Dendam Sang Mantan

Dendam Sang Mantan
KONTROVERSI


__ADS_3

Selang beberapa Minggu setelah kejadian itu muncul lah isu di resto bahwa Mona dan Arief terlibat dalam sebuah percintaan hingga terdengar di telinga Bu Siti.


Mendengar itu Bu Siti tidak hanya tinggal diam,ia menanyai Arief dan memastikan bahwa itu semua tidak benar,kali ini Arief masih menutupi hubungannya dengan Mona karena tidak ingin timbul masalah lain.


Tetapi dengan bukti rekaman video yang beredar di grup khusus pekerja restoran milik Mona terdapat video panas saat Arief dan Mona berciuman.


Bu Siti sengaja di beri tahu oleh karyawan bernama Salsa yang merekam langsung kejadian saat itu,ia terus membujuk Bu Siti untuk mengintrogasi putranya agar tidak menjadi contoh bagi karyawan lain.


Hari itu saat resto akan tutup Bu Siti meminta Arief mengumpulkan semua karyawan termasuk Mona,Bu Siti bermaksud memastikan video putranya itu tidak benar.


Setelah semua karyawan berkumpul dan Bu Siti yang terduduk di sebuah kursi masih menunggu kehadiran Mona yang membereskan bajunya.



Mona hadir dengan penampilan yang membuat para karyawan merasa iri padanya,sebenarnya mereka tidak mengetahui bahwa Mona adalah bos sebenarnya karena waktu acara pembukaan Mona hanya mengijinkan bu Siti yang memotong pita nya. Sehingga mereka mengira Bu Siti dan Arief lah pemilik resto itu.


Para karyawan memandangnya sinis karena menurut mereka Mona berlebihan dalam make up dan baju yang ia kenakan tidak sepantasnya dipakai oleh karyawan resto biasa sepertinya.


Mona duduk di bangku sebelah Bu Siti sementara Arief dan karyawan lainnya berdiri di hadapannya,melihat itu para karyawan kembali bergunjing dan Salsa meneriakinya dengan sebutan wanita tidak tahu malu.


Salsa sengaja berperilaku seperti itu karena ia cemburu dengan kedekatan Arief dan Mona selama ia bekerja disitu,mendengar itu Arief langsung menatap Salsa.


"Jaga bicaramu Salsa"


ucap Arief


"Pak Arief itu sudah tergoda dengan wanita seperti dia,caranya sangat murahan hanya untuk mengait seseorang seperti bapak"


ucap Salsa


"Saya tidak peduli kamu berbicara apa soal saya,tetapi tidak dengan Mona"


"Lihat Bu Siti,pak Arief sudah ter guna-guna oleh Mona"


celetuknya yang memancing Bu Siti untuk angkat bicara


"Sudah hentikan Salsa,kita semua disini untuk membuktikan kebenaran dibalik video itu bukan untuk menghina siapapun"


ucap Bu Siti lembut


"Apa yang sebenarnya terjadi Bu??"


tanya Mona


"Halah tidak usah sok polos kau Mona dasar wanita murahan"


"Salsa jaga bicaramu atau aku akan memecat mu sekarang juga"


bentak Arief

__ADS_1


"Jadi begini nak Mona,mereka semua melihat kamu dan Arief melakukan hal yang tidak sepantasnya di ruang karyawan. Ibu hanya ingin bertanya apakah itu benar?"


"Ya itu semua benar Bu"


jawab Mona


"Tu kan Bu,sudah jelas perempuan itu mengaku bahwa dia menggoda bos kita"


ucap Salsa


"Lalu untuk apa nak Mona mau melakukan itu dengan anak saya? tidak sepantasnya hal seperti itu terjadi"


"Bu saya dan Arief sudah sama-sama dewasa jadi hal seperti itu adalah wajar yang terpenting kami tidak melakukan hal selebihnya. Lagian kita ini..."


Belum sempat Mona menyelesaikan percakapannya Arief memintanya untuk berhenti


"Sudah Mon,jangan lanjutkan"


ucap Arief sembari menggeleng kepada Mona


"Kalian kenapa nak Mona? Arief jaga perilaku mu,ibu tidak pernah mengajarkan kamu untuk menyela pembicaraan orang"


Arief tertunduk dan pasrah jika Mona membongkar hubungannya kepada ibunya,karena ia tahu bahwa Bu Siti akan menolak hal itu.


