
"apa aku ini seorang tahanan rumah? bahkan keluar dari rumah saja tak di ijinkan, aku di kurung di dalam rumah sedangkan dia enak- enakan bersama wanita lain di luaran sana, sungguh licik"
"baru juga ketemu pria lain sekali dan itupun hanya mengobrol, tidak ada hubungan apa- apa juga, dia sudah mengurungku seperti ini, dan lagi, sedangkan kamu, dengan bebas nya bersama wanita lain, pasti kamu sekarang sedang bersama dengan model atau artis terkenal, atau wanita cantik lain nya, bahkan berhari- hari tak pernah menghubungi ku, kamu berengsek alex" gerutu sisy seolah tiada habis nya merasa kesal pada alex yang memperlakukan nya seperti saat ini.
"sedangkan orangnya tak pernah menghubungi barang sekali"
hampir satu bulan alex ada di luar negeri jauh dari sisy dan akhir- akhir ini tidak ada kabar apapun, menelepon pun tidak, sejak sisy mematikan panggilan nya yang terakhir kali, tak ada niatan baik alex untuk menghubungi kembali.
sedangkan sisy di kurung di rumah mewah nya tanpa di ijinkan keluar dari lingkungan rumah alex.
hari ini sisy akan berinisiatif menelepon pria yang sudah menjadi suami nya,
memencet tombol panggil, menunggu nya sejenak,
tak berapa lama panggilan sisy ada yang mengangkat, setelah beberapa kali mengulang panggilan.
"ah , ada yang mengankat, jangan sampai wanita lagi yang mengangkat telepon" gerutu sisy sebelum menyapa orang di seberang telepon.
"hallo?"
rupanya tebakan sisy benar, lagi- lagi suara wanita, namun terdengar suara wanita yang berbeda dari yang kemarin.
bertepatan dengan sisy melakukan panggilan, ada suara pesan masuk ke dalam ponsel sisy.
sisy masih terdiam mendengar bukan suara alex yang mengangkat telepon.
"hallo, aku sonya, alex sedang di kamar mandi, kamu menelepon berkali- kali , jadi aku angkat takut nya penting"
kali ini rupanya sonya, wanita yang bersama alex, sisy hanya bisa mengabsen siapa saja wanita yang bersama suami nya di sana, di tempat nan jauh dari alex, tak bisa berbuat apa- apa, mau marah pun orang nya jauh dari jangkauan.
'rasa nya memang alex tidak pernah berubah, dia masih dengan hobi nya yang dulu, kenapa aku berharap lebih dari nya? aku mungkin memang hanya sesaat untuk nya dan setelah bosan akan di buang oleh nya' batin sisy mencelos, nyeri nya sampai membuat nafas terasa berat, sesak menghimpit.
"hallo, siy?" panggil lagi sonya dari ujung telepon.
membuyarkan lamunan sisy,
"ah , ya ngapain alex di sana?" tanya sisy pada sonya, pikiran nya sudah tidak karuan namun ingin tetap terdengar tenang.
meskipun tak pernah ada hubungan di antara kedua nya, tapi bukan kah sonya juga salah satu wanita yang sering keluar masuk kamar alex?
belum sempat sonya menjawab, terdengar suara alex menanyakan pada sonya di mana ponsel nya,
terdengar pula sonya menjawab kalau dia sedang memegang ponsel nya dan sisy yang menelepon.
__ADS_1
tak berapa lama, ponsel sudah berganti tangan, dari sonya ke alex.
terdengar suara kasak kusuk dari seberang telepon, kemudian baru terdengar suara alex menyapa,
"hallo" sapa alex datar pada sisy.
sisy menarik nafas dalam, untuk memulai berbicara pada pria itu.
"aku tidak mengerti kenapa setiap kali aku menghubungi mu selalu wanita yang mengangkat nya" ucap sisy menahan emosi.
"apa kamu cemburu?"
'pria macam apa dia? kenapa masih saja di tanyakan cemburu atau tidak'
ingin rasa nya sisy marah, namun percuma, alex pasti tak peduli, lebih baik meminta alex agar tak memenjarakan diri nya di rumah.
