
Hari ini Dendra berencana mengajak Mona mengunjungi toko Kue milik ibunya,mereka terlihat begitu senang akhirnya impian Nyonya Rina untuk memiliki bisnis kue terwujud. Kini tak hanya di kota tempat tinggal mereka saja tetapi sudah merambah cabang ke kota-kota besar lainnya. Selama beberapa bulan bisnis keluarga itu naik pesat itu semua berkat bantuan ibu Mona yang memiliki teman sosial yang banyak.
Dendra dan Mona berjalan menuju tempat toko kue itu berada,kebetulan area parkir disekitar sudah penuh sehingga membuat mereka harus berjalan beberapa meter lebih jauh untuk mendapatkan lahan parkir. Sore itu cuaca begitu cerah mereka berjalan layaknya sepasang kekasih yang akan pergi dinner,beberapa pasang mata memperhatikan mereka dan banyak yang mengatakan mereka begitu serasi.
"Kak Dendra,mbak Mona"
sapa Andini yang berada di depan toko kue
"Din,kamu mau kemana?"
"Oh,tadi habis nganterin pesanan diujung sana"
"Ibu ada Din?"
"Ada,tuh di dalam sama Tante Rina"
Mona dan Dendra masuk kedalam,toko kue yang berkonsep Italian sekaligus memiliki rooftop sebagai cafe membuat tempat itu diminati oleh setiap kalangan. Maka tak heran jika toko kue itu selalu ramai oleh pengunjung,bahkan papa Dendra memutuskan untuk tidak terlalu sering ke kantor dan menghabiskan waktu membantu bisnis milik istrinya.
Melihat kehadiran Mona dan Dendra membuat kedua wanita hebat itu bahagia
"Sayang,kamu kok gak bilang mau kesini?"
ucap Nyonya Yekti
"Iya,tumben juga Dendra mau mampir kesini? pasti Mona yang maksa kan"
ucap Nyonya Rina
"Enggak kok Bu,tadi kita memang udah berencana mau kesini sekalian pengen lihat kondisi toko. Eh ga taunya rame banget,iya kan Den?"
"Iya ma,tadi rencananya aku mau ngajak Mona jalan tapi bingung mau kemana yaudah aku ajak aja kesini"
__ADS_1
"Oh jadi gitu,sepertinya anak kita udah mulai ngumpet-ngumpet nih jeng buat jalan bareng"
ucap nyonya Rina
"Ya bagus deh jeng kalau mereka mulai dekat satu sama lain,supaya mereka juga saling terbuka dan gak ada rahasia-rahasia lagi nanti setelah menikah"
imbuh nyonya Yekti
"Benar juga katamu jeng,lagian kalau mereka udah saling cinta kenapa masih tunda-tunda terus buat ke jenjang pernikahan?"
"Ya kalau itu tanyakan langsung ke anaknya aja jeng,takutnya nanti saya dikira mengejar-ngejar pihak jeng lagi"
"Ya enggak lah jeng, bukankah lebih cepat lebih baik. Benar kan Dra?"
ucap Nyonya Rina
"Iya ma"
Mona hanya tersenyum malu,Tuan Surya menghampiri mereka yang tengah asyik mengobrol di salah satu meja.
"Ada apa ini? loh,Dendra,Mona. Kalian tumben kesini?"
ucap Tuan Surya
"Ini loh pa,mereka tuh baru pertama kali ngedate,kencan lah pa. Tapi bingung mau kemana jadinya mereka memutuskan untuk kesini"
"Oh,ya bagus deh kebetulan di atas banyak kerjaan sekalian aja kalian bantuin karyawan lain"
"Pa.."
ucap nyonya Rina
"Bercanda-bercanda,mