
entah sudah berapa jam lama nya , yang pasti sekarang pesawat baru saja mendarat di LAX airport, california.
di pintu depan bandara sudah ada mobil mewah serta sopir yang menjemput.
"aku ke hotel yang sudah perusahaanku booking" pinta sisy yang sudah duduk di kursi penumpang, sebelah alex.
alex diam, tak menjawab.
"mira sudah menunggu ku di sana" sisy menambahkan. sambil menoleh ke arah alex .
alex pun ikut menole,h dan memandangi sisy.
"boleh, namun setelah acara mu itu selesai aku akan menjemputmu" ucap alex sambil memamerkan senyum yang di paksakan.
[benar- benar tidak bisa lepas dari nya].
mobil mewah melaju membelah jalanan kota dengan kencang, hingga mobil berhenti tepat di lobi hotel. gedung pencakar langit.
sisy kemudian turun, dari mobil. sedangkan tuan sopir. menurunkan koper sisy yang ada di bagasi.
" jangan kemana - mana tanpa aku" alex memperingatkan sambil duduk dan sibuk dengan tablet yang diri nya pegang. memperingatkan sisy tanpa menoleh ke arah sisy.
sisy yang mendengar itu hanya mendengus kesal. kemudian menutup mobil kembali.
sisy berjalan ke dalam lobi hotel, kemudian berjalan menuju lift. barulah terlihat mobil yang di tumpangi alex melaju meninggalkan depan lobi hotel.
" perintahkan orang untuk tetap mengikuti nya" perintah alex pada thomas yang duduk di depan nya.
" baik bos" seperti biasa thomas akan melakukan apapun perintah bos nya.
ting... ting...
sisy memencet nomor kamar hotel.
ceklek....
"sisy....." mira langsung berhambur memeluk temannya yang baru datang.
mira takpak bahagia, kehirangan. begitu pula dengan sisy.
__ADS_1
" kamu jahat , kau membiarkan aku berangkat lebih dulu sendiri" mira langsung mereco kepada sisy.
"sorry, ini tanpa rencana, " sisy merasa bersalah pada mira. meninggalkan teman nya melakukan perjalanan sendiri dengan pesawat komersil. sedangkan dirinya begitu mewah menikmati perjalanan dengan jet pribadi. mengingat begitu lama nya waktu yang di habiskan untuk perjalanan sampai ke amerika, pasti begitu tidak nyaman nya melakukan penerbangan dengan pesawat komersil kelas biasa.
"memang ada masalah apa? sampai mendadak seperti itu? mira masih mencecar sisy dengan pertanyaan.
"emm... itu, sorry juga, aku tidak bisa cerita" sisy meminta maaf lagi pada mira.
masak iya diri nya menceritakan yang sebenarnya. yang ada hubungan diri nya dan alex akan ketahuan. hubungan antara bos dan wanita tawanan boa.
"hmmm..." mira menghela nafas panjang. sedikit kecewa. teman yang sudah di anggap sabahat itu tak mau menceritakan masalahnya pada diri nya.
" its okey, ayo masuk" mira kemudian mengajak sisy masuk ke kamar hotel yang terdiri dari dua tempat tidur.
keduanya kini langsung mengiatirahatkan tubuhnya, untuk persiapan acara besok, seminar marathon seharia . dengan sesekali mengobrol sambil memainkan ponsel. sebelum masing - masing dari keduanya tertidur.
.
.
hari sudah pagi, acara kantor yang juga ada di vallroom hotel yanv sisy dan mira tempati.
" mir, ayo acara hampir di mulai" ucap sisy yang sudah tidak sabar melihat mira masih berdandan.
mendapat desakan dari sisy, mira akhirnya bergegas, untuk segera menyelesaikan acara dandan nya.
" ayo.." ucap mira sambil berjalan ke arah sisy .
seharian ini di gunakan sisy untuk acara dari tugas kantor. bahkan sampai malam. acara yang di idam- idam kan sisy dan mira untuk jalan- jalan pun seperti nya masih angan- angan belaka. mana ada waktu untuk jalan- jalan. untuk sekedar merebahkan tubuh yang lelah saja tidak ada.
bahkan seharian tak cukup untuk menyelesaikan pekerjaan mereka. sampai di lanjut hari esok. meskipun hari ini tidak full seharian. namun hanya setengah hari.
" akhirnya, selesai juga" ucap mira, bergegas menutup lapyopnya .
sisy yang ada si sebelahnya mira hanya berdecak sambil menggelengkan kepala.
" yeay jalan- jalan" ucap mira lagi dengan menaikkan kedua tangan nya. menandakan diri nya begitu semangat dan senang.
" siy aku nggak mau tahu ayo kita langsung jalan- jalan setelah ini" ucap mira dengan semangat 45.
__ADS_1
" jalan- jalan ke mana? kamu tahu jalan? " tanya sisy pada teman nya itu.
"itu mah gampang, ini negara maju, cari info- info gampang siy" mira seolah tak khawatir atau takut harus berkeliling tanpa tahu tempat mana saja yang akan di tuju di negara orang.
tanpa ganti baju terlebih dahulu mereka berdua bahkan langsung tancap gas, jalan- jalan keliling kota, mengunjungi tempat- tempat pusat perbelanjaan dan taman kota, mengumpulkan banyak foto yang bisa di posting di media soaial untuk di pamerkan ke teman lain nya.
hingga hari mulai gelap, keduanya makan di restoran cepat saji. meng istirahatkan sejenak kaki yang sudah mulai lelah seharian jalan keliling kota.
sambil berjalan, keduanya bersenda gurau berdendang,
"siy, seperti nya kalau kita lewat jalan ini bisa lebih singkat " ucap mira sambil menunjukkan peta google map di ponselnya.
"ohh ya? tapi itu gang ,bukan jalan raya" ucap sisy merasa ragu.
"dari pada jalan jauh, nggak mungkin salah kan ini peta" mira meyakinkan.
" kaki sudah capek tahu" tambah mira.
meskipun awalnya sisy ragu, akhirnya pun setuju dengan ide mira.
"ayok lah" ajak sisy. membuat mira tersenyum. idenya di terima juga, .
" mir,, kok sepi jalan nya" sisy merasa was- was.
"nggak apa- apa, ayo jalan terus" ajak mira meyakinkan lagi.
hingga melihat segerombolan pria dengan di penuhi tatto, badan besar menggoda mereka berdua.
mengajaknya bicara dan mengajak kenalan.
sisy dan mira sudah menghindar, namun malah di cegat. membuat mereka berdua semakin ketakutan. apalagi hari juga sudah malam.
para bandit yang jumlajnya sekitar 4 orang tersebut, terus menggoda kedua wanita itu. bahkan mulai memegang - megang sisy dan mira.
mira sudah mulai ketakutan. sedangkan sisy berusaha melawan. ketika salah satu bandit tersebut menvoba memegang bo**kong sisy, sisy langsung membogem pipi salah satu bandit yang sudah kurang ajar pada nya.
bukan nya berhenti beraksi, malah si bandit semakin membabi buta, sisy pun semakin berontak. membuat para bandit kewalahan. hingga mengeluarkan jurus jitu nya, memberikan obat bius kepada sisy dan mira, hingga kedua wanita itu jatuh tergeletak.
dengan bergegas, para bandit yang berjumlah 4 orang itu langsung mengangkut mira dan sisy ke dalam mobil. membawanya ke suatu tempat. sisy dan mira terikat tangan nya dan tak sadarkan diri. sedangkan orang yang di tugaskan alex mengikuti sisy, baru saja menemukan sisy sejak kehilangan jejak waktu masuk gang, sekarang melihat malah di bawa kabur oleh segerombolan bandit. membuat nya kalang kabut. mau menyerang tapi posisi seorang diri, akhirnya segera melapor dan meminta bantuan.
__ADS_1
meskipun sebelumnya , merasa takut, sudah pasti big bos nya marah besar mendengar wanita nya di culik para bandit.