
alex hanya bisa menggelengkan kepala nya kesal. kamudian menggendong sisy ala bridal style.
"mau apa? lepaskan.!!" sisy mencoba memberontak dari gendongan alex.
namun cengkraman alex lebih kuat. dan terus berjalan ke dalam sebuah kamar di kapal mewah berwarna putih yang mereka tumpangi.
melihat alex memasuki sebuah kamar dan terdapat kasur yang lumayan luas serta bangku panjang di sampingnya, membuat sisy semakin kalang kabut ketakutan.
"diamlah ...." kemudian alex meletakkan wanita nya itu dengan sangat hati-hati layaknya barang yang mudah rapuh di atas kasur.
"istirahatlah di sini agar pusing mu berkurang" ucap alex melanjutkan.
melihat alex hanya meletakkan nya dan kemudian berdiri tegak lagi, membuat sisy mulai lega. tandanya alex tidak akan berbuat macam- macam pada nya.
"i..iya" sisy sedikit canggung. ternyata alex tidak melakukan seperti apa yang di pikirkan nya.
wanita itu pikir, alex akan menerkamnya di atas kapal. memanfaatkan keadaan nya yang lemah karena mabok laut.
.
.
alex mulai berjalan menuju ke luar kamar dan menutup pintu kamar. sisy mulai memejamkan mata. mencoba menghilangkan rasa pusing yang di rasa kan nya.
.
.
.
hampir satu jam berlalu, yacth yang mereka tumpangi membelah ombak di tengah lautan. sisy sempat terlelap dalam tidurnya melupakan bahwa dirinya sedang terombang ambing di tengah lautan.
sedangkan alex duduk di sebelah wanitanya bersandar ke tembok Yang di ganjal bantal. sibuk dengan tablet dan sesekali juga mengecek ponsel. entah sejak kapan dia duduk di situ. sisy tak menyadari nya. yang pasti sesaat setelah dia terlelap dalam tidurnya.
.
.
sisy menggeliat mencoba membuka matanya , alex hanya melirik.
"sampai kapan kamu akan tidur? ha?? kita hampir sampai" ucap alex. namun tetap pandangan nya tertuju pada tablet yang di pegang.
"aku pusing kalau lihat air laut goyang-goyang" seraya membalikkan tubuhnya memunggungi alex yang ada di sampingnya. dan mulai memejamkan mata nya kembali.
tak ada jawaban dari alex . lalu sisy membuka mata nya kembali. merasa penasaran. biasanya pria itu tak mau di kalahkan. tumben tidak membalas. pikir sisy dalam hati.
tiba-tiba terasa tangan kekar melingkar di pinggangnya. alex memeluk nya dari belakang.
"seperti nya kamu mau di peluk dari belakang" tangan kekar itu semakin mengeratkan pelukan nya ketika yang di peluk mencoba melepaskan diri.
alex semakin menenggelamkan wajahnya ke ceruk leher wanita yang kini berada dalam pelukan nya.
"Alex lepaskan..." sambil meronta mencoba melepaskan diri.
__ADS_1
"hm..." hanya di balas deheman dari alex.
semakin sisy meronta, semakin alex memeluk dari belakang dengan erat.
kini kakinya bahkan mengunci tubuh wanita yang paling dia inginkan saat ini.
"jangan banyak bergerak, kamu akan membangunkan milikku jika terus bergerak. kamu mau tanggungjawab?" ucap alex di balik ceruk leher sisy , dengan suara yang mulai berat.
seketika sisy menghentikan gerakannya.
beberapa saat kedua nya tampak terdiam. suasana menjadi hening. hanya ada suara deburan ombak dan mesin kapal yang sedikit terdengar.
Sementara itu alex masih menikmati aroma di ceruk leher sisy dan sesekali mengecupnya.
membuat sisy beberapa kali menggeliat dan mendesah ketika alex membuat kissmark di lehernya.
alex hanya tersenyum melihat sisy menurut karena ancaman sebelumnya.
terasa kecepatan yacth mulai berkurang. menandakan kapal hampir sampai ke tempat tujuan. sesaat setelah itu kapal terasa mulai berhenti .
" kita sudah sampai ya?" tanya sisy pada alex. sambil memiringkan kepalanya. menoleh pada alex.
