Cintai Aku, Lupakan Dia!

Cintai Aku, Lupakan Dia!
CALD. Di ruang bawah tanah


__ADS_3

Di sebuah ruangan yang begitu pengap, di dalam gudang yang berada di bawah tanah. Seorang lelaki tengah menatap miris ke arah rantai yang membelit tangan dan kakinya.


Seminggu sudah dia berada di tempat yang seperti neraka dunia itu. Bayangan istri tercinta menari di pelupuk matanya. Dia sangat rindu pada wanita cantik itu.


"Sayang, aku harap kau tetap baik baik saja," lirihnya.


Lagi lagi Dani mencoba lepas dari jeratan rantai besi, namun semakin dipaksa semakin melukai tangannya. Bahkan, wajahnya sudah lebam. Pelipisnya telah berdarah. Banyak luka yang dia rasakan karna penganiayaan yang dilakukan dua manusia bejat yang sangat memuakan penglihatannya.


Ceklek


Terdengar suara pintu terbuka, Dani yang merasakan tubuhnya begitu lemas tampak mendongakkan wajahnya. Dirinya menatap ke arah dua manusia yang baginya sangat licik itu.


"Tuan Ardani, kau sudah bangun rupanya?" seseorang berucap sambil berjalan ke arah Dani.


Suara sepatu terdengar nyaring berjalan mengelilingi Dani yang kini menatap orang itu dengan senyuman sinis.


"Lepaskan aku," ucap Dani.


Lelaki itu tertawa renyah sambil menyentuh dada Dani dengan telunjuknya. Dani memalingkan wajahnya, sangat muak menatap ke arah Tuan Shin. Ya, Tuan Shin ayah dari Sinta salah satu orang yang melakukan penculikan ini.


"Memohonlah sampai maut menjemputmu, kalau kau tidak mau bekerjasama denganku dan menceraikan Istrimu kemudian menikah dengan Sinta, maka mayatmu akan membusuk di sini," ucapnya sambil menggoreskan belati di lengan Dani.


Arghhh


Dani memejamkan matanya, menahan rasa sakit yang menghujam dirinya.

__ADS_1


"Jangan harap aku mengabulkan apa maumu, sampai matipun aku tidak akan melakukan apa yang kau mau," lirih Dani sambil terkekeh mengejek Tuan Shien yang ternyata berhati iblis.


"Bahkan dalam keadaan tak berdaya kau masih bisa sombong Tuan Ardani," ucap Tuan Shien tampak terselut emosi.


"Sombong di depan manusia sepertimu bagiku tidak masalah, lepaskan aku maka kau akan tetap hidup dengan layak. Atau kau memilih sengsara di kemudian hari," ucap Dani dengan nada yang santai tapi menusuk.


"Owhh... ternyata selain sombong kau juga pandai bergurau Tuan. bagaimana bisa dalam keadaan seperti itu kau menyengsarakan aku!?" sentak Tuan Shien semakin tersulut emosi.


Tuan Shin mengangkat dagu Dani dan mencengkramnya dengan kuat. Dani merasakan sakit, bergerak kesana kemari mencoba melepas tangan Tuan Shien. Akan tetapi tangannya yang terbatas gerakannya tak bisa untuk menghabisi Tuan Sin.


"Lepaskan aku! Apa yang kau mau?" teriak Dani. Tuan Shin melepas dengan kuat satu pukulan sehingga kepala Dani membentur sudut almari kecil yang mengakibatkan pelipisnya mengeluarkan darah segar.


Arghhh teriak Dani, Dani mengeratkan rahangnya. Sangat murka dengan apa yang dilakukan Tuan Shien.


"Harta membuatmu buta Tuan, kalau caramu seperti ini, mau sampai matipun kau tak akan pernah mendapatkan apa yang kau mau," ucap Dani dengan kekehan tawa.


"Tuan Shin yang terhormat, mungkin kau saat ini bisa tersenyum puas melihat aku tak berdaya. Tapi, dilain waktu aku yang akan tertawa melihat kesesngsaraanmu," ucap Dani.


"****!!! Sayangnya, kau akan mati sebelum semua itu terjadi, manusia Laknat!!! bentaknya.


"Kita lihat saja, kau atau aku yang akan merasakan itu!!" ucap Dani dengan sorot mata tajam yang membunuh. Dani melirik ke sana, dia memejamkan matanya melihat ke arah Lelyta dan ibunya.


Ya, disana diruangan yang terpisah akan tetapi Dani bisa melihat dan mendengar isak tangis wanita yang kini tampak mengkhawatirkan ibunya yang tengah tak sadarkan diri.


Disana juga dia melihat seorang yang sangat memuakan. Tuan Wilson, manusia serakah yang telah membuat kehancuran di hidup Emely. Yang diinginkan pria itu sama saja. Setelah mendapatkan perusahaan yang telah di dapat dari menjebak Emely yang terlihat salah, nyatanya dia tidak puas. Dia ingin Emely salah paham sehingga kembali memainkan drama. Berusaha membuat Emely kembali pada Raymon.

__ADS_1


Dua manusia tua yang serakah, Tuan Wilson dan Tuan Shien adalah dalang dari semua yang terjadi. Dani menghela napas dalam dalam, Raymon dan Sinta tak terlihat sedikitpun. Lalu, apa mereka terlibat atau tidak?


Jika Raymon tak terlibat, lalu apa memang cintanya tulus pada Emely? Kenapa saat ini dia takut, takut Emely kembali merajut cinta dengan Raymon. Apa setelah rekaman Vidio paksaan Lelyta yang dipaksa bicara bohong beberapa hari yang lalu membuat Emely melupakan dirinya? Apa yang terjadi di luar sana? Kenapa tak ada satupun yang menemukan keberadaannya jika memang mencari?


"Apa salahku? Lepaskan aku! Kau manusia bejat, selamatkan ibuku!!! " Lelyta tampak histeris minta dilepaskan, ibunya benar benar tampak pucat, entah masih ada harapan atau tidak untuk tetap hidup bersama ibunya.


"Memang, memang kau tidak mempunyai salah apapun Lelyta. Tapi keberadaanmu diluar sana membahayakan aku, kau tenang disini, bahkan aku akan dengan senang hati memakamkan ibumu di luar sana," ucap Tuan Wilson.


"Bedebah kau Tuan Wilson, bahkan kau sudah mendapatkan uang dari Tuan Dafa. Aku pastikan, kau akan kehilangan segalanya. Bahkan Emely, dia tidak akan pernah kembali pada Raymon. Dan kau tidak akan pernah mendapat apa yang kau mau!!!" sentak Lelyta.


Tuan Wilson menarik rambut panjang Lelyta. Lelyta tampak meneteskan air matanya, dia menahan sakit.


"Sakiti aku, jika itu membuatmu puas. Lakukan saja Tuan Wilson, lakukan semaumu. Karna aku yakin, jikapun aku mati. Karma buruk akan tetap menunggumu, aku tidak perlu mengotori tanganku sendiri. Karna Tuhan pasti akan melakukan itu," ucap Lelyta sambil tersenyum sinis.


Dani yang mendengar ucapan Lelyta tampak tersenyum, bangga pada asisten pribadi istrinya itu. Jika nanti dia bisa keluar, akan diberikan hadiah untuk Lelyta. Kini pikiran Dani melayang jauh. Dafa, baru kali ini dia ceroboh. Bagaimana bisa dia kehilangan jejak wanita ini? Apa yang dia lakukan disana? Kenapa tidak menemukan dirinya dan Lelyta?


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Emely terburu, dia ingin segera bertemu dengan Dafa. Membicarakan hal yang penting yang dibilang Ganes. Mereka membuat janji di sebuah restauran.


Emely melirik kesana kesini, kenapa dirinya seperti di ikuti?


...****************...


__ADS_1


Udah review ya.. jangan lupa mampir dan beri dukungan.. wkwkwk


...****************...


__ADS_2