Cinta Sang Big Bos Pada Wanita Nya

Cinta Sang Big Bos Pada Wanita Nya
86. Sekarang Aku Suami Mu


__ADS_3

Tak butuh waktu lama, acara pernikahan yang sederhana namun begitu sakral akhirnya selesai.


alex menggandeng tangan wanita yang sekarang sah berstatus sebagai istrinya.


segera berjalan meninggalkan ruangan, tempat acara akad nikah nya lebih dulu dari lain nya, menuju ke lift, naik ke atas.


Di dalam lift, hanya ada sisy dan alex.


“aku seperti sedang di todong dengan sebuah pernikahan, kenapa kamu tidak bertanya pada ku dulu? padahal aku yang sedang menikah dan aku baru tahu setelah kamu mengucap janji pernikahan”


sisy berucap setengah berteriak, memberikan tatapan tajam pada alex.


"kenapa kamu seenak nya sendiri" ucap sisy lebih lembut.


Alex tak menjawab apapun, hanya tersenyum, menatap pintu lift, menunggu terbuka, tak ingin terpancing dengan emosi di hari pernikahan nya.


“alex, kamu keterlaluan”


teriak sisy lagi, menambah volume suara, berteriak pada alex. Membuat alex menoleh pada sisy, tak bisa lagi berdiam.


“kamu sekarang berteriak marah, setelah ini aku akan membuat mu berteriak karena nikmat”


bisik alex mendekatkan wajah nya di dekat daun telinga sisy dengan seringai wajah mesum.


Membuat sisy langsung terdiam, wajah nya meremang, membayang kan apa yang sebentar lagi akan terjadi, jangan- jangan....


Ah benar- benar membuat sisy takut, tak ada alasan lagi diri nya menolak alex untuk menginginkan tubuh nya.


Pintu lift terbuka, alex menggandeng tangan sisy begitu erat, seolah tak ingin wanita nya itu kabur lagi, tak jauh dari pintu keluar lift, audah sampai sebuah pintu masuk salah satu kamar hotel.


menampakkan sebuah ruangan kamar hotel yang begitu luas dan mewah.


salah satu kamar hotel presidensial suit, yang sudah di dekorasi di hias dengan bunga- bunga indah , di atas kasur terdapat tangkai bunga mawar yang sudah terlepas yang membentuk lambang love.


Membuat sisy semakin bergidig ngeri.


[Jangan bilang ini adalah kamar pengantin]


Rasa nya sisy ingin keluar dan kabur dari kamar itu.


“aku sudah mengunci pintu dengan pasword yang hanya aku yang tahu”


Alex seolah tahu apa yang di pikirkan wanita nya itu.


“ bukankah kamu hanya akan menyerahkan diri mu pada suami mu? Aku sekarang suami mu”


alex seolah menagih apa yang pernah sisy katakan, komitmen yang selalu di ucapkan wanita nya ketika dirinya menginginkan wanita nya itu sambil tersenyum smirk.


“jadi, kamu menikahi ku hanya agar bisa meniduri ku?” sisy menyimpulkan sendiri.

__ADS_1


“aku tidak ingin berdebat apapun di malam pertama kita, ayo kita nikmati saja prosesnya”


ucap alex lirih, suara nya mulai berat.


sejak tadi sudah menahan hasrat nya pada wanita yang sekarang menjadi istrinya.


melihat wanita nya begitu cantik di hari pernikahan, membuat nya tak sabar ingin menghabiskan malam bersama, sebagai sepasang suami istri.


Alex mulai mendekatkan wajah nya, menatap bibir merah muda merekah yang begitu menggoda.


ingin segera mendaratkan bibir nya di sana, alex dengan perlahan mendorong tubuh sisy ke tempat tidur. ingin segera pria itu memiliki seutuhnya wanita nya.


perlahan namun pasti, bibir alex mendekat meraih bibir wanita nya, membeeikan kecupan, sentuhan lembut begitu menghanyutkan.


namun tak lama, sisy menghentikan nya.


