
“jangan mencoba meminta nya lagi alex, sudah cukup kamu membuat ku begadang semalaman”
Alex malah tersenyum bangga,
Dan semakin mengeratkan pelukan nya.
Sisy terdiam, tak memberontak, atau berusaha melepaskan kaitan tangan alex.
“ apa kamu sudah puas? Telah mengambil semuanya dari ku? Apakah sesuai ekspektasi?”
ucap sisy dengan wajah serius, bertanya pada pria di belakang nya.
wajahnya menggambarkan kegalauan.
Takut kalau setelah ini diri nya akan di buang begitu saja oleh alex, setelah pria itu mendapatkan apa yang dia mau, mengambil seluruh yang diri nya miliki.
Mendengar rentetan pertanyaan dari sisy, alex membuka mata, membalikkan tubuh wanita nya untuk menghadap ke langit- langit kamar.
segera alex memiringkan tubuh nya, menempatkan tubuh nya berada di atas wanita nya, menggunakan tangan aebagai tumpuan.
“melebihi ekspektasi ku, aku kira aku hanya akan melakukan nya sekali dan setelah itu bosan"
“namun yang aku rasakan sekarang malah menginginkan lagi- dan lagi”
sejenak kedua nya saling berpandangan, menyelami masing- masing rasa yang ada, menerawang apa yang ada di dalam pikiran masing- masing.
namun semua itu tak berlangsung lama.
alex segera mengikis jarak keduanya, menenggelamkan bibir nya ke dalam ceruk leher wanita nya.
“aku menginginkan nya lagi” suara berat alex menandakan di mulai nya kembali kegiatan panas yang tak kunjung berakhir setelah pertama kali bercinta.
.
.
“sayang, emhhhh...kangen”
ucap alex manja sambil memeluk wanita nya itu dari belakang, mengecup ceruk leher nya, masih mengenakan baju tidur berbentuk kimono.
Sisy yang sedang mengeringkan rambut habis mandi masih menggunakan bathrobe melirik jengah pada pria di belakang nya.
sedari tadi selalu minta tambah terus- terus an , hingga diri nya sudah mulai bosan terkurung di dalam kamar alex dua hari ini.
[Bagaimana cerita nya bisa kangen, hanya di tinggal mandi saja]
Sisy memutar bola mata nya, tak menjawab. membiarkan suami nya melakukan apapun yang dia mau.
Sudah dua hari wanita itu di kurung di dalam kamar, tak di biarkan selangkah pun beranjak dari kamar nya.
Makan pun selalu ada pelayan yang mengantar ke dalam kamar.
Kegiatan dua hari terakhir hanya Makan, tidur , dan.....
bercinta.
Bahkan siang ini adalah kegiatan mandi besar sisy untuk yang ketiga kali nya.
“hemm wangi, aku suka bau nya” dengan terus menciumi ceruk leher wanita nya.
“alex, hentikan aku tidak bisa mengeringkan rambutku” sisy berusaha menyingkirkan wajah alex dari lehernya nya yang sudah seperti vampir menggigit mangsa nya, terus membuat tanda merah di sana, menutupi tanda merah sebelum nya yang sudah bertebaran di mana- mana.
Bukan nya melepas nya, malah tangan alex di bagian pinggang, berusaha membuka tali bathrobe yang di kenakan sisy.
Menyingkap nya dan menyentuh area sensitif.
__ADS_1
“alexxxx” teriak sisy membuang kasar handuk yang di gunakan untuk mengeringkan rambut nya ke lantai.
“hahahahahha.....” mendapat teriakan istri nya, dan melihat reaksi sisy, alex malah tertawa puas.
Sejenak pria yang tiada puas nya itu menghentikan tangan yang sejak tadi sudah mulai bergerilya.
namun masih tak melepas pelukan nya.
“aku sudah lelah mandi, ini sudah yang ketiga kali nya”
gerutu sisy sambil membalikkan tubuh nya menghadap pada suami nya.
“yang terakhir untuk hari ini”
ucap alex merayu, sambil mengangkat jari telunjuk berusaha meyakinkan.
“dari tadi juga kamu bilang nya seperti itu”
bibir sisy mulai manyun. tapi malah semakin membuat alex gemas .
Tanpa aba- aba alex langsung meraih pinggang istri nya cepat.
merapatkan dengan tubuh nya.
“kamu harus mengganti waktu yang aku gunakan untuk menunggu mu selama ini”
ucap alex dengan nada menggoda.
tanpa memberikan waktu untuk menjawab, alex langsung menyambar bibir wanita nya, mengunci membelai dengan sentuhan bibir nya di lanjutkan menciptakan ciuman panas untuk memulai sesi bercinta untuk yang kesekian kali nya.
“ jadilah ibu dari anak- anak ku”
alex membisikkan kata dengan suara serak dan berat, sebelum membenamkan senjata milik nya ke dalam lubang sempit milik wanita yang ada dalam kungkungan nya, terhanyut ke dalam sensasi yang begitu menenggelamkan kesadaran wanita nya...
.
.
.
gerutu sisy yang masih memejamkan mata, masih berada dalam dekapan dada bidang alex.
Sepasang manusia yang masih bertelanjang bulat, di bawah selimut tebal saling memberikan kehangatan.
Sedangkan alex merangkul pundak istri nya erat, satu tangan nya di gunakan untuk memegangi ponsel nya, mata nya sibuk memandang kearah smartphone nya.
“hahahaa, aku hari ini akan ke kantor, ada pertemuan penting, jadi setelah ini kamu bisa tidur sepuas mu”
ucap alex kemudian mengecup kening wanita nya sekali namun dalam.
“hem” jawab sisy singkat.
Alex memberikan kecupan di kening wanita nya itu bertubi- tubi.
setelah itu beranjak turun dari ranjang, berjalan polos tanpa busana menuju ke kamar mandi.
Sejenak sisy membuka mata, melirik ke arah tubuh alex yang berjalan dengan santai nya meskipun tanpa sehelai benang pun, sisy tersenyum geli.
[Pantas saja banyak wanita takluk pada nya, dia memang stamina kuda, xixixi]
mengingat bagaimana diri nya menjadi tahanan alex tiga hari tanpa keluar kamar selangkah pun.
Sisy kembali menarik selimut nya, masih tak ingin bangun, setelah semalaman begadang, juga dua malam sebelum nya.
Tak hanya malam, pagi maupun siang alex selalu menyerangnya lagi dan lagi.
__ADS_1
terhanyut ke dalam indahnya syurga dunia yang di ciptakan alex, sejenak melupakan tentang kekhawatiran nya setelah alex bosan , dan membuang nya .
.
.
Siang hari, sisy berjalan keluar kamar alex, setelah membersihkan diri.
Berjalan menuju ke dapur, mengambil beberapa buah dan minuman.
“nyonya mau saya siapkan makan siang?”
tanya bi nani yang muncul dari arah belakang.
“eh, bi tidak perlu. Nanti aku mau masak mie instan saja, bi kenapa panggilan nya di ganti?”
“biar koki buatkan?. Hehe, sekarang kan sudah jadi nyonya di rumah ini"
jawab bi nani lagi. sisy tersenyum dengan panggilan baru nya di rumah itu.
“tidak perlu bi, aku suka masak mie instan ku sendiri” ucap sisy lagi.
Setelah nyonya baru nya meminta melakukan nya sendiri, bi nani akhirnya undur diri dari hadapan nyonya nya itu.
Sisy asyik memasak mie instan kesukaan nya.
“ngapain?”
suara baritone yang tidak asing muncul dari arah belakang.
alex memeluk wanita nya, membuat sisy kaget langsung menengok ke arah belakang meskipun terbatas pergerakan nya karena pelukan alex.
“eh, kok sudah balik?”
tanya sisy sambil masih sibuk dengan aktifitasnya memasukkan mie instan ke dalam panci.
“aku merindukan mu, ke kamar yuk”
[Astaga, pasti ngajak begituan lagi]
“aku masih masak mie , kalo kamu mau ke kamar, sana sendiri saja”
“no, aku menunggu mu” jawab alex cepat.
“kata nya ada pertemuan penting, kenapa sudah balik?”
bukan nya menjawab, alex malah membahas hal lain
“ aku mau minta jatah siang”
“hah?” sisy menoleh ke arah alex, mengernyitkan dahi.
“jatah siang untuk bercinta” bisik alex, sambil bibir nya tersenyum mesum.
“ish, memangnya sehari berapa kali?”
“aku mau nya tiga kali sehari”
“hah?” lagi - lagi membuat sisy terbengong- bengong sendiri.
.
.
(masih dalam episode pengantin baru guys. mohon di maklumi kalau pembahasan nya masih seputar anu- anu an....ups)
__ADS_1
jangan lupa kasih like dan komen nya. terima kasih.....