
"kalau jalan pakai mata" si wanita yang menabrak mira marah-marah pada sisy dan mira.
" kita sudah minta maaf baik-baik. kita juga sudah mengambilkan barang mu yang jatuh memastikan barang kamu baik-baik saja. apa lagi masalahnya?" tanya sisy ikut geram.
terjadi perdebatan kecil. namun perdebatan itu tidak berlanjut.
datang dari arah belakang seorang pria.
"sudah jangan di lanjutkan, ayo pergi" ucap pria tersebut sambil menarik tangan wanita itu .
perdebatan akhirnya berhenti.
sedangkan mira dan sisy melanjutkan acara belanja mereka.
.
.
.
hari minggu pagi adalah waktu nya libur kerja. di ruang makan sudah ada alex yang menunggu untuk sarapan. entah sejak kapan pria itu kembali. tiba-tiba saja sudah di rumah.
terlihat sisy menuruni tangga kemudian berjalan menuju tempat dimana dia biasa duduk untuk sarapan.
tidak ada pembicaraan apapun antara kedua manusia yang beberapa hari tidak ketemu itu.
suasana terasa hening. keduanya asyik sendiri dengan sarapan pagi nya.
"aku pernah berjanji mengajarimu berenang, nanti kita belajar berenang" ucap alex memecah keheningan.
'berenang lagi' pikir sisy sebal dengan kata latihan berenang.
namun menolak pun percuma. alex tidak akan mau menerima penolakan.
tapi apa salahnya menolak. sisy bena-benar tidak suka dengan berenang.
"aku tidak apa tidak jadi kamu ajari. aku tidak suka berenang" sambil menatap alex ragu. takut jika pria itu marah.
"tidak ada penolakan" jawab alex singkat kemudian berjalan meninggalkan meja makan.
"bersiaplah, aku tunggu di pool indoor" berhenti berjalan sebelum menaiki tangga peringah alex pada sisy tanpa menoleh. kemudian melanjutkan langkahnya menaiki tangga berjalan menuju kamarnya.
.
.
.
setelah bersiap memakai baju renang seperti yang sisy pakai sebelumnya. bukan semacam bikini seksi, namun baju renang yang lumayan tertutup. baju renang dengan model atasan singlet dan celana se lutut.
__ADS_1
.
.
sisy menuju ruangan kolam renang indoor yang alex maksud, di sana sudah ada alex yang sudah lebih dulu berenang, dari ujung kolam ke ujung lain nya. tampak lihai dan begitu mahir.
dalam masalah renang alex memang ahli nya. bahkan waktu kecil pernah ikut lomba renang di sekolahnya dan jadi juaranya.
alex yang masih di dalam kolam renang sudah melihat kedatangan sisy.
"kamu sudah datang" sambil menaiki tangga kolam berjalan mengambil bathrobe yang ada di kursi pinggiran kolam renang.
sisy di buat melongo melihat penampilan sirtless alex , dada kekar kombinasi perut kotak-kotak bak roti sobek. meskipun tidak untuk pertama kali melihatnya, tetap saja membuat sepersekian detik gagal fokus. di tambah balutan cel**ana da*lam ketat berbentuk segitiga berwarna biru dengan tonjolan di bagian intim nya yang begitu tercetak jelas membuat sisy tidak bisa menghindari rasa gugup nya.
'besar sekali, pantas saja rasanya sangat mengganjal. astaga....tidak....tidak...apa yang aku pikirkan." sambil menggidikkan kepala. mencoba mengembalikan fokusnya.
alex yang menangkap gelagat sisy hanya tersenyum . sambil berdiri dan meneguk segelas jus jambu.
"kamu sudah siap latihan berenang?" tanya alex.
"hmmm" di jawab singkat sisy kemudian bersiap melepas bathrobe yang dia kenakan.
di ikuti alex yang juga ikut melepas bathrobe nya kembali.
kali ini alex tidak menuntut sisy harus memakai bikini seksi lagi. dia membiarkan wanita nya itu memakai baju renang sesuai keinginan nya. alex sudah menduga tidak ada acara bikini seksi lagi.
namun kali ini sepertinya sisy yang di buat jantungnya tidak sehat karena pakaian renang alex.
saat berjalan lebih dalam, alex mendorong sisy dari belakang, sontak sisy panik dan minta tolong karena kehilangan keseimbangan.
