Dendam Sang Mantan

Dendam Sang Mantan
Kebohongan yang terungkap


__ADS_3

Arief dan Bu Siti telah sampai di rumah namun tidak ada mobil Mona dihalaman,Arief segera pergi menuju kamar Mona dan tidak nampak seorangpun disana.


Berkali-kali Arief mencoba menghubungi ponsel Mona tetapi tidak ada jawaban,dia merasa bingung kesalahan apa yang ia perbuat sehingga membuat Mona menjauhinya.


Ternyata malam itu Mona memutuskan untuk menginap di hotel dan mencoba menjauhi Arief,ia merasa bingung memikirkan cara untuk mengenalkan Arief kepada keluarganya.


Di lain itu pak Agus memberitahu bahwa ayahnya mulai curiga akan keberadaan Mona di Semarang,sehingga ia memutuskan untuk sementara menjauhi Arief Bu Siti dan rumah yang ia beli agar ayahnya tidak mengetahui keberadaannya.


Pagi itu resto sudah buka seperti biasa,sudah pukul 10.00 namun Mona juga belum datang.


Arief semakin gelisah karena keberadaan Mona tidak ia ketahui sama sekali.


Lalu hari-hari selanjutnya Mona juga tidak datang ke resto,banyak karyawan menyangkut pautkan dengan masalah waktu di Jogja tetapi tak seorangpun berani mengatakannya.


Siang itu ponsel Mona berdering dan membangunkannya ternyata terdapat panggilan dari pak Agus.


"Hallo pak"


"Hallo non,non Mona dimana sekarang?"


"Mona ada di hotel pak"


"Sebaiknya non Mona lekas ke resto"


"Ada apa pak?"


"Tuan Hardjo dan Tuan Surya ada disana dengan beberapa pengawal"

__ADS_1


"Astaga,terima kasih pak kalau begitu saya akan segera kesana"


Sesampai di resto Mona melihat mobil ayahnya terparkir didepan resto,sedangkan keadaan resto sendiri sangat kacau meja kursi dan beberapa perkakas lainnya hancur


Mona masuk dan melihat ayahnya sedang mengintrogasi Arief


"Ayah"


teriak Mona


Seluruh orang melihat kearah Mona yang menghampiri mereka


"Apa yang ayah lakukan? Kenapa ayah menghancurkan semuanya?"


"Seharusnya ayah yang bertanya seperti itu sama kamu,ayah memberikan kepercayaan penuh kepada kamu tetapi apa balasan kamu? Kamu mengkhianati ayah dan juga om Surya"


"Apa ? Apalagi yang mau kamu jelaskan? Tentang hubungan kamu dengan pelayan ini? Dengar ya,entah apa yang sudah kamu lakukan kepada anak saya sehingga dia mau sama kamu,pasti kamu sudah mengguna-guna anak saya bukan?"


ucap pak Hardjo kepada Arief


"Cukup ayah cukup,hentikan semua ini. Ini murni kesalahan Mona,jangan libatkan orang lain dan menjadikannya kambing hitam"


"Jadi karena laki-laki ini kamu memutuskan perjodohan dengan anak saya Dendra"


ucap Tuan Surya


"Maaf om Surya,saya dan Dendra juga sudah menyetujui itu semua"

__ADS_1


"Ya,dan laki-laki ini jauh lebih rendah dari anak saya. Dia dengan beraninya menyentuh putrimu dan memeluknya di depan umum Jo"


ucap om Surya kepada ayah


"Hentikan om,ayah tolong hentikan semua ini"


"Kamu tidak pantas bersanding dengan anak saya,kamu itu hanya pelayan yang menginginkan harta keluarga saya. Kamu jauh lebih rendah dari seorang penjilat,apakah orang tuamu mengajarimu seperti itu untuk mendapatkan kekayaan?"


"Cukup,anda boleh menghina saya tetapi tidak dengan orang tua saya"


teriak Arief


"Jadi ini Mon,ini alasan kenapa kamu tidak pernah memperkenalkan aku kepada keluargamu? karena aku hanya orang miskin yang kamu kasihan i dan aku sadar aku tidak pantas bersanding denganmu"


"Rif dengerin aku,itu semua tidak seperti yang kamu pikirkan"


"Kamu butuh uang berapa agar mau meninggalkan putri saya?"


ucap Tuan Hardjo


"Ayah hentikan,Arief tidak seperti yang ayah pikirkan"


"Stop,pengawal bawa Mona masuk ke dalam mobil"


"Ayah tunggu aku belum selesai,ayah hh"


Mona dengan paksa dibawa para pengawal masuk ke mobil,ia tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Selang beberapa menit ayahnya masuk ke dalam mobil dan pergi dari tempat itu.

__ADS_1


Mona dibawa kembali ke Jakarta bersama ayahnya,tidak ada yang tersisa untuknya bahkan dia tidak bisa mengucapkan perpisahan kepada Arief sekalipun.


__ADS_2