
hari sudah mulai gelap. sisy bergegas ke kamar mandi membersihkan diri. membawa handuk dan piyama berbahan satin yang kebesaran. sepertinya piyama itu piyama pria. mungkin di peruntukkan buat alex.
namun bisa di siasati sisy dengan menggulung celana dan lengan yang kepanjangan. untuk ukuran lingkar pinggang nya, masih bisa sesuai ukuran nya. tidak begitu kebesaran.
setelah keluar dari kamar mandi , tampak sudah ada beberapa menu makan malam yang tersaji di meja ruang makan pavilliun tempat nya sekarang. namun hanya di siapkan untuk satu piring. itu artinya hanya untuk satu orang yaitu untuknya.
.
.
.
sedangkan di tempat lain, di bangunan utama villa ada beberapa kolega bisnis alex yang mulai berdatangan menggunakan helikopter privat yang mendarat di helipad samping villa. sekitar 10 orang yang datang. termasuk ada pak bharata ceo sekaligus pemilik perusahaan tempat sisy bekerja.
acara berjalan semi formal dengan makan malam santaj di meja panjang dan besar yang sempat di lihat sisy tadi siang saat baru sampai di villa. alex memberikan ucapan selamat datang kepada para tamu.
ini seperti sebuah pesta privat . namun bukan itu intinya. mereka sedang membicarakan sebuah proyek besar. untuk membangu sebuah hunian kota masa depan atau yang bisa di sebut smart city sebuah proyek besar program pembangunan dari pemerintah. dan mereka ambil bagian. mereka adalah kumpulan kaum berduit yang akan menanamkan modal dalam pembangunan sebuah kota metropolis berbasis teknologi canggih yang akan di gawang i oleh alex. tak di ragukan lagi kemampuan alex dalam berbisnis.
.
.
.
acara yang tadi nya sebuah acara semi formal makan malam, kini berubah menjadi acara panas seperti di sebuah club malam. dimana ada beberapa wanita penghibur serta lampu temaram gemerlapan di iringi seorang dj yang tengah asik memainkan musik.
para wanita seksi mulai menuangkan minuman ber alkohol.
"bersulang untuk mega proyek kita" ucap alex di ikuti para kolega yang hadir.
.
.
malam semakin larut. beberapa wanita penghibur mulai menggoda para pentolan perusahaan hingga para bos besar mulai terlarut ke dalam indahnya surga dunia. baik yang sudah om- om seumuran pak bharata, bahkan pak bharata sendiri ikut terhanyut ke dalam kesenangan sesaat oleh para wanita penghibur. adapula yang masih seumuran alex tepatnya berumur 31 tahun an. namanya mario. dia juga seorang pewaris keluarga kaya raya. meskipun perusahaan belum di serahkan sepenuhnya pada nya. namun semenjak ayah mario sakit, dialah pemegang kendali utama perusahaan nya.
__ADS_1
mario juga tak beda jauh dari alex yang suka bermain wanita .suka dengan kehidupan bebas dan sek*s bebas dan warawiri ke club malam sudah menjadi hal biasa.
statusnya saat ini juga belum mempunyai istri, seperti alex.
"pak alex memang ahlinya kalau soal begini" ucap pak wiratmaja yang setengah mabuk yang kini di puaskan oleh seorang wanita penghibur yang kini sedang di bawahnya. berjongkok memainkan alat intim dengan celana terbuka.
seorang pengusaha berumur menjelang 50 tahun. di hadapan semua orang seakan tak punya malu.
sedangkan pak bharata ceo di perusahaan sisy bekerja, bahkan sekarang sudah masuk kamar dengan salah satu wanita penghibur pilihan nya.
sedangkan alex dan mario masih asik mengobrol dan meminum wine yang terus di tuangkan oleh para ja*lang. alex tersenyum dan mengangkat gelas yang berisi wine ke arah pak wiratmaja yang memberikan acungan jempol.