"ahhhh....tolong.... tolong....."
sisy berteriak sambil melambaikan tangan nya ke atas sambil berteriak minta tolong panik takut tenggelam.
dengan tenang dan santai, alex memeluk sisy yang seolah akan tenggelam itu dari belakang dan menegakkan badan sisy memberikan pertolongan.
"baru begitu saja sudah panik" alex sambil memegangi pinggang sisy dan membalikkan tubuh wanita nya sehingga posisi mereka saling berhadapan dengan pelukan tangan alex yang masih memegang erat pinggang sisy.
sisy yang masih gelagapan berusaha menyeka wajahnya. menenangkan diri, tarik nafas dalam dan membuang kepanikan nya.
"kamu jahat..." sambil memukul dada bidang alex dengan ekspresi marah membuat alex terkekeh .
"hahaha... aku hanya ingin tahu sejauh mana kamu bisa berenang, supaya aku tahu harus dari mana mengajari mu" sambil menatap gemas pada wanita dalam pelukan nya itu.
" okey baiklah, kita mulai pelajaran dasar, pertama kita belajar mengambang dulu" alex melepaskan pelukan nya tak ingin gagal fokus dan menjadi acara lain. kemudian mulai serius menerangkan cara berenang.
sisy yang masih sebal dengan keisengan alex mencoba fokus dan belajar dengan sungguh-sungguh.
"kita praktekkan dulu belajar mengambangnya, rentangkan tangan mu di atas air" sambil alex mempraktikkan nya.
__ADS_1
di ikuti sisy namun belum juga berhasil. membuat alex mulai kehilangan kesabaran.
"kamu jangan panik, tidak akan tenggelam, ada aku" alex mencoba menenangkan sisy kemudian membantu nya.
"taruh dadamu di tangan ku" perintah alex yang sudah merentangkan tangan nya rata dengan permukaan air.
"apa?" sisy merasa tak setuju dengan ide alex.
"cepat taruh dadamu di atas tangan ku. aku membantumu supaya tidak tenggelam, setelah kamu bisa, aku akan melepaskan nya" ucap alex menjelaskan panjang lebar supaya sisy tidak salah paham pada nya.
sisy dengan ragu mengikuti perintah alex.
seperti dugaan nya, dua gundukan nya tepat di atas tangan alex.
alex yang menyadari hal itu terlihat tersenyum licik.
"kamu bisa geser tangan mu tidak?" ucap sisy mengetahui modus alex.
"kenapa? aku sudah pernah memegangnya, merasakan nya, lagian kalau aku melepaskan nya kamu yakin sudah bisa mengambang?" kemudian mere**mas salah satu dari dua gundukan sisy. membuat sisy reflex teriak,
"auhhh" dan menegakkan tubuhnya, menangkis tangan alex.
alex semakin senang karena melihat sisy cemberut dengan keisengan nya.
"aku serius, ayo kita lanjutkan "alex yang awalnya terkekeh mencoba kembali serius.
"siapa juga yang iseng dan tidak serius?" gumam sisy pelan dengan bibirnya yang masih manyun karena sebal. namun masih terdengar alex.
"aku dengar" sambil membantu memposisikan tubuh sisy berbaring di atas tangan nya. melanjutkan latihan.
.
setelah beberapa kali latihan mengambang saja sudah gagal terus. membuat alex kehabisan kesabaran dan mulai marah - marah.
"sekali lagi" ucap alex masih menahan. namun kembali gagal.
"hmmm...kamu kalau aku lepas jangan panik. tetap pada posisi mu" ucap alex mulai geram.
"bagaimana tidak panik, kolam renang ini lumayan dalam. aku tidak bisa mengambang" sisy juga mulai frustasi . namun tidak mau di salahkan dengan ketidakmampuan nya.
"ya maka nya kamu ikuti instruksi ku" alex mulai berteriak sambil memukulkan tangan nya pada permukaan air kolam sehingga menimbulkan percikan air di wajah keduanya.
acara latihan renang yang belum seberapa kini berubah jadi acara perdebatan .
"sudahlah aku lelah mengajarimu" kemudian alex berjalan keluar dari kolam renang meninggalkan sisy yang masih bingung di dalam kolam renang berdiri seorang diri sambil menatap punggung alex yang berlalu meninggalkan nya.
.
.
__ADS_1
.
(jangan lupa tinggalkan jejaknya supaya author lebih semangat lagi menulisnya.....)