
acara latihan renang yang belum seberapa kini berubah jadi acara perdebatan .
"sudahlah aku lelah mengajarimu" kemudian alex berjalan keluar dari kolam renang meninggalkan sisy yang masih bingung di dalam kolam renang berdiri seorang diri sambil menatap punggung alex yang berlalu meninggalkan nya.
"maksudnya apa? kenapa jadi dia yang marah? bukankah dia yang maksa ngajarin?" gumam sisy yang masih berdiri di dalam kolam renang.
sedangkan alex di tepian kolam sibuk mengeringkan tubuhnya dengan handuk .
meminum segelas jus dan meletakkan gelas nya kembali dengan kasar. sehingga menimbulkan bunyi hentakan lumayan keras.
membuat pelayan yang berdiri di sampingnya merasa ketakutan.
alex mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang. siapa lagi kalau bukan thomas.
"sebentar lagi ada guru yang akan mengajarimu berenang" teriak alex pada sisy yang masih asyik bermain air dan mencoba belajar sendiri di dalam kolam.
sisy menoleh, kemudian ikut naik ke atas, berjalan ke luar dari kolam.
mendekati alex dan ikut duduk di kursi sebelahnya. mengambil bathrobe nya dan memakainya.
"hhmmm... nyerah?" sisy sambil menyeruput jus nya, kemudian duduk kembali di kursi.
namun tak di jawab alex dengan sepatah kata pun.
terlihat alex masih menahan kesal dengan berbaring di kursi dengan masih hanya memakai celana ketat yang di gunakan untuk berenang tadi sambil memejamkan mata nya.
.
beberapa saat suasana menjadi hening. sisy bermain ponselnya sambil menunggu guru yang kata nya akan mengajari berenang. sedangkan alex masih rebahan di kursi sebelah sisy sambil memejamkan mata.
sedangkan beberapa pelayan terlihat mengantarkan jus lagi dan beberapa cemilan.
"terima kasih mbak mia" ucap sisy pada salah satu pelayan rumah itu yang dia kenal dengan baik.
kemudian di balas dengan memberikan tanda jempol menandakan oke.
mendengar suara sisy, alex terbangun. melirik sisy, membuka mata dan duduk kembali .
kembali meminum jus yang baru saja di bawakan pelayan.
"aku rasa aku salah menilai mu, kau begitu bodoh" ucap alex di sela- sela minum jus nya.
sisy yang mendengar di katai bodoh langsung memanyunkan bibirnya. merasa tidak terima.
"hei...albert einstein ilmuwan terkenal itu yang katanya manusia paling jenius dan pintar belum tentu juga dia bisa berenang dan belum tentu juga dia bisa mengerjakan apa yang aku bisa. manusia itu pintar sesuai bidangnya masing-masing. koki pintar jika di suruh memasak. tapi akan terlihat bodoh jika di suruh untuk melukis. karena bukan bidangnya" penjelasan sisy panjang lebar.
"hm...memangnya apa yang kamu bisa?" alex mencibir sisy sambil tersenyum meremehkan.
"banyak hal... kecuali... renang" dengan nada ragu- ragu sisy masih tak mau di anggap bodoh oleh alex.
"iya banyak hal nya itu apa?" tanya alex.
__ADS_1
"banyak hal selain renang, aku bisa masak mie instan, aku bisa lari cepat, aku bisa bersih- bersih rumah dan masih banyak lagi" sisy masih belum mau kalah.
"bisa jadi orang yang kau anggap bodoh itu, meskipun tidak bisa berenang tapi ahli di bidang yang lainnya" sisy menambahi.
alex mendekatkan wajahnya menajamkan sorot matanya pada sisy " ahli di bidang lain nya? apa?"
sisy terdiam, gugup melihat alex yang mendekatkan wajahnya dan memberikan sorotan mata tajam.
" ahh....aku harap kau benar -benar memang ahli di bidang lain nya itu" alex menarik tubuhnya kembali.
setelah perdebatan kedua orang tersebut, akhirnya guru les renang yang di tunggu datang juga.
