itu, mulai mengerjapkan mata nya.


namun ketika hendak bangkit dari tidur sementara nya, mira, sisy dan seorang gadis yang belum di ketahui nama nya itu segera berlari kabur keluar dari kamar hotel yang sudah seperti kapal pecah, berantakan.


"kaburrrrrrrrrrr.......


dengan cepat sisy mengambil kartu kunci pintu dan pria itu di kunci dari luar oleh tri angels dadakan.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2