
Hari ini setelah satu bulan Mona di nyatakan sembuh Jeny dan Bayu memberikan hadiah honeymoon lagi kepada mereka,kali ini mereka akan honeymoon ke Swiss dan berharap kali ini berjalan lancar. Mona dan Fikri sangat senang akhirnya dapat menikmati liburan setelah hampir satu tahun sejak pernikahan tak dapat liburan kemanapun. Keesokan paginya Mona dan Fikri berangkat ke Swiss tak lupa mereka berpamitan kepada kedua orang tua Mona yaitu Bu Diah dan Pak Sam,rencananya setelah pulang liburan mereka akan menjenguk makam Wira di Jakarta.
Selama liburan Mona dan Fikri berjalan-jalan ke tempat-tempat terkenal yang ada di Swiss,kurang lebih satu minggu mereka ada disana menikmati honeymoon. Sepulang dari Swiss Mona dan Fikri mendarat di Jakarta untuk berziarah ke makam Wira,Mona menatap nisan laki-laki yang pernah ia cintai itu. Rasa rindu yang selama ia pendam kini ia lepaskan di atas nisan Wira
"Hay Ra,lama ya aku gak berkunjung. Maaf karena aku terlalu repot untuk menjadi beban bapak dan ibu kamu,kali ini aku kesini gak sendirian. Ada Fikri sepupu kamu yang menemani,dia sekarang suami Ra. Makasih ya,udah ijinkan dia untuk menjadi penggantimu. Dia baik kok bahkan dia sayang sekali sama aku,ku harap kamu akan ikut bahagia melihat aku bersamanya sekarang"
Dan bagi Fikri ini pertama kalinya ia berkunjung ke makam Wira,dia sangat sedih ketika mengetahui teman semasa kecilnya begitu cepat meninggalkan dunia ini.
"Hay Bro,maaf ya kalau baru kali ini aku bisa datang menjengukmu. Aku senang akhirnya Mona bisa menerima aku,makasih sudah ikhlasin wanita sebaik Mona untuk gua. Entah harus berapa kali gua bilang terima kasih sama loe,tapi intinya gua sangat bahagia sekarang kerena ada Mona di samping gua. Semoga loe selalu damai disana bro"
"Wira,aku sama Fikri pulang dulu ya. Kapan-kapan kita akan kesini lagi"
"Gua pamit dulu bro,do'akan semoga gua dan Mona lekas di beri keturunan"
Mona dan Fikri pergi meninggalkan makam Wira,Mona juga mengunggah fotonya bersama Fikri di depan batu nisan Wira ke sosial media. Tak di sangka Andin melihatnya dan menyadari bahwa kakaknya sekarang ada di Jakarta,tak pakai lama ia langsung mencari tahu dimana keberadaan kakaknya sekarang.
Mona yang saat itu sedang bertemu Christin di salah satu cafe tiba-tiba mendapat tam tak di undang,kehadiran Andin membuat Christin terkejut apalagi Mona
"Andinnn...."
"Kak Mona..."
"Kamu kenapa bisa ada disini?"
"Aku lihat snap kak Christin jadi aku susulin kakak kesini"
"Bukannya akun loe udah gua blokir ya?"
celetuk Christin
"Aku pakai akun fake kak"
"Gila loe ya"
"Udah-udah Chris,biarin. Mau apa kamu kesini?"
"Kak,kakak apa kabar?"
"Langsung ke intinya saja tidak perlu basa-basi"
__ADS_1
"Kak,ibuu"
"Kenapa ibu?"
"Ibu meninggal kak"
"Innalillahiwainnailahi Rojiun,kapan?"
"Udah sembilan bulan yang lalu kak"
"Kok kamu gak ngasih tahu aku sih Ndin?"
"Waktu itu aku udah coba kontek kakak,tapi ternyata kakak ganti akun. Baaru-baru ini aku menemukan akunaru tetapi kakak yang baru,tapi semuanya udah terlambat
"Ibu meninggal karena apa?"
"Ibu sakit parah kak,dan waktu itu perlu biaya buat operasi. Keluarga om Surya sedang gak ada biaya jadi aku berniat buat hubungi kakak melalui kak Christin,tetapi waktu itu kak Christin bilang kakak sedang sibuk karena ada acara pernikahan"
Mona menatap ke arah Christin
"Sorry Mon,bukan maksud aku gak mau cerita. Cuma aku gak mau moment bahagia loe rusak karena dia"
"Tapi dia itu ibu loe juga kak"
"Tapi apa kamu tahu,semenjak perjodohan itu gagal apakah ibu masih memperlakukan aku seperti anaknya? apa kamu masih melihat aku seperti kakak kamu? kalian terlalu cemas karena ayah bangkrut dan kamu terlalu terobsesi dengan harta dan juga Dendra"
"Kamu tahu sendiri kan kak,bagaimana caranya aku bertahan hidup setelah ayah gak ada? kamu enak bisa kerja kesana sini karena kamu bisa tamat kuliah sampai S2,sedangkan aku?"
"Sedangkan kamu hanya S1 begitu? pekerjaan gak mandang apa pendidik kamu,selama kamu berusaha semuanya dapat kamu raih. Tetapi kamu hidup dengan cara dimanja,sedangkan aku? aku semenjak lulus kulliah harus membantu ayah mengurus perusahaan,pulang pergi luar kota setiap hari buat cek pabrik. Kamu pernah gak melihat aku menolak satu kali saja keinginan ayah kecuali perjodohan itu? saat aku bisa menerima Dendra,justru kamu menjadi duri dan menusukku dari belakang"
"Jadi kamu mau itung-itungan tentang kesalahan aku di masa lalu kak?"
"Gak,karena itu gak ada gunanya. Sekarang kamu sudah dapatkan semua yang kamu mau,ibu sudah gak ada juga jadi aku sudah gak ada tanggung jawab apapun terhadap keluarga yang udah buang aku"
"Lalu aku kak? aku ini masih adik kamu"
"Memang,tapi kamu sudah mempunyai suami. Jadi kamu sudah bukan tanggung jawab aku lagi"
"Kak,semenjak Dendra tahu aku ikut dalam rencana kotor yang membuat kakak jatuh ke tangan kak Ry dia jadi benci sama aku,dia jadi sering pulang malam bahkan main perempuan. Aku jarang sekali di nafkahi dia kak"
__ADS_1
"Bukan urusan aku"
"Kak aku mohon,tolong bantu aku sedikit untuk membeli susu buat keponakan kamu"
"Bukankah kamu malu punya kakak seperti aku,bukankah kamu dan ibu pernah bilang kalau sampai kapanpun aku tidak boleh menganggap kalian sebegai seorang keluarga"
"Kak,aku khilaf mengatakan itu semua. Aku mohon bantu aku ka"
Tiba-tiba Fikri datang menghampiri mereka
"Mass kamu udah dateng?"
Fikri memberikan cek berisi uang seratus juta dan memberikannya kepada Andin
"Ini buat kamu dan anak kamu,cukup bukan untuk membeli susu sampai dia umur delapan tahun?"
"Terima kasih kak,ternyata kamu memang kakak ipar yang baik"
"Mas,kenapa kamu berikan dia uang?"
"Oh ya aku lupa,uang itu sekaligus untuk membuatmu berhenti mengganggu istri saya. Anggap saja mulai sekarang antara istri saya dan kamu tidak ada hubungan apa-apa lagi"
"Baik kak"
"Benar-benar kamu ya Ndin,kamu bahkan menjual status persaudaraan kita demi uang?"
"Lagipula mengakui kamu sebagai kakakku tidak membawa hasil buatku bukan?"
"Shittt,mulai sekarang kita tidak ada hubungan darah"
"Dasar manusia mata duitan"
celetuk Christin
"Kita pergi dari sini mas"
"Iya sayang"
Mona dan Fikri kembali menuju hotel,di perjalanan Mona bertanya kenapa Fikri tiba-tiba memberi Andin uang sebanyak itu secara cuma-cuma. Semua itu Fikri lakukan setelah mendengar perdebatan antara Andin dan Mona yang membuat Fikri tidak bisa menerima perlakuan keluarga Mona terutama Andin.
__ADS_1