"selamat siang, aku monica yang akan mengajar latihan renang " sapa seorang wanita yang baru datang pada sisy dan alex.
di balas anggukan sopan oleh sisy. namun cuek oleh alex.
" siang, aku sisy yang akan belajar pada mu. di bantu ya" sisy berbicara informal agar terasa lebih akrab.
"siap....baiklah aku ganti baju dulu ya" dengan ekspresi bertanya pada sisy. sesekali melirik alex yang duduk di kursi belakang sisy jika dari posisi monica berdiri.
"ah ya...di sana ruang ganti nya" sisy menunjukkan letak ruang gantinya. kemudian meminta seorang pelayan untuk mengantar monica ke ruang ganti.
.
setelah menunggu beberapa menit , monica sudah datang dengan memakai bathrobe tentu di balik bathrobe nya sudah memakai pakaian renang.
"kita bisa mulai sekarang?" tanya monica sambil membuka bathrobe nya dan melepaskan nya.
bagaimana tidak, baju renang yang terlihat minim bahan, seperti pakaian renang pernah di berikan alex pada sisy waktu itu. hanya berupa segitiga yang menutupi tiga titik saja, bagian puncak kedua gundukan dan bagian intim tubuhnya. selain itu hanya berupa tali- tali. dengan bentuk dua bukit kembar milik monica yang lumayan besar, sehingga memberikan kesan begitu seksi.
berbanding kontras dengan pakaian renang yang sisy kenakan.
sedangkan alex yang melihatnya hanya tersenyum tipis.
"ah ya..." jawab sisy sambil menganggukkan kepala. kemudian ikut melepaskan bathrobe nya.
monica berjalan bak model, dengan tubuhnya yang tinggi semampai serta body yang terlihat berisi . membuatnya terlihat begitu seksi.
.
.
sesi latihan renang berjalan hampir satu jam.
di tengah sesi latihan
beberapa kali monica melirik ke arah alex dan memberikan senyuman menggoda.
alex tahu betul wanita itu sedang menggoda nya. membuat nya semakin senang ikut menggoda.
sekedar ingin melihat reaksi wanita nya itu.
__ADS_1
sesekali alex ikut berenang di sekitaran tempat sisy latihan. tetap dengan cel**ana da*lam ketatnya.
sisy menyadari itu, hanya bisa melihat kedua orang itu yang saling melempar pandangan dan senyum.
"kucing garong di kasih ikan asin, klop dah" gumam sisy.
" ha, apa?" monica tak menyadari apa yang di katakan sisy, hanya mendengar samar- samar.
"ha...tidak,...ayo kita lanjutkan latihan" sambil menarik tubuh monica agar memunggungi alex yang sedang berenang di sebelah mereka latihan.
meskipun monica terlihat genit dan ingin menggoda alex, namun monica orang yang sabar dan telaten bagaimana cara mengajari sisy.
.
.
satu jam belajar berenang, sisy sudah bisa cara nya mengambang.
kemudian sedikit demi sedikit monica mengajari sisy gerakan berenang bagi seorang pemula.
membuat sisy senang dengan perkembangan belajar berenangnya yang begitu cepat.
"ha...yeay bisa, aku bisa berenang sedikit- sedikit, monica aku bisa" sorak bahagia sisy memberitahukan monica di balas monika dengan mengacungkan jempol nya.
alex yang melihat sisy tersenyum bahagia, ikut tersenyum dari tempat duduknya di tepi kolam. di balik ponsel yang dia pegang.
.
.
hampir 2 jam monica dan sisy berada di dalam kolam. membuat kedua nya mulai kedinginan.
"kita istirahat dulu ya" ajak monica pada sisy.
"ah ya kamu naik dulu, aku sedang bersemangat mau latihan sendiri dulu" jawab sisy yang tidak mau istirahat latihan.
"oh...okey, aku naik dulu" ijin monica pada sisy. di balas anggukan .
kemudian monica berjalan ke kursi di dekat alex. mengambil handuk dan mengeringkan tubuh nya.
.
.
(dalam hati monica ' wah kesempatan nih')
visual monica
...
__ADS_1