“alex hentikan”


sisy berusaha mendorong tubuh alex menjauhi tubuh nya, memberikan jarak kedua nya.


“mau menolak? apa lagi alasan mu?”


alex mulai geram, tatapan mata nya menyalang, aksinya di hentikan.


“a...aku belum siap”


ucap sisy gagap, merasa tegang, juga takut, semua nya bercampur jadi satu.


tak ingin memberikan sisy kesempatan lagi untuk menghindar dari nya.


Alex berusaha memulai dari awal, berusaha meneruskan lagi ciuman yang sempat ter jeda.


Tak ingin wanita nya itu menghentikan aksi nya lagi.


alex secepat kilat mengecup bibir wanita nya, tak ingin lagi memberikan kesempatan wanita nya berbicara lagi.


Alex segera memberikan sentuhan menggoda di bibir sisy, memberikan ******* , menerobos bibir wanita nya, menciptakan ciuman panas, segera mendorong wanita nya itu menuju ranjang.


menimpa hiasan kelopak bunga mawar berbentuk love, membuat kelopak bunga mawar itu kini berserakan bertebaran tak beraturan dengan waktu sepersekian detik saja.


Sisy tak bisa menolaknya lagi, sekejab terhanyut dalam buaian ciuman panas alex.


Saat bibir alex mulai berjalan ke tempat lain, sisy berusaha mendorong lagi tubuh alex hingga terlepas dari pagutan nya.


“alexxxx”


teriak sisy lagi


Membuat alex semakin geram.

__ADS_1


“apa lagi?”


“jangan sekarang”


sisy berusaha menguasai diri nya, bangkit dari kasur yang mulai acak- acakan , sudah duduk di di tepi ranjang, menciptakan jarak dengan tubuh alex.


Alex menarik nafas dalam, benar-benar harus lebih bersabar menghadapi wanita satu ini, batin alex.


“kalau bukan sekarang lalu kapan?” alex mulai meninggikan suara nya.


“sudah sah menjadi suami saja masih di tolak, di mana kata- kata yang selalu kamu ucapkan untuk menolak ku dulu?”


Sisy tak menjawab, wajah nya ketakutan, mata nya berkaca- kaca.


Tak ingin memaksakan kehendak, alex memilih mengalah, padahal bukan sifat alex menyerah dan mengalah.


“oke, aku beri kesempatan sampai besok malam, kamu datang sendiri ke kamarku dan menyerahkan diri mu sendiri atau... kalau kamu tidak datang, maka aku yang akan datang ke kamar mu, dan akan memaksa mu, melakukan nya dengan kasar, dan menghabisi mu sampai kamu tidak bisa berjalan”


ucap alex lantang, mata melotot, rahang mengeras, otot leher sampai keluar memberikan pilihan setengah mengancam.


“Di mana kewajiban mu sebagai istri?”


ucap alex lagi menuntut hak nya yang belum ia dapatkan.


setelah itu alex berdiri, beranjak membuka pintu dan menutup pintu kamar dengan keras.


Kalau tidak bisa melakukan apapun pada wanita nya itu, lebih baik keluar.


Kalau masih di dalam , yang ada diri nya hanya akan gelap mata, dan akan memaksa wanita nya itu, apapun yang terjadi.


tak ingin hal itu terjadi, alex lebih memilih menghindar.


Ada 4 kamar presidensial suit di lantai gedung dan semuanya sudah di booking alex, tak ingin malam pertama nya terganggu oleh pengunjung lain.


yang sudah di bayang kan oleh nya akan begitu indah.


namun nyata nya alex lagi- lagi mendapatkan penolakan dari wanita yang sudah berstatus sebagi istri nya itu.


alhasil hanya menghabiskan malam nya seorang diri di salah satu kamar presidensial suit yang lain, tepat di sebelah kamar sang istri.


.


.


.


sudah sah tapi masih saja gagal,...


sabar, ini ujian....

__ADS_1


jangan lupa kasih like dan komen nya ya bestie, terima kasih yang sudah memberikan dukungan nya selama ini. karena dukungan kalian sangat berarti bagi author .


__ADS_2