
Akhirnya hari yang di tunggu-tunggu para karyawan telah tiba,hari ini resto tutup lebih awal sesuai perintah Mona. Para karyawan di izinkan menyiapkan segalanya sebelum nanti malam mereka berangkat ke Jogja,semuanya sangat bersemangat dan begitu senangnya.
"Kalian hari ini tahu harus apa kan? Dan saya minta kalian bisa memanfaatkan sisa waktu yang ada dan jangan terlambat. Ingat siapa pun yang terlambat akan kita tinggal,karena saya benci orang yang tidak bisa on time"
teriak Mona kepada seluruh karyawan
"Baik Bu"
ucap mereka serentak
"Kalau begitu silahkan pulang,persiapkan semuanya. Breafing selesai"
Semua karyawan kembali ke rumah masing-masing dengan senyum yang mengembang.
Mona,Arief,dan Bu Siti juga kembali ke rumah untuk mempersiapkan semuanya.
"Bu Mona sama Arief izin keluar sebentar beli cemilan untuk nanti malam."
"Iya nak hati-hati"
Mona meminta Arief mengantarkannya ke mall untuk membeli beberapa baju coupel bagi mereka berdua,Mona juga tak lupa membelikan beberapa pasang baju untuk Bu Siti.
Setelah selesai Mona dan Arief pergi ke toko makanan dan tak berhenti di situ Mona juga mampir ke toko sepatu dan peralatan lainnya.
"Mon,kita ini cuma mau liburan beberapa hari bukan setahun"
"Memang iya"
"Lalu kenapa kamu belanja segini banyaknya?"
"Sttt udah deh kamu diam aja"
"Sebenarnya untung resto gak seberapa lho jika kamu keluarkan untuk biaya liburan dan semua ini,belum lagi belanjaan kamu yang serba diatas satu juta ini"
Seketika Mona terdiam,ia lupa bahwa Arief hanya tahu jika Mona seorang pengusaha kuliner bukan direktur sebuah perusahaan.
" Oke sudah selesai,kita pulang kasihan ibu kita tinggal sendirian"
ucap Mona mencoba mengalihkan pembicaraan
Diperjalanan Mona terus mengajak Arief mengobrol agar ia tidak melanjutkan pertanyaannya tadi.
__ADS_1
Akhirnya mereka sampai dirumah tepat pukul 17.00,Mona memutuskan untuk mandi dan pergi istirahat beberapa jam sebelum perjalanan.
Ia meminta kepada Arief agar membangunkannya sebelum pukul 20.00,karena merasa kesal dengan kekasihnya. Arief berencana membangunkan Mona sedikit lebih lambat agar ia gugup dan kebingungan.
Akhirnya waktu yang ditunggu telah tiba Mona bangun tanpa diberitahu oleh Arief dan melihat ke ponsel bahwa jam sudah menunjukkan pukul 20.30. Mona berlari mengambil handuk dan pergi mandi setah selesai ia langsung memakai bajunya dan tidak merias diri semua alat make-up yang ada diatas meja langsung ia masukkan ke dalam tas dan segera turun membawa koper dan tas riasnya.
Sesampai dibawah Mona mencari Arief dan berteriak memarahinya,melihat itu membuat Bu Siti tertawa dan Mona merasa dirinya di kerjain oleh Arief.
"Bu bagaimana bisa Arief sejahat itu"
rengek Mona
"Maafkan dia nak,mungkin memang sudah waktunya ibu hukum dia"
"Iya Bu,hukum Arief Bu. Gara-gara dia Mona gak sempat merias"
"Pokonya Arief nanti di perjalanan tidak boleh sebangku dengan nak Mona"
teriak Bu Siti
Mona dan Arief saling tatap karena merasa hukuman Bu Siti bukan hanya merugikan Arief tetapi juga Mona sendiri
"Kalau gitu gak usah di hukum deh Bu,Mona ikhlas kok"
"Udah Bu gausah di bahas ini udah mau jam sembilan ayo berangkat"
ucap Arief mengalihkan pembicaraan
Akhirnya mereka sampai di depan resto,beberapa anak sudah hadir dan beberapa berlarian datang.
"Rizki kamu absen semuanya"
ucap Mona
"Baik Bu"
"Jumlah keseluruhan 13 orang karyawan belum termasuk keluarganya,beserta keluarga terhitung 30 orang Bu ditambah ibu,pak Arief dan juga Bu Siti total 33"
"Lalu siapa saja yang belum hadir?"
"Ada Rika dan Farel Bu"
__ADS_1
"Jam berapa ini Rizki?"
"Jam 20.50 Bu"
Beberapa saat kemudian bus datang dan semuanya di minta untuk memasukkan barang-barang bawaan ke dalam bagasi.
"Okey sekarang semuanya berbaris dan Rizki tolong bagikan kertas ini,sebelum masuk ke bus ini ada baju yang akan kalian pakai untuk kegiatan hari pertama saat liburan, setelah menerimanya cari nama kalian sesuai yang tertera di tabel untuk mengetahui tempat duduk masing-masing. Sudah paham semuanya?"
"Sudah Bu"
teriak seluruh karyawan
Setelah semuanya selesai Rika dan Farel baru datang dengan nafas terengah-engah
"Maaf Bu,kami masih belum terlambat kan?"
ucap Farel
"Ini jam berapa?"
"Jam 21.45 Bu"
"Saya minta jam berapa?"
"Maaf Bu tadi grab yang kami tumpangi mogok akhirnya kami memutuskan untuk menunggu grab yang kami pesan selanjutnya dan mengukur waktu agak lama"
"Tahu kan konsekuensi terlambat"
"Maaf Bu,kalau begitu kami ijin pamit pulang"
Semua orang tegang melihat situasi di luar bus,melihat Rika dan Farel yang tengah terlambat. Semua orang sudah tahu jika endingnya mereka berdua tidak akan di izinkan ikut.
"Siapa yang izinkan kalian pulang?"
"Tapi kata ibu tadi siang yang terlambat tidak boleh ikut dan harus pulang"
"Ya memang benar,kecuali kursi kalian ada yang menggantikan untuk menempati"
"Jadi maksud ibu kami tetap boleh ikut?"
Mona hanya mengangguk dan tersenyum semuanya bersorak senang,akhirnya tepat pukul 22.00 bus berangkat menuju Jogja untuk perjalanan liburan.
__ADS_1
Bu Siti yang berada di kursi kedua merasa senang karena ini pertama kalinya ia liburan, sedangkan Mona dan Arief berada di kursi paling belakang mengawasi seluruh karyawannya dari belakang sekaligus menjadi tempat teraman untuk mereka berduaan.