Cinta Sang Big Bos Pada Wanita Nya

Cinta Sang Big Bos Pada Wanita Nya
51. Pesawat Pribadi


__ADS_3

siang menjelang sore, barulah alex pulang dari kantor. berjalan dengan santai menaiki tangga. menuju kamarnya.


sisy yang sejak tadi rebahan di sofa, langsung beranjak bangun. berjalan ke arah alex dan menghadang langkah nya.


"alex ,ini sudah sore kenapa baru pulang? kita jadi ke amerika nggak sih? jangan bilang kamu membohongiku" kepala sisy sudah di penuhi prasangka buruk pada pria yang sedang berdiri di depan nya.


mendengar sisy nyerocos dan menuduhnya yang bukan- bukan, alex menyentil kening sisy dengan jari telunjuknya.


"aduwhhh" membuat sisy mengaduh dan memegangi keningnya yang sakit karena di sentil alex.


"salah siapa pikiran mu buruk terus kepada ku" ucap alex gemas.


[bagaimana tidak berpikir buruk, kau sudah melakukan banyak hal buruk pada ku]


"lalu ini sudah jam berapa?" sisy cemberut dengan bibir di manyunkan.


"sebentar aku mau mandi dulu, setelah itu kita ke bandara, sana siap- siap" setelah memberikan perintah pada sisy alex segera berjalan ke kamar nya.


.


.


setelah mandi , alex sudah siap dengan baju casual rapi serta kaca mata hitam. membuat milyader berwajah blasteran bule itu terlihat begitu gagah dan tampan.


membuat sisy yang sudah menunggu di bawah tangga melongo, mata nya khilaf.


[dia memang tampan sih, juga keren . ish....tetap saja dia bukan pria baik- baik. aku tidak tertarik padanya, sadar sisy dia itu pria mesum] pikiran sisy malah jadi memikirkan alex.


"apa yang kamu bawa?" ucap alex sambil melihat koper sisy .


"baju, mana koper mu?" tanya sisy balik.


"buat apa? ayo" tak menjelaskan kenapa diri nya tak membawa apapun, langsung saja berjalan ke arah mobil. di samping sopir sudah ada thomas.


sedangkan sang sopir, membantu menaikkan koper sisy ke dalam bagasi.


.


.


sampai di bandara, sisy terkejut, pasalnya mobil yang dia tumpangi langsung berjalan masuk ke lapangan pesawat terbang, berhenti tepat di depan tangga pesawat terbang.


" ayo turun" alex membuka pintu mobil, masih menggunakan kaca mata hitam nya.


berjalan begitu gagahnya menuju tangga pesawat pribadi yang akan dia tumpangi.


[astaga, naik pesawat pribadi, benar-benar sultan ini orang] gumam sisy.

__ADS_1


saat hendak menaiki pesawat, sudah berjajar kru pesawat yang menyambutnya, dari pilot , co pilot serta 3 pramugari cantik yang memakai dress pendek se paha.


[tetap saja , otak mesumnya tak berubah. pilih pramugari saja harus memilih yang memakai pakaian seksi]


para awak pesawat, menyambut dengan ramah. alex ,sisy tentu thomas tak ketinggalan berjalan masuk ke dalam pesawat.


duduk di bagian nya masing- masing. alex dan sisy duduk berhadapan. sedang kan thomas ada di bagian belakang.


di sana , di dalam pesawat sudah ada berbagai menu makanan yang sudah di siapkan di meja depan sisy dan alex. para pramugari cantik hilir mudik membawa menu makanan silih berganti. begitupun di meja thomas tak ketinggalan. namun terpisah dengan bosnya.


alex mulai memakan makanan nya, di lihatnya sisy masih terdiam, belim menyentuh makanan yang ada di hadapan nya. bukan tidak mau, namun masih syok dengan hal' hal menakjubkan yang dia lihat.


padahal ini belum seberapa.


[belum pernah naik pesawat, sekalinya naik pesawat langsung naik jet pribadi. berasa mimpi jadi seorang putri akutuh]


"kenapa nggak di makan? nggak suka?" tanya alex. membuyarkan lamunan sisy.


"tidak,,,,suka, seperti nya enak" sambil tertawa kikuk pada alex, sisy menyuapkan sendok ke dalam mulutnya.


alex yang melihat sisy gemas tersenyum . merasa puas sudah memamerkan ke sultan an nya pada wanita nya itu.


.


.


pesawat stabil melaju di ketinggian 38.000 kaki.


alex yang baru datang ke kursi nya, melihat sisy mengantuk sontak membangunkan nya untuk pindah ke kamar merebahkan diri.


"siy...."sambil menggoyangkan pundak wanita yang mulai mengerjapkan mata nya karena mendapat gangguan dalam tidurnya.


"emm...." mata sisy sedikit membuka, namun terlihat berat, enggan untuk membuka nya.


" disana ada kamar, kamu bisa tidur di sana" perintah alex.


saking begitu mewah nya privat jet yang di tumpangi hingga ada kamar tidur segala, lagi- lagi sisy si buat melongo.


[masak sih, ada kamar] namun tetap berjalan mengikuti kemana aeah telunjuk alex.


[astaga, ada kamar beneran. dengan ranjang yang lumayan luas. kelihatannya nyaman]


tak sabar ingin merebahkan diri di tempat nyaman. seolah tidak sedang dalam perjalanan. seperti di rumah.


sisy langsung naik ke ranjang dan kembali memejamkan mata, kembali ke dunia mimpi.


.

__ADS_1


.


entah berapa jam tidur, yang pasti masih dalam perjalanan. pesawat masih melaju dengan tenang nya.


sisy mengerjapkan mata nya tatkala merasakan ada tangan yang melingkar di pinggangnya. siapa lagi yang berani melakukan itu selain alex.


sisy mencoba menyingkirkan tangan alex yang sedang memeluknya dari belakang. namun rupanya tangan pria itu tak mau juga menyingkir.


"alex lepaskan" pinta sisy yang masih berusaha melepaskan tangan alex.


masih diam tak menjawab. alex masih memejamkan matanya menghadap ke arah wanita nya.


"alex LEPAS KANNN" sisy geram melihat alex yang masih tak mau melepaskan diri nya.


mendengar sisy yang berteriak pada nya alex langsung membuka mata dan melotot.


"kamu berani ya membentakku?" kalau alex sedang marah seolah begitu menakutkan bagi sisy.


"salah sendiri tidak mau melepas , aku mu ke kamar mandi, kebelet" sisy bergegas turun dari ranjang. namun alex malah menarik tangan sisy sampai jatuh telentang di atas kasur.


alex langsung mengunci wanita nya itu, dan mencium bibir wanita yang ada dalam kuasa nya.


[lagi- lagi seperti ini. aku bahkan lelah untuk melawan nya lagi]


sisy masih tak memeberikan balasan ciuman itu hingga alex menggigit bibir bawah nya. membuat sisy mau tidak mau memberikan balasan .


merasakan hal itu, alex tersenyum. wanita nya mau merespon ciuman yang dia berikan.


keduanya bahkan berciuman cukup lama, hingga keduanya merasa kehabisan oksigen.


alex melepas pagutan bibirnya, memberi kesempatan wanita nya itu mengambil oksigen banyak- banyak. begitu pun juga diri nya.


melihat bibir sisy sedikit terluka, alex memperingatkan sisy.


"maka nya kalau aku mencium mu di balas" kemudian mengusap bibir sisy yang terluka dengan jari jempol alex.


sisy yang merasa kesal dengan tindakan pria di atas nya itu mencoba menepis tangan alex yang berusaha menyentuh bibirnya.


sisy tak menjawab apapun. dirinya masih fokus dengan nafasnya yang memburu.


bagi alex , kalau wanita nya sedang kesal seperti saat ini malah justru terlihat menggemaskan bagi alex.


[aku rasa aku harus segera mendapatkan nya seutuhnya, menahan diri terus - terus an membuatku hampir gila]


.


.

__ADS_1


__ADS_2