"hm?" hanya di balas deheman .
alex masih tidak mau diganggu. menikmati aroma wanita dalam pelukan nya.
"alex...." panggil sisy mulai geregetan dan menoleh serta membalikkan tubuhnya menghadap alex.
alex yang melihat itu tidak mau melewatkan kesempatan.
secepat kilat juga sisy menangkap wajah yang sudah sepersekian centimeter hampir menyentuh bibirnya dan bergegas bangkit dari kasur tempat dia berbaring .
alex yang kembali gagal mencium wanita nya, hanya mendengus kesal.
kemudian ikut bangun dan berdiri. merapikan baju yang sempat terlepas kancingnya. kemudian berjalan membuka pintu kamar.
"ayo kita turun" sambil berjalan menuju arah luar. di ikuti sisy dari belakang.
" di mana ini?" sisy menoleh kesana kemari. merasa asing dengan tempat dimana dia berada saat ini.
"ini di pulau pribadiku"
berjalan beberapa meter setelah keluar dari dermaga. di sana sudah siap mobil golf yang menyambut dan menunggu mereka.
" naik..." perintah alex pada sisy untuk menaiki mobil golf yang akan membawa mereka ke villa.
"pulau pribadi? mau ngapain kita kesini" tanya sisy lagi.
"enaknya ngapain?" goda alex sambil mendekatkan wajahnya.
sisy refleks memundurkan wajahnya." ja...jangan bercanda..." sambil tersenyum kikuk.
"siapa yang bercanda?" jawab alex. kemudian memundurkan kembali wajahnya. duduk dengan normal kembali." tentu saja kita akan bersenang-senang" seraya menambahkan.
__ADS_1
.
.
di ujung jalan terlihat villa besar nan megah. sisy mencoba tenang, menyingkirkan pikiran buruknya dengan menikmati pemandangan hamparan pasir putih di samping kiri dan kanan nya di sepanjang perjalanan.
terlihat deburan ombak di pinggiran pantai. di tambah tanaman hijau dedaunan yang menyejukkan mata. meskipun cuaca panas namun terlihat teduh.
akhirnya sampai pada tujuan.
di depan sisy terdapat villa yang begitu megah dan besar.
"ayo.." ajak alex.
sisy kemudian mengekor di belakang. di ruang tamu yang luas terdapat beberapa barang antik nan klassik.
ada sebuah persiapan pesta. di ruangan yang cukup luas namun tak begitu luas. ada meja makan yang lumayan lebar siap dengan piring sendok garpu untuk menyambut tamu.
" aku mengundang beberapa orang rekan kerja nanti malam" alex seolah paham dengan pertanyaan yang ada dalam pikiran sisy.
"o..." sisy membulatkan mulutnya tanda pahan.
kamu bisa istirahat ketika aku menemui rekan-rekan bisnisku nanti malam" ucap alex menambahkan.
dalam hati sisy 'berarti aku tidak ikut menemaninya. horeee' sisy begitu gembira dalam hati.
"iya..." jawab sisy santai namun sebenarnya sangat bahagia. artinya alex tidak akan berulah padanya.
.
.
sambil terus berjalan sampai juga pada sebuah bangunan kamar yang terpisah dari bangunan utama.
" ini kamarmu. jangan kemana- mana kecuali nanti aku yang mengajak" alex menegaskan sambil menatap mata wanita nya meyakinkan.
"iya..." jawab sisy santai.
saat alex hendak keluar dari kamar...
"ahmmm....aku tidak bawa baju bagaimana ? " tanya sisy pada alex. kemudian alex ikut berbalik.
"di dalam lemari sudah ada baju ganti" sambil menunjuk ke arah lemari baju yang berada di depan tempat tidur.
"ahhh...ya" menandakan sisy paham .
kemudian alex keluar .sedangkan sisy mulai membuka almari baju mencari handuk dan baju ganti untuk persiapan mandi. terdapat berbagai model gaun panjang dan pendek, baju pantai, piyama tidur, celana pantai pendek, kaos oblong, kimono , kemeja dan celana pria,handuk hingga gaun tidur transparan yang begitu seksi. tak lupa celana da*lam pria dan wanita serta bra yang seukuran dengan miliknya. membuat sisy melongo. betapa lengkapnya pakaian yang ada di lemari itu.
lengkap dengan ukuran nya .
.
.
__ADS_1
.