"Maaf Bu,mungkin bagi ibu ini hal yang salah tetapi aku dan Arief saling mencintai dan saya kira tidak salah jika kami berpacaran"


"Jadi apakah ada yang keberatan dengan hal itu??"


tanya Mona kepada semua karyawan


"Kamu itu gak sepantasnya berpacaran dengan pak Arief,kamu itu siapa ?? hanya karyawan yang tidak tahu malu"


ucap Salsa


"Lalu apakah pantas seorang karyawan sepertimu menghakimi saya seperti itu?"


"Kenapa tidak? jika memang kamu menginginkan pak Arief kamu harus bersaing denganku. Aku berfikir kamu bisa bekerja disini karena menggoda pak Arief bukan?"


"Cukup salsa"


teriak Arief


"Biarkan Rif masalah ini biar aku yang tangani,kamu mau tahu siapa aku?"


"Gak usah sok jago jadi orang"


ucap Salsa lagi


"Oke jika kamu ingin tahu siapa saya besok pagi-pagi setelah absen kalian semua berkumpul diruangan bos. Ada yang ingin saya sampaikan"

__ADS_1


ucap Mona


"Untuk apa kami menuruti orang sepertimu?"


ucap beberapa karyawan


"Pokoknya turuti saja"


teriak Arief


"Baik pak"


ucap semua karyawan


Arief kemudian membubarkan mereka untuk pulang,kemudian Mona dan dia menghampiri bu Siti yang terduduk dan mengajaknya pulang.


Di dalam taksi mereka bertiga hanya terdiam tanpa membahas apapun,hingga tiba dirumah Bu Siti kembali menanyai mereka berdua.


"Arief dan nak Mona ada yang ingin ibu bicarakan dengan kalian"


ucap Bu Siti lembut


Mereka bertiga duduk di ruang tamu dengan suasana yang tegang


"Arief apa yang berada di pikiran kamu sehingga menjadikan nak Mona kekasihmu? Apa kamu tidak sadar siapa kita dan siapa nak Mona?"


ucap Bu Siti yang menatap anak laki-lakinya tersebut


"Saya tahu yang ibu maksud karena kita orang miskin dan Mona jauh di atas kita. Tetapi apakah salah kalau Arief ingin sedikit bahagia Bu? Sejak kecil Arief hidup susah dan setelah bertemu dengan Mona semuanya menjadi lebih baik"


"Rif ibu tidak pernah mengajarimu untuk memanfaatkan situasi dan menjadikan kesenangan bagimu. Nak Mona sudah membantu kita seharusnya kita berterima kasih bukan malah membalasnya dengan hal seperti ini"


Arief hanya tertunduk mendengar ucapan ibunya


"Nak Mona maafkan atas ke lancang an anak saya tidak seharusnya dia melakukan hal itu"


"Bu,saya sudah menganggap ibu seperti ibu saya sendiri karena sejak kecil orang tua saya tidak memperlakukan saya sebaik Bu Siti memperlakukan saya. Jadi tolong Bu biarkan saya dan Arief tetap menjalani hubungan ini. Saya tidak merasa malu memiliki Arief sebagai kekasih saya dan memiliki ibu sebagai ibu saya"


Mendengar penuturan Mona hati Bu Siti luluh seketika


"Baiklah jika nak Mona begitu bersikeras dengan hubungan itu,saya tidak dapat berbuat apa-apa tetapi tolong nak Mona ingat jangan pernah memandang keluarga kami rendah karena itu akan sangat menyakiti hati saya"


"Baik Bu,terima kasih atas izinnya"


"Tetapi satu hal kalian tidak boleh melakukan hubungan diluar batas,kalian boleh pacaran tetapi yang sehat"


"Baik Bu"


Arief dan Mona memeluk Bu Siti dan berharap kedepannya hubungan itu tetap terjalin tanpa suatu kendala apapun.

__ADS_1


__ADS_2