Dendam Sang Mantan

Dendam Sang Mantan
Murkanya dua kubu


__ADS_3

Leo yang murka menghampiri kediaman Ry dan berusaha mencari di mana pujaan hatinya berada,tak hanya itu ia dan anak buahnya bertengkar hebat dengan para penjaga dirumah Ry merusak semua fasilitas yang ada dan membuatnya hancur lebur.


Ry yang baru bangun tidur terkejut melihat Sony yang babak belur menghampirinya di kamar


"Apa yang terjadi denganmu Son?"


ucap Ry yang panik


"Tuan,di luar ada tuan Leo dan anak buahnya yang marah-marah"


"Kak Leo? ada apa dengannya?"


Ry langsung turun menghampiri sumber keributan,terlihat perkelahian yang tak bisa di indahkan disana.


"Ry....."


teriak Leo keras dengan wajah merah membara


Leo menghampiri Ry dan langsung melayangkan pukulan tepat di wajahnya


"Bruaakk"


Ry tersungkur ke tanah


"Apa-apaan ini kak"


"Jangan panggil aku kak,karena aku tidak Sudi memiliki adik baj*ngan seperti kamu"


"Apa maksud mu?"


"Halah,tidak usah berpura-pura. Berani sekali kamu menghancurkan pernikahan ku"


"Pernikahan kamu? maksudnya dengan Mona?"


"Ya,kau menculiknya bukan?"


"Apa maksud mu,kau datang-datang membuat keributan di sini lalu menuduhku tanpa bukti"


"Tidak usah bertele-tele,sekarang katakan padaku kemana kau sembunyikan Mona"


"Mona hilang?"


"Cepat katakan atau aku akan menghancurkan mu sekarang juga"


"Sumpah aku tidak tahu menahu soal hilangnya Mona"


Tak tunggu lama Leo kembali melayangkan pukulan ke arah Ry,Sony yang tidak tega mencoba untuk melerai mereka


"Hentikan tuan"


"Jangan ikut campur kau"


"Tuan stop,tuan Ry memang tidak tahu soal hilangnya nona Mona"


"Jelas-jelas kalian itu sekongkol untuk membodohi ku"

__ADS_1


"Sumpah tuan,jika anda tidak percaya silahkan cek cctv rumah ini. Seharian kemarin tuan Ry hanya berada di ruang kerjanya dan tidak keluar rumah sama sekali"


"Benar apa yang di katakan Sony kak,aku sama sekali tidak menahu soal Mona yang kabur dari pesta kalian"


"Sial,siapa lagi yang berani macam-macam denganku selain kau"


"Untuk apa kak? bukankah Mona jauh lebih memilihmu dari pada aku"


"Sebaiknya sekarang kita masuk ke dalam tuan,kita istirahat dan memulihkan diri karena kesalahpahaman ini"


Leo,Ry,beserta anak buah mereka setuju dengan perkataan Sony dan langsung masuk ke dalam rumah untuk istirahat. Mereka menyelesaikan kesalahpahaman yang ada sampai tuntas


"Aku benar-benar tidak tahu jika Mona kabur dari pesta kalian"


ucap Ry


"Aku juga tidak menyangka dia akan melakukan ini semua"


"Apa sebelumnya terjadi pertengkaran antara kalian?"


"Tidak,tidak sama sekali. Seperti biasa dia baik dan juga kami masih saling sapa hingga tiba di hotel kemarin malam"


"Lantas,kapan kira-kira dia pergi"


"Aku sudah menempatkan penjaga di kamarnya,bahkan penata rias juga bersaksi bahwa kemarin pagi ia dengan benar merias Mona di kamarnya"


"Aneh,lalu bagaimana bisa jika pengantin wanitanya berubah menjadi adik angkatmu"


"Aku sendiri di buat bingung oleh itu,atau jangan-jangan....?"


"Mereka bekerjasama,karena Laras selama ini telah menyimpan perasaan terhadap ku"


"Lalu?? kamu tidak coba tanya ke Laras dimana Mona berada?"


"Benar sekali apa katamu,semenjak kemarin aku meninggalkan pesta aku sama sekali tidak bertanya padanya kemana Mona pergi"


"Kalau begitu kamu hubungi dia sekarang"


"Tidak mungkin,lebih baik aku kembali ke rumah dan bertanya padanya secara langsung"


"Baiklah kalau begitu"


"Oh ya,tolong kamu bantu aku untuk mencarinya."