"lanjutkan pak wira, semua yang tersaji di sini higienis. bersertifikat bebas penyakit" ucap alex sambil menyesap wine nya kembali.
sedangkan mario sedang menertawakan keadaan.
"aku ingin menertawakan si tua bangka itu" ucap mario pada alex.
" biarlah dia menikmati hidup sebelum alatnya tak bisa berdiri lagi" balas alex .
sedangkan alex yang sudah di raba dada serta miliknya yang di bawah, hanya memegangi gelas yang berisi wine . sesekali meminumnya. namun tak banyak yang di minum.
sebagai pria normal, miliknya mulai bereaksi ketika para wanita penghibur itu meraba miliknya.
namun ketika resreting celana nya hendak di buka oleh ja*lang yang menemaninya, dia menghentikan tangan wanita itu.
" hentikan..." memegang tangan wanita itu dan menepisnya.
wanita penghibur itu meminta maaf dan tidak berani lagi menggoda alex. hanya menuangkan wine yang berjajar di meja. tidak berani melakukan lebih.
.
.
.
__ADS_1
di dalam kamar, sisy sempat penasaran mengapa alex melarangnya keluar ketika dia mengadakan pertemuan dengan kolega nya.
sisy sempat membuka pintu paviliun.dan keluar dari sana. namun hanya beberapa saat dia kembali ke kamar. mengurungkan niatnya melihat pesta di bangunan utama dan segera beranjak masuk ke pavilliun, tepatnya ke kamar tidur dan mulai memejamkan mata. tertidur dengan nyenyak.
.
.
.
ke esokan hari nya, ketika sisy terbangun, membuka kamar, tampak alex tertidur di sofa panjang di salah satu ruang tamu pavilliun.
sisy yang melihatnya, tak berani membangunkan. hanya melewati dan membuka pintu pavilliin. menghirup udara segar. memandangi hamparan pantai pasir putih dari balkon depan pavilliun. dan merasakan hembusan angin pantai.
cukup lama sisy menikmati udara pagi yang segar. sambil sibuk berselfie ria. mengabadikan tempat yang menurutnya begitu indah.
"kamu senang tempat ini?" pertanyaan alex mengagetkan sisy hingga ponsel yang dia gunakan untuk berselfie ria hampir ter jatuh.
alex yang melihat itu hanya tersenyum.
"mengagetkan saja. sejak kapan bangun? kok tahu-tahu sudah mandi?" tanya sisy yang sudah melihat wajah tampan alex berubah nampak segar, rambut rapi namun masih basah, memakai setelah kemeja pantai lengan pendek serta celana pantai pendek yang sempat sisy lihat di dalam almari kemarin.
"kau terlalu asik ber foto. padahal hasilnya juga sama. tidak akan berubah menjadi supermodel gie hadid" ejek alex.
"kenapa tidak kau jadikan saja gie hadid pelacur pribadi mu? kenapa harus aku?" sisy menimpali dengan berapi-api.
"gie hadid punya banyak uang, dia tidak perlu menjual diri nya untuk menjadi pelacur pribadi ku" membuat sisy diam seketika atas pernyataan alex yang begitu monohok dan memilih mengakhiri obrolan . berjalan masuk pavillion. ke arah kamar dan segera mandi.
alex memang tidak pernah mau di kalahkan.
padahal sebenarnya alex pun sudah pernah berkencan dan bersenang-senang di atas ranjang dengan sang supermodel yang dia banding-bandingkan dengan wanitanya yang ada di depan nya itu. tidak ada maksud lain. hanya ingin membuat wanita nya itu sebal. melihat wanita nya sebal , itu membuat alex semakin gemas untuk segera memakan nya. menikmati menghabiskan malam panas bersama nya. apalagi melihat wanitanya itu memakai piyama miliknya yang kebesaran. terlihat semakin seksi di mata nya.
.
.
__ADS_1
.