Cinta Sang Big Bos Pada Wanita Nya

Cinta Sang Big Bos Pada Wanita Nya
81. Tak Bisa Di Bilangin


__ADS_3

dengan sekali tarikan, alex berhasil menarik celana serta segitiga wanita yang dalam kuasa nya langsung dua terlepas semua.


Kini bahkan daerah sensitif inti tubuh sisy sudah terpampang jelas tersaji di hadapan wajah alex.


Alex menelan saliva nya berat, suara nya semakin serak.


melihat mahakarya yang tak jauh beda dari yang di lihat nya pada wanita lain nya.


namun entah mengapa bagi nya melihat punya sisy begitu membuat nya lebih gila.


alex langsung mendaratkan tangan nya di atas kebun rimbun yang di tumbuhi rumput berwarna hitam.


“ahhh.... alex jangan...”


Sisy masih memohon untuk menghentikan nya.


Bukan berhenti, alex malah semakin memain kan tangan dan jari – jari nya menari semakin nakal.


Memberi kan penekanan dan memilin daging kecil di sana,


Seketika tubuh sisy bergetar, daerah inti nya mengeluarkan banyak cairan.


Masih dengan air mata yang berurai.


Alex kembali melu**mat bibir sisy, kali ini lebih lembut.


Di sela berciuman alex berbisik,


“ punya mu sudah basah, sekarang saat nya”


Sisy hanya bisa berurai air mata, dengan sisa tenaga yang di miliki.


”aku mohon jangan alex. Aku akan membencimu seumur hidup ku”


[kamu mungkin akan mendapatkan tubuh ku, aku bersumpah alex, aku akan membencimu seumur hidup ku jika kau memaksa merenggut kehormatan ku]

__ADS_1


di dalam tubuh yang sudah tidak berdaya, terpancar sorot wajah yang mulai memancarkan kebencian begitu dalam.


membuat alex yang menatap wajah sisy meremang, mulai gamang akan tindakan nya, tak ingin wanita nya membenci nya. apalagi seumur hidup.


di tengah nafas yang memburu menahan hasrat, emosi alex mulai kacau, sejenak menghentikan aktifitas nya, mengangkat kepala nya dari tubuh wanita nya itu.


Mengamati sisy yang begitu kacau, air mata mengalir tanpa henti, Membuat hati nya tak tega, seolah ikut merasakan nyeri dalam hati nya.


secara bergantian alex memandangi antara wajah sisy yang sendu dan juga senjata nya yang sudah berdiri tegak, meminta pelampiasan, meskipun masih terbalut celana secara rapat.


Sungguh hanya keajaiban yang bisa menghentikan pria yang sudah bergairah penuh menyaksikan wanita bertelanjang bulat di depan nya untuk bisa menghentikan birahi nya.


Dan kini sisy benar mendapatkan keajaiban itu. alex terdiam sejenak, kemudian mulai turun dari atas tubuh sisy.


Alex mengusap wajah nya kasar, dan berteriak hingga suara nya menggema ke seisi ruangan.


pria itu, Kemudian berjalan cepat keluar dari kamar sisy, membanting pintu dengan sangat keras.


Bahkan kaca- kaca jendela di sekitaran sampai bergetar, Seperti ada gempa 10 skala richter.


sisy yang masih bertelanjang bulat tak mengenakan sehelai benang pun menangis sejadi- jadi nya.


berteriak mengeluarkan amarah nya pada alex. Antara bersyukur atau merutuki perbuatan alex yang sudah menjamah seluruh tubuh nya, minus memasukkan.


Sedangkan alex tak kalah menderita, di dalam kamar mandi nya, pria itu berusaha membuat senjata nya melunak, namun tak kunjung berhasil.


Pikiran nya masih di penuhi dengan kemolekan tubuh yang begitu ia ingin kan, ia idamkan dan selalu membuat nya penasaran selama ini.


Namun terpaksa melepasnya karena tak ingin menyakiti wanita yang berhasil mencuri hati nya itu.


membuat wanita nya akan membenci diri nya seumur hidup nya.


.


.

__ADS_1


yah gagal maning....gagal maning.....


semua akan indah pada waktu nya.


sesuatu yang di paksakan tidak akan baik, hanya akan menghasilkan penyesalan yang mendalam.


.


.


sedangkan juna, wajah nya penuh luka akibat pukulan yang di terima dari thomas, orang kepercayaan alex. namun tak sebegitu parah nya, tak memerlukan juna perawatan di rumah sakit. hanya saja bagian perut dan wajah nya cukup banyak terdapat luka di sana.


"papi sudah peringatkan, jangan dekat- dekat dengan wanita itu, masih saja mendekati nya"


suara pak bharata dari belakang.


"papi sok tahu"


ucap juna, ingin menyangkal kalau apa yang terjadi pada diri nya bukan karena sisy.


"papi memang tahu, pak alex sudah menghubungi papi, meminta mu untuk menjauhi wanita nya, juga meminta maaf pada papi karena sudah sedikit memberikan mu pelajaran"


pak bharata mulai duduk di samping putra nya.


"cihhh minta maaf, sudah membuatku babak belur seperti ini sok- sok an minta maaf, tidak akan aku maaf kan"


juna masih emosi.


"pak alex minta maaf nya ke papi, syukur- syukur pak alex minta maaf, juga tidak ingin bisnis nya sama papi tidak berpengaruh.


kalau pak alex memutus semua bisnis nya dengan papi, kan papi yang rugi besar, ini anak masih belum paham juga"


pak bharata memukul lengan putra nya, merasa geregetan karena anak nya yang tak bisa di bilangin.


“awww pi, sakit pi” juna mengusap lengan bekas pukulan papi nya.

__ADS_1


.


.


__ADS_2