Dendam Sang Mantan

Dendam Sang Mantan
H-1


__ADS_3

Hari ini persiapan pertunangan Mona dan Ry sudah hampir 99%, besok akan menjadi sebuah hari yang membahagiakan terutama bagi Ry. Akhirnya sekian lama ia jatuh bangun bisa memiliki wanita yang sangat ia cintai,meski Mona belum sepenuhnya bisa menerima Ry tetapi keadaan lah yang memaksanya untuk bisa menerimanya. Bagaimanapun Ry telah membantu dia di saat-saat sulit meski dia tahu Ry seorang pembunuh Adit,acara yang akan di adakan di hotel bintang lima itu kabarnya akan di hadiri para tamu besar kolega Ry dari luar negeri dan juga kakak yang sudah membesarkan dia yaitu Leo. Sengaja juga Ry mengirim undangan itu ke pihak keluarga Surya agar mereka tahu bahwa dia berhasil memiliki Mona sekarang.


"Sayang,kamu sudah prepare semuanya?"


tanya Ry yang menghampiri Mona di kamarnya


"Sudah Ry"


"Ngapain kamu bawa koper? kita cuma menginap untuk malam ini saja"


"Ini baju dan perlengkapan lainnya"


"Udah,tidak usah bawa ini semua. Aku cuma minta kamu buat menyiapkan mental dan juga energi biar besok fit"


"Lalu aku harus pakai baju apa?"


"Di sana nanti sudah ada asisten yang menyiapkannya jadi kamu tidak perlu khawatir"


"Baiklah kalau begitu"


"Kalau begitu aku ke kantor dulu nanti pukul 15.00 akan ada sopir yang menjemput dan mengantar mu ke hotel"


"Iya Ry"


Sebelum pergi Mona membereskan kamarnya tiba-tiba seorang pelayan datang menghampirinya


"Maaf nona jika saya mengganggu anda"


"Ada apa sita?"


"Di bawah ada seseorang yang katanya ingin bertemu dengan tuan Ry,tetapi karena tuan tidak ada maka saya panggil anda saja"


"Siapa kira-kira Ta?"


"Saya kurang tahu nona"


"Baiklah kamu turun dulu dan buatkan minum untuknya,saya akan menyusul segera"


"Baik nona"


Setelah selesai Mona segera turun,dari tangga terlihat dua orang laki-laki dengan jas dan pakaian serba hitam duduk di ruang tamu,Mona menghampiri mereka dengan tatapan penuh tanda tanya.


"Maaf Anda mencari siapa ya?"


"Maaf nona kami ke sini atas perintah tuan Loe untuk bertemu dengan tuan Ry dan calon tunangannya"


"Oh kebetulan Ry sedang pergi, perkenalkan saya Mona calon tunangan Ry"


"Maaf nona saya tidak tahu jika itu anda,salam nona"


"Iya tidak apa-apa,jadi ada keperluan apa kemari?"


"Tuan Leo meminta maaf karena tidak dapat datang ke acara pertunangan anda dan tuan Ry besok,jadi ia mengirim kami ke sini untuk memberikan ini pada anda"


"Apa ini?"


"Amplop yang pertama ini untuk tuan Ry dan yang kedua ini untuk anda"


"Bolehkah saya membukanya?"

__ADS_1


"Tentu saja nona"


Mona membuka amplop dan melihat sebuah kunci mobil di dalamnya


"Kunci?"


"Iya nona,itu sebuah kunci mobil."


"Untuk saya?"


"Iya benar nona,mobilnya ada di luar"


"Tetapi kenapa tuan Leo mengirimkan mobil untuk saya?"


"Kata tuan Leo ini adalah hadiah pertunangan anda dan juga sebagai tanda ucapan terima kasih tuan Leo karena anda sudah mau mendampingi hidup adiknya"


"Adiknya? maksud kalian?"


"Jadi tuan Ry adalah adik tuan Leo nona"


"Setahuku Ry tidak memiliki kakak?"


"Mungkin tuan Ry belum menceritakannya pada nona"


"Baiklah tapi saya tidak bisa menerima ini"


"Kenapa nona? kami akan di hukum jika anda tidak menerimanya"


"Tetapi ini sebuah mobil? bukankah terlalu berlebihan?"


"Seperti itulah tuan Leo nona,mohon untuk di terima"


"Terima kasih nona,kalau begitu kami permisi dahulu"


"Tunggu,kalau boleh tahu siapa nama kalian? biar saya sampaikan pada Ry"


"Anda cukup bilang bulldog pasti tuan Ry akan paham"


"Bulldog? bukankah itu jenis anjing? baiklah kalau begitu terima kasih sudah mau datang kemari"


Setelah kedua orang itu pergi Mona segera berlari ke depan rumah dan dia sangat terkejut mengetahui mobil yang Leo kirim adalah jenis mobil sport yang sangat mahal.



