Cinta Sang Big Bos Pada Wanita Nya

Cinta Sang Big Bos Pada Wanita Nya
71. Flora


__ADS_3

" hey kamu tidak apa- apa kan? "


tanya sisy pada gadis asing yang berhasil diri nya dan mira selamatkan.


" terima kasih sudah menyelamat kan aku"


ucap gadis itu sambil menunduk dan terisak, menangis.


"hai,, jangan menangis lagi. tenang saja, kamu berada di tempat yang aman sekarang"


ucap mira dengan nada yang halus ikut berusaha menenangkan gadis asing itu.


"aku sisy dan ini teman ku, siapa nama mu?"


sisy memperkenalkan diri serta bertanya ingin mengetahui siapa nama gadis asing itu.


"aku flora kak"


ucap gadis itu memperkenalkan diri, masih terlihat aesenggukan. meskipun sudah berusaha menghentikan tangis nya.


melihat dua wanita yang seperti nya jauh lebih dewasa dari nya, gadis yang di ketahui bernama flora itu memperkenalkan diri dan memanggil kak pada mira dan sisy.


" kalau boleh tahu ada masalah apa antara kamu dan penculik itu? kenapq kamu sampai di sandera oleh mereka? siapa mereka?"


sudah seperti detektif dadakan, sisy akhirnya menanyakan apa yang membuat diri nya penasaran sejak awal.


"cerita nya panjang kak"


jawab flora, kemudian malah menangis lagi dan terisak lagi.


melihat gadis di depan nya yang ternyata belum sepenuhnya bisa menenangkan diri, mira dan sisy menepuk- nepuk punggung flora. berusaha memberikan kekuatan dan semangat untuk gadis itu.


"kamu bisa ceritakan nanti, istirahatlah"


tak ingin memaksa ,sisy akhirnya memberikan waktu pada flora untuk beristirahat, menenanfkan diri untuk sejenak.


kemudian gadis itu membaringkan tubuh nya di atas kasur kamar di kontrakan mira.


ya, setelah berhasil kabur dari hotel, mira dan sisy memutuskan untuk membawa gadis itu ke kontrakan mira untuk sementara waktu sampai hari mulai gelap.


semoga gadis yang masih ketakutan itu bisa lebih tenang sehingga bisa segera mengantar gadis itu kepada keluarga nya.


awal nya mira tidak setuju dengan ide sisy.


menurut mira , itu terlalu jauh melibatkan diri nya.


bagaimana kalau penjahat itu mencari sampai ke kontrakan nya dan membuat kekacauan, hal itu membuat mira ingin menolak rencana sisy.


namun sisy terus membujuk mira dan akan menjamin penjahat itu tidak akan sampai ke kontrakan mira.


sisy juga mengatakan kalau kemungkinan diri nya mengetahui siapa yang menculik flora, hingga diri nya bisa menjamin mira tetap aman, membuat mira menyetujui ide sisy membawa flora ke kontrakan bya sementara waktu.

__ADS_1


bukan berarti sisy tidak khawatir, wanita itu justru lebih khawatir tentang keadaan nya saat ini.


kalau memang di balik penyekapan flora adalah alex, yang ada diri nya yang dalam bahaya.


sudah ikut campur urusan nya. juga mengacaukan rencana nya.


sisy bahkan sudah membayangkan bagaimana kemarahan alex pada nya. hingga membuat wanita itu memejamkan mata nya untuk sejenak. memberi kekuatan pada diri bya sendiri.


sisy meminta mira untuk menolong gadis itu beristirahat hanya sampai sore. ketika sore tiba, mira dan sisy akan mengantarkan gadis itu kepada orang tua nya atau keluarga nya.


hanya menunggu gadis itu lebih tenang untuk sejenak.


satu jam sudah gadis yang bernama flora itu tertidur. sedangkan sisy dan mira mengobrol menyusun rencana selanjutnya untuk memulangkan gadis itu.


itu berarti setelah acara di ballroom hotel untuk mewakili perusahaan , mereka tidak kembali ke kantor dan ijin bekerja setengah hari.


untung saja mereka di ijinkan untuk tidak kembali ke kantor.


dengan alasan salah satu dari mereka sakit dan satu nya lagi harus mengantar nya pulang.


.


terlihat hadis itu mulai bangun,


flora meliha ke seluruh sudut ruangan, seperti sedang memastikan sesuatu.


"masih di ruangan yang sama" guman gadis itu pelan. namun masih terdengar baik oleh sisy maupun mira.


flora masih ketakutan, takut jika orang yang menculik diri nya sebelumnya, menjemputnya lagi.


melihat flora sudah bangun, sisy dan mira tersenyum pada gadis itu.


"kemarilah, kita tadi mencari makan di luar. ini bagian mu, makan lah....."


sisy menawarkan sebungkus nasi pada flora, makanan yang di beli nya waktu flora tertidur.


nasi bungkus di dekat kontrakan nya mira.


kemudian gadis yang baru bangun tidur itu, berjalan mendekati mira dan sisy yang sedang lesehan dan di depan nya ada nasi bungkus di atas karpet dekat ranjang .


"terima kasih kak"


ucap flora pada sisy dan mira sambil tersenyum ramah.


mengucapkan terimakasih dengan tulus.


kemudian di balas anggukan dan senyuman pula oleh baik sisy maupun mira.


mereka bertiga melahap menu makanan yang sangat sederhana, namun terasa nikmat.


apalagi sejak selesai acara di hotel tadi, sampai sekarang baru makan. membuat mira dan sisy sseperti orang yang kelaparan. makan dengan lahap nya.

__ADS_1


"maaf flora, sebelum nya, aku hanya bisa memberi mu bantuan sampai sore ini. setelah ini kami akan mengantarkan mu pada kelaurga mu"


ucap mira mengatakan sebenarnya, dengan nada yang sangat halus, agar gadis itu tidak tersinggung.


flora kemudian tersenyum.


"iya kak, sekali lagi terima kasih sudah membantu saya kabur dari mereka"


ucap flora dengan sopan.


"boleh kamu ceritakan siapa mereka sebenarnya?"


sisy bertanya lagi, ada masalah apa gadis di depan nya itu dengan thomas, atau mungkin alex.


mendapati pertanyaan sisy, sejenak gadis itu menghentikan sendok nya, menunduk.


"sebenarnya, ayah ku yang salah kak"


ucap glora mengawali cerita.


deg...


[matilah aku , kalau alex mengetahui aku ikut campur masalah nya, apalagi diri nya di pihak yang di rugikan]


"papa ku dulu orang kepercayaan bos nya. bos nya papa ku itu orang di balik penculikan ku kemarin"


ucap flora, mata nya menera2ang mengingat cerita papa nya.


"sebenarnya......" terlihat wajah flora ragu- ragu.


"papa ku korupsi dana perusahaan bos nya hingga akhir nya ketahuan, sehingga papa kabur dari rumah. sebagai ganti nya, bos nya papa ku mengambil ku, menuntutku untuk aku menggantikan uang yang di bawa kabur papa ku"


cerita gadis itu panjang lebar.


"kamu mau di jual untuk menggantikan hutang papamu?"


tanya mira yang juga ikut penasaran.


"entah lah, bisa di jual, bisa juga harus menjadi perempuan yang melayani bos nya papa ku, atau mereka menggunakan ku untuk memancing ayah ku supaya datang ke mereka, aku mendengar samar- samar obrolan orang kepercayaan bos nya papa"


deg...


membuat hati sisy kembali berdegub. seperti kisah nya saat ini.


[alex akan menjadikan gadis ini wanita nya?]


"siapa bos nya papa mu?" sisy ingin memastikan.


"aku tidak tahu, yang aku tahu nama orang kepercayaan bos nya papa ku, orang yang menculikku nama nya pak thomas"


[aku sudah mengira nya, tapi kenapa aku masih saja terkejut, berharap bukan alex dalang penculikan itu]

__ADS_1


perasaan sisy sekarang campur aduk, entahlah ada perasaan sakit di dada nya . mendengar cerita flora.


__ADS_2