
setelah menempuh perjalanan yang melelahkan , akhirnya sampai juga di rumah .
sampai si rumah alex yang ada di indonesia,
.
.
.
hari ini sudah berkegiatan seperti biasa, rutinitas bekerja.
sisy sudah kembali ke pekerjaan nya. setelah dua hari ijin tidak berangkat bekerja. entah lah siapa yang mengirim surat ijin, yang pasti pihak HRD menerima surat dari nya, padahal tak pernah mengirimkan surat ijin.
hari ini seperti biasa, sebelum berangkat bekerja, rutinitas sarapan bersama yang tak pernah di tinggalkan alex dan juga sisy.
tak ada pembicaraan antara kedua nya, hanya sama- sama menyelesaikan kegiatan makan bersama. itu saja, sudah tanpa ada tegur sapa.
[kenapa jadi seperti orang yang tidak saling kenal? terserah lah. sudah biasa kan lelaki itu, marah ngambek mogok bicara tanpa tegur sapa seperti yang saat ini terjadi].
di kantor , mira juga sempat ijin sehari setelah pulang dari amerika, benar- benar pengalaman yang buruk ke luar negeri. rasa nya seperti menimbulkan trauma.
hari ini rencana sisy dan mira akan melaporkan hasil pertemuan dan seminar nya di amerika kemarin kepada atasan.
di mana sekarang atasan nya adalah pak arjuna, putra pertama pak bharata, pemilik perusahaan.
di ruangan atasan,
"saya dengar terjadi insiden di sana?" tanya pak juna pada kedua nya , mira dan sisy.
"iya pak" jawab sisy dan mira bersamaan dengan suara lirih.
"tapi kalian tidak apa- apa kan?"
__ADS_1
[aku pikir pak juna akan marah,]
kedua wanita yang sedang duduk di depan arjuna pun mengangguk secara bersamaan.
hanya menanyakan insiden yang s3mpat terjadi si amerika, namun setelahbitu di lanjutkan dengan membicaraka masalah pekerjaan.
"saya terima laporan nya" ucap juna tersenyum ramah.
"kalian bisa kembali" ucap juna lagi.
"oh ya, nanti saya mau mengajak makan siang, saya traktir"
tiba- tiba saja pak juna mengajak makan siang bersama, membuat sisy dan mira yang awalnya sudah mau berjalan, berlalu keluar ruangan, mendadak berhenti.
wah tanda- tanda ini.
"i....iya pak" mira menjawab dengan grogi, namun tersirat senyum di wajah nya. berbunga- bunga, seperti di kasih bunga se kebon, mendengar lelaki impian nya mengajak makan siang bersama.
"bapak mengajak saya?"
"kalian berdua" jawab juna, dengan memberikan senyum termanisnya, bukan pada mira, tapi pada sisy.
padahal niat nya ingin mengajak sisy seorang, namun tak ingin terlihat mencolok yang akan jadi bahan gosip di kantor.
"aku pikir kita berdua saja"
gumam mira lirih hingga tak terdengar juna namun masih terdengar sisy, yan ada di sebelahnya. di sertai wajah yang tadi nya cerah bersinar kini mendung seketika.
kemudian sisy mengangguk kikuk.
kemudian kedua nya berlalu dari ruangan pak juna.
.
__ADS_1
.
waktu sudah menunjukkan jam istirahat . seperti rencana sebelumnya, pak juna mentraktir makan siang. bertemu di loby berjalan bersama hendak ke restoran depan kantor.
"pak juna, ini acara apa ya kalau boleh tahu? kok pake acara traktir segala? bapak ulang tahun ya?" tanya sisy pada juna, membuat lelaki di depan nya itu malah tersenyum.
sambil berjalan beriringan, mereka bertiga mengobrol, bercengkrama dengan akrab. memperlihatkan keharmonisan antara atasan dan anak buah.
juna sedang tebar- tebar pesona.
[tidak tahu kah kamu kalau ini usaha ku mendekati mu]
"tidak ada, hanya ingin merayakan syukuran, ya syukuran kalau kalian kembali dengan selamat"
ucap juna, dengan canggung mencari-cari alasan,
"pak juna meleleh aku tuh, ternyata pak juna begitu peduli dan perhatian pada ku, eh maksudnya kami" wajah mira kembali sumringah . tak semendung sebelumnya. di kira juna perhatian nya pada nya, padahal.....
"di traktir di mana pak?" tanya sisy iseng.
"kamu mau nya di mana?" juna malah seperti terang- terangan menggoda sisy, dengan menaik turun kan alis nya.
[astaga, pak juna kenapa jadi tidak formal seperti ini]
" hehehe, saya ngikut saja pak" jawab sisy sambil sedikit menunduk. malah jadi sungkan sendiri, dan salah tingkah. merasa menyesal sudah iseng bertanya seperti itu.
juna yang melihat sisy salah tingkah, mencoba menetralisir keadaan kembali.
"kita makan siang di restoran depan kantor saja ya, langsung nyebram sampe" juna menunjuk ke arah restoran yang di maksud.
kemudian di ikuti anggukan oleh sisy dan mira.
.
__ADS_1
.
.