
Hari ini agenda tujuan mereka adalah ke wana wisata alam untuk out Bond kemudian siangnya akan di lanjutkan mengunjungi wisata alam air terjun sembari makan siang dan sorenya lanjut ke Malioboro hingga jam 23.00 memutuskan untuk pulang ke Semarang.
Hari ini merupakan hari terpanjang untuk Mona,ia terlihat berbeda dari kemarin karena penolak Arief semalam.
Mona lebih terlihat asyik menikmati wisata bersama para karyawan perempuan dari pada dengan Arief
"Bu Mona kok gak jalan-jalan sama pak Arief?"
tanya Rika
"Ya kan kita kesini bukan cuma berdua ada kalian juga jadi harus bisa membagi waktu antara dengan pacar dan lainnya"
"Wah Bu Mona memang orang yang sangat baik,meski Bu Mona orang berada namun tidak sombong dan mau bergaul dengan orang-orang seperti kamu"
imbuh Sinta
"Kita semua sama,tidak ada yang di beda-bedakan. Jadi kalian juga tidak perlu sungkan pada saya,jika ada sesuatu silahkan sampaikan jika butuh bantuan jangan sungkan untuk membicarkaan kepada saya. Pasti saya akan bantu semaksimal mungkin"
"Terima kasih ya Bu,sudah menjadi sosok atasan serta panutan bagi kami semua"
ucap Tika
"Sudah-sudah kita jalan-jalan kesana yuk,sepertinya ada yang bagus"
Akhirnya seharian itu Mona menyibukkan diri bersama para karyawannya dan mengabaikan Arief.
__ADS_1
Beberapa orang juga merasa bahwa ada sesuatu yang terjadi diantara mereka berdua,tak jarang mereka bertanya kepada Arief karena takut untuk bertanya kepada Mona.
"Pak Arief dan Bu Mona baik-baik saja bukan?"
"Kami baik-baik saja kok,memangnya kenapa?"
"Enggak kok pak,kok kita lihat seharian ini Bu Mona seperti menjauh dari pak Arief"
"Gak,pikiran kalian saja yang negatif"
Setelah usai bersenang-senang di Malioboro akhirnya mereka memutuskan untuk kembali ke bus,saat akan masuk ke bus Mona meminta kepada Rizki untuk bertukar tempat duduk dengannya.
Karena tidak berani menolak akhirnya Rizki menuruti perkataan atasannya itu,didalam bus suasana menjadi canggung semua orang merasa ada ya g tidak beres dengan hubungan Arief dan juga Mona.
Tidak ada yang berani mengusik Mona sampai akhirnya Arief menghampiri Mona dan meminta Sinta yang duduk di sebelah Mona berpindah ke belakang.
"Baik pak"
"Tidak usah Shinta kamu disini saja"
"Tapi pak Arief Bu?"
"Biarkan saja jangan hiraukan dia"
Akhirnya perdebatan antara Mona dan Arief dimulai
__ADS_1
"Kamu kenapa sih Mon,seharian ini seperti menjauh dariku?"
"Udah deh gausah berisik aku mau tidur"
Arief memaksa Shinta untuk berdiri dan berpindah namun Mona memegang erat tangan Shinta agar kembali duduk
"Kamu tidak berhak menyuruh Sinta untuk berpindah,disini aku atasannya bukan kamu"
ucap Mona yang mengagetkan semua orang
"Jadi kamu udah mulai menegaskan semuanya,okey Mon aku sadar aku ini bawahan kamu tapi apakah hubungan kita juga sekedar itu?"
"Dengar semuanya jika percakapan ini sampai keluar dari resto siapapun yang mengatakannya akan saya pecat,dan saya mau tidur jika ada yang berisik saya akan memaksanya untuk turun saat itu juga"
Mendengar perkataan Mona tidak ada yang berani mengeluarkan sepatah katapun termasuk Arief yang dengan lesu kembali ke tempat duduknya.
Akhirnya pukul 03.00 rombongan itu telah tiba di rumah masing-masing,Mona langsung memesan taksi dan untuk Bu Siti dan Arief tetapi Arief bersikeras tidak ingin membiarkan Mona mengendarai mobil sendiri.
Mona sudah tidak peduli,taksi pun sudah datang dan Bu Siti juga sudah berada di dalam.
"Kamu mau pulang bareng ibu silahkan jika tidak juga terserah"
ucap Mona kepada Arief
",Aku ingin pulang denganmu"
__ADS_1
"Aku tidak menawarkan tumpangan ke kamu,sekarang terserah aku pergi dulu"
Mona melajukan mobilnya meninggalkan Arief dan beberapa orang karyawan yang masih menunggu jemputan,terlihat Arief memasuki taksi dan pulang bersama Bu Siti.