Dendam Sang Mantan

Dendam Sang Mantan
Hari Bahagia Mona & Fikri


__ADS_3

Kabar bahagia itu juga telah terdengar ke telinga orang tua Fikri,mereka sangat senang karena akhirnya pernikahan itu akan tetap berlanjut. Namun Fikri meminta pernikahan itu di tunda sampai ia bisa kembali berjalan supaya dapat menemani Mona berjalan menuju pelaminan nanti.


Sejak saat itu Fikri terus menerus menjalani terapi secara rutin,dengan Mona yang selalu setia mendampinginya membuat kemajuan begitu cepat terhadap kesembuhan Fikri. Akhirnya dalam waktu kurang lebih tiga bulan dokter menyatakan Fikri sembuh total dan sudah dapat berjalan normal seperti semula,keluarga Fikri sangat senang begitu pula kedua orang tua angkat Mona.


Dan sekaligus dalam rentan waktu satu bulan kedepan acara pernikahan Fikri dan Mona akan segera di gelar,dengan konsep yang lebih mewah dan besar dari yang sudah di rencanakan sebelumnya. Ini sekaligus acara syukuran atas kesembuhan Fikri,ia juga membangun tiga buah masjid mewah di masing-masing kota untuk mengingatkan waktu perjuangannya bangkit dari kelumpuhan.


Kini nama keluarga Artadinata semakin di kenal oleh banyak orang,tak hanya itu perusahaan Fikri juga berhasil membuka puluhan ribu lapangan pekerjaan baru dan menjadi pemenang beberapa penghargaan bergengsi sebagai perusahaan berkembang pesat.


Akhirnya hari yang di nanti-nanti tiba juga,besok Fikri dan Mona akan resmi menjadi suami istri. Dengan sangat gelisah Mona berdiam diri di kamar hotel tempat akan di langsungkannya pernikahan mereka besok. Tania yang menjadi brismied utama bersama satu sahabat Mona bernama Christin masuk kedalam kamarnya.


"Permisi calon nyonya Fikri Fransdinata"


ucap Christin


"Astaga,Christin akhirnya kamu datang juga"


"Hay Mona,aku kangen banget sama kamu"


"Aku juga Chris,oh ya kamu ke sini sama siapa?"


"Sendiri,tentunya dengan sponsor dari adik ipar kamu"


"Tania???"


"Yaps,dia itu ramah sekali bahkan pengetahuannya smart banget"


"Terus sekarang dia dimana?"


"Oh ya tadi dia bilang gak bisa menemani kamu malam ini karena di rumahnya ada acara pesta lajang tuan Fikri"


ucap Christin dengan nada menggoda


"Berarti malam ini aku bakal sendirian doang"


"Sendirian? terus aku kamu anggap apaA?"


"Lah,ku kira kita bakal beda kamar"


"Ya enggaklah Mon,ini aja Tania yang minta supaya aku bisa temani kamu"


"Ya udah deh kalau gitu kamu taruh barang-barang kamu dulu habis itu mandi sana"

__ADS_1


"Okey siap tuan putri"


Christin memposting beberapa foto bersama Mona malam itu di sosial medianya,ternyata dia berteman dengan adik kandung Mona yaitu Andin. Ia melihat postingan Christin dan sontak terkejut saat mengetahui bahwa wanita yang bersama temannya adalah kakaknya. Andin langsung menghubungi sosial media Christin dan memastikan apakah benar wanita yang bersamanya itu adalah kakak kandungnya.


"Hay Chrsi,masih ingat aku gak? Aku Andini,oh iya aku mau tanya nih perempuan yang foto sama kamu itu namanya Mona bukan?"


Tak berapa lama pesan itu masuk ke handphone Christin,namun ia tidak membalasnya lantaran sudah terlelap karena tidak ingin besok terlambat bangun.


Keesokan harinya semuanya sibuk,apalagi Mona yang sedang di make up oleh MUA . Christin yang juga sedang di make up membuka pesan dari Andin


"Hah dia kan Andin adiknya Mona,ngapain dia dm aku segala"


gumam Christin dalam hati yang kemudian membalas pesan itu


"Iya dia Mona,memangnya kenapa?"


Tak berselang lama Christin mendapat jawaban


"Oh jadi benar ya dia Mona kakakku,sekarang kamu sama dia?"


"Iya,kenapa?"


"Oh,jadi itu tujuan kamu meminta aku untuk mengatakannya? kamu gak ingat apa yang sudah kalian lakukan padanya dulu? Sekaeang ngapain justru ngemis-ngemis ke Mona?"


"Aku mohon Chris,ini mendadak sekali. Jika dalam dua hari tidak segera di operasi kemungkinan nyawa mama kami tidak akan tertolong"


"Loh,bukannya suami kamu tajir ya. Apa kamu gak bisa minta tolong ke keluarganya"


"Suami aku berubah Chris,semenjak ia tahu kalau aku menjelek-jelekan kakakku di depan keluarga besar dia sama sekali tidak menganggap aku istrinya. Dia sering mabuk,main perempuan,bahkan sampai pulang larut malam"


"Ya itu karma karena merebut sesuatu yang memang bukan hak kamu,lagipula Mona sedang sibuk gak bisa di ganggu"


"Aku mohon Chris tolong katakan sebentar padanya"


"Gak bisa,Mona sekarang mau menikah dan dia gak bisa di ganggu"


"Apa,kak Mona mau menikah? Sama siapa? Leo atau Ry?"


"Bukan keduanya,yang jelas dia lebih baik dari mereka berdua. Lebih handsome dan juga baik. Untung ya Mona gak jadi dapat laki-laki yang jadi suamimu itu,dia di buang oleh sebuah batu dan di pertemukan oleh permata"


"Astaga,aku benar-benar minta maaf. Aku juga turut senang karena akhirnya kakak dapat laki-laki yang lebih baik."

__ADS_1


"Ya udah ya,jangan hubungi aku lagi. Aku sibuk"


Chsirtin memblokir Andin dari sosial medianya,tak berselang lama semuanya selesai. Mona berubah menjadi seorang malaikat yang begitu cantik,Christin sangat terharu melihatnya.


"OMG my Mona,kamu seperti malaikat yang turun ke bumi"


"Christin kamu apaan sih?"


"Serius,aku saja yang perempuan sangat terpesona melihatmu apalagi tuan Fikri nanti"


"Udah deh jangan bikin aku deg degan gitu"


"Bawa santai aja,lagipula kalau kamu nanti pingsan kan gak lucu. Masak iya aku harus menggantikan kamu di pelaminan nanti"


"Chriistin"


"Iya-iya"


Tiba-tiba Tania masuk,ia mengecek apakah semuanya sudah selesai. Matanya tertuju pada Mona sembari tersenyum lebar


"Kak Monaa,kamu cantik sekali"


"Tania,jangan buat aku gugup deh"


"You are very beautiful kak,kak Fikri gak salah milih kakak buat jadi istrinya"


"Tania udah deh hentikan"


"Okey-okey semua sudah siap?"


"Siap"


sahut Christin semangat


"Okey kalau begitu kita keluar,acaranya sudah mau di mulai"


Mona memasuki ruangan bersama Pak Sam dan Bu Diah di ikuti juga oleh Christin dan Tania,kini semua mata tertuju kepadanya. Semua membicarakan kecantikan Mona yang sangat terpancar,Fikri tak dapat membendung air matanya yang menetes karena begitu terharu melihat Mona yang begitu cantiknya.


Setelah semua duduk dan mempelai juga sudah siap akhirnya ijab kabulpun di mulai,dengan di awali dengan Bismillah acarapun dimulai. Suasana begitu khidmat ketika Fikri megucapkan ijab dan kabul kemudian di akhiri dengan kata-kata SAH.


Kini Mona dan Fikri sudah resmi menjadi pasangan suami istri begitu leganya semua perjuangan mereka terbayar lunas sekarang.

__ADS_1


__ADS_2