"aku pikir kata manis mu yang sempat terucap itu jujur, ternyata kau hanya membual" kata - kata sisy sebagai bentuk kekecewaan pada alex.
"aku jelaskan nanti setelah aku kembali" ucap alex.
"aku tidak perlu penjelasan apapun"
"aku hanya ingin kamu untuk tidak mengurungku di rumah dan tidak boleh kemana- mana seperti ini"
"alex, apa mau mu? bukan kah kamu sudah mulai bosan pada ku?"
mata sisy kembali berkaca- kaca, nyata nya diri nya tak sekuat dugaan nya, tak bisa cuek dengan keadaan dan hubungan nya dengan alex, mengetahui pria yang sudah mengambil semua dari diri nya selalu di dapati sedang bersama wanita lain sungguh menyakitkan.
"apa kamu mau keluar rumah ku untuk menemui mantan atasan mu itu? ha?"
"astaga, apa- apa an kamu? kamu yang bersama wanita lain, aku yang kau tuduh yang tidak- tidak"
"ah, sudah lah, jangan perlakukan aku seperti tahanan, aku pokok nya minta kamu untuk mengijinkan ku keluar rumah, aku perlu membeli keperluan ku "
" bukan kah kau memang tawanan ku?"
rasa nya tak ada guna nya juga menghubungi alex, pria itu tak mungkin mau mendengarkan apapun.
bukan kah dia memang seperti itu?
selalu merasa berkuasa dan semua orang harus tunduk kepada nya, jika meminta harus tetap di rumah ya harus tetap di rumah, dan menugaskan anak buah nya untuk memastikan itu.
.
__ADS_1
.
setelah mematikan panggilan telepon, sisy kemudian melihat sebuah pesan dari nomor asing yang masuk ke dalam ponsel nya.
membuka nya, dan betapa kaget nya ketika melihat gambar video yang menunjukkan bahwa alex di sana dengan seorang wanita cantik berpakaian seksi.
ish ,video yang membuat hati sisy semakin nyeri.
sudah tahu kalau alex memang seperti itu, suka bersenang- senang dengan banyak wanita, tidur dengan banyak wanita.
namun melihat nya langsung kegiatan alex di kamar dengan seorang wanita cantik berwajah western membuat hati terasa seperti tercabik- cabik, apalagi setelah menyerahkan semua nya pada pria itu.
video yang menunjukkan seorang wanita cantik berpakaian seksi sedang membuka celana pria nya dan memberikan servis terbaik dengan tangan sang wanita yang begitu lihai,membuat sisy merasa jijik dengan video yang baru saja di dapatkan dari orang tak di kenal.
sisy langsung mematikan ponsel nya, tak ingin lagi melihat video menjijikkan yang menampilkan sang suami.
ah, rasa nya sudah tak ingin menyebut alex sebagai suami.
ingin rasa nya pergi dari alex, melepaskan diri dari alex, pria berengsek itu.
nyata nya pernikahan yang alex ciptakan hanya untuk mendapat kan apa yang dia inginkan saja, batin sisy menggerutu.
"nyata nya dia hanya bermain- main dengan ku selama ini"
mata yang tadi sudah berkaca- kaca akhirnya luruh sudah mengalir tanpa bisa di bendung lagi buliran bening itu.
"aku tidak boleh menangis, aku tidak mau menangisi nya"
sisy berusaha mengusap air mata nya , mencoba menghentikan tangis nya.
meskipun sudah berusaha menghentikan tangis nya, nyata nya tak semudah itu menahan rasa sakit dan sesak di dada.
.
.
.
tiga hari sejak kejadian di mana sisy menghubungi alex dan berakhir mendapat video asusila sang suami, sisy masih terkurung di dalam sangkar emas nya alex.
rasa nya malas sekali sisy menjalani hari- hari nya.
di tambah akhir- akhir ini muncul rasa mual di perut serta rasa malas dan rasa mengantuk yang sering menyerang , membuat hari- hari nya semakin terasa berat untuk di jalani.
__ADS_1