"Astaga,kenapa tuan Leo begitu baik? dia mengirimkan hadiah mobil hanya untuk sebuah pertunangan"


gumam Mona dalam hati


"Nona,apa ada tamu di dalam ?"


tanya Sony yang baru tiba


"Sony tadi ada orang suruhan Leo datang,ia mengirimkan mobil ini dan sebuah amplop untukku dan Ry"


"Tuan Leo? mengapa? apa kata mereka?"


"Mereka hanya bilang kalau Leo tidak bisa datang ke acara pertunangan ku dengan Ry,jadi ia mengirimkan beberapa hadiah untukku dan Ry"


Sony melirik ke amplop yang di pegang oleh Mona,seketika ia bertanya

__ADS_1


"Lalu? apa isi amplop itu nona?"


"Aku tidak tahu,belum sempat membukanya karena ini milik Ry"


"Biarkan saya yang menyimpannya nona,nanti setelah acara pertunangan saya akan memberikannya pada tuan Ry"


"Baiklah,kalau begitu aku berikan ini padamu Aku mau ke kamar dulu rasanya kepalaku sedikit berat"


"Apa anda butuh dokter nona?"


"Tidak,tidak usah Son. Aku hanya agak pusing saja"


"Baiklah kalau begitu mari saya antarkan anda ke atas nona"


Sony mengikuti Mona dari belakang menaiki anak tangga,ia takut jika Mona tiba-tiba pingsan dan jatuh. Setelah sampai di kamar Mona meminta agar Sony menyampaikan kepada Sita bahwa pukul 14.00 unik membangunkan Mona di kamar.


"Terima kasih Son,oh ya bisakah aku minta tolong?"


"Iya nona apa yang bisa saya bantu?"


"Tolong kamu sampaikan pada Sita pukul 14.00 suruh dia untuk membangunkan ku"


"Baik nona,jika anda butuh sesuatu tolong hubungi saya melalui telfon di kamar"


"Terima kasih Son,kalau begitu aku istirahat dulu"


"Baik nona"


Mona masuk ke dalam kamarnya dan merebahkan diri di tempat tidur,entah kenapa tiba-tiba saja Mona merasa pusing.


Sony menghubungi Ry dan mengatakan apa yang anak buah Leo katakan pada Mona tadi,seketika Ry pulang dan melihat isi amplop itu. Setelah membukanya Ry dan Sony begitu terkejut karena di dalam amplop itu terdapat foto Ry dan Adit yang tengah mencelakai Wira saat itu.


"Apa apaan ini? kenapa kak Leo mengirimkan ini semua? aku sepertinya harus menghubungi beliau"


ucap Ry tegang


Ry mengambil ponselnya dan segera menghubungi Leo,tetapi masih saja tidak ada jawaban


"Bagaimana tuan?"


"Kakak tidak menjawabnya,apa Mona membuka amplop itu?"


"Sepertinya tidak tuan,karena tadi ketika saya bertanya apa isi amplop itu nona hanya menjawab bahwa ini milik tuan dan hanya anda yang boleh membukanya"


"Hah untung saja Mona begitu sopan dan tidak membuka amplop itu sembarangan,letakkan amplop itu di laciku aku akan membawanya menemui kak Leo setelah acara pertunangan ku selesai"


"Baik tuan"


"Lalu dimana Mona?"


"Nona Mona sedang istirahat di kamarnya tuan,tadi dia bilang kalau kepalanya sedikit pusing dan meminta Sita untuk membangunkannya pukul 14.00 nanti"


"Kalau begitu tolong kamu cek ke hotel persiapan pertunangan aku,sampai mana mereka mengerjakannya"


"Baik tuan"


Sony pergi keluar dari ruang kerja Ry,dan Ry sendiri pergi menuju kamar Mona. Sesampai disana di lihatnya Mona yang terbaring di tempat tidur,ia mengusap lembut pipi dan rambut Mona.


"Dalam keadaan tidur saja kamu masih tetap terlihat cantik Mon,pantas sekali kalau banyak laki-laki berusaha untuk mendapatkan mu termasuk diriku"

__ADS_1


Ry terus memandang wajah wanitanya itu,tiada henti untuk mengucapkan syukur di dalam hatinya atas apa yang ada di hadapannya sekarang. Dia menjadi laki-laki paling beruntung bisa mendapatkan Mona dan cintanya meski Ry sendiri tahu bahwa Mona belum sepenuhnya mencintai dia.


__ADS_2