"Baik"


Leo pun akhirnya memutuskan untuk kembali ke rumahnya dan bertanya pada Laras yang kini telah sah menjadi istrinya. Setiba dirumah Leo mendapatkan sambutan yang sangat baik oleh tuan Edwardian dan nyonya Angelica,kini pemikiran kedua orang itu telah berubah dan Laras berhasil meyakinkan orang tua Leo bahwa dia pantas menjadi menantu di keluarga itu.


"Leo kamu dari mana?"


tanya Angelica


"Mama,papa. Ngapain kalian disini?"


"Kok kamu ngomongnya gitu? memangnya kami tidak boleh jika berada dirumah putra sendiri?"

__ADS_1


"Bukan begitu maksud aku"


"Kamu dari mana saja? Meninggalkan istri sendirian waktu malam pertama kalian"


"Ma,pa Laras itu adik aku. Mana mungkin aku menjadikan dia istri"


"Papa dan mama setuju kok kalau kamu menikah dengannya di bandingkan sama wanita yang gak jelas asal-usulnya itu"


"Stop ya ma,kepala aku ini lagi pusing mikirin pernikahan aku yang hancur,sekarang di tambah lagi mama berasumsi kalau Mona itu gadis gak benar. Mama sama papa itu belum pernah bertemu dengannya dan tolong jangan jelek-jelekin dia di depan Leo lagi"


Leo pun pergi meninggalkan kedua orangtuanya menuju kamar,sesampai di sana ia terkejut karena kamar penuh dengan dekoran bunga khas kamar pengantin. Sesampai di ruangan sebelah ia jauh lebih terkejut melihat Laras yang tengah menunggunya di tempat tidur


"Laras...?? ngapain kamu disitu?"


"Sayang,kamu sudah pulang?"


"Stop,jangan panggil aku dengan sebutan itu aku risih mendengarnya"


"Kamu kenapa sih, pulang-pulang langsung marah-marah. Kamu gak tahu apa semalam aku nungguin kamu dan kamu bahkan malah memilih pergi buat nyari wanita yang bernama Mona itu"


Leo langsung teringat dengan tujuannya pulang ke rumah saat itu,ia menghampiri Laras dan langsung mencengkram kedua bahunya


"Sayang,kamu udah mau mulai ya? duh aku jadi deg-degan nih"


ucap Laras yang kepedean karena mengira Leo akan memulai malam pertama mereka


"Katakan padaku,dimana Mona?"


"Kenapa sih kamu justru malah bertanya soal wanita itu? aku kira kamu pulang untuk menghabiskan waktu bersamaku"


"Jawabbbb....."


teriak Leo yang membuat Laras seketika ketakutan


"A aku gak tahu,dia pergi setelah kami menukar pakaian"


"Tega kamu ya,tega kamu lakukan ini sama aku. Selama ini aku yang menghidupi kamu,aku yang membuat kamu bisa seperti ini dan sekarang apa balasan kamu ke aku?"


"Leo,aku gak bisa bohongin perasaan aku sendiri. Aku tuh cinta sama kamu,bahkan saat pertama kita ketemu. Makanya mulai dari itu aku berusaha buat mencari cara agar dapat menjadi wanita kamu satu-satunya dan kebetulan malam itu Mona memiliki rencana gila untuk kabur dari pesta kalian dan menawarkan aku sebagai penggantinya"


"Lalu kamu mau begitu saja?"


"Kenapa aku gak mau? ini adalah impian aku sedari dulu,bisa bersanding sama kamu"


"Gila kamu ya,sakit jiwa kamu"


"Sayang,aku ini istri kamu loh"


"Mau sampai kapanpun aku tidak akan mengakui kamu sebagai istri aku,karena aku menganggap pernikahan kemarin tidak pernah terjadi"


Leo pun turun dari tempat tidur dan keluar dari sana,Laras merasa kesal karena sikap Leo yang sangat mengabaikan dirinya


"Leo... Leo..."


teriak Laras dari dalam kamar

__ADS_1


Leo pergi ke ruang kerjanya dan menghubungi asistennya,ia meminta agar seluruh anak buahnya mencari Mona di seluruh kota bahkan sampai tempat terpencilpun. Ry juga sudah bertindak mengerahkan segala cara untuk mencari Mona,bahkan ponsel Mona sampai sekarang masih belum bisa ia hubungi dan membuat Ry kebingungan.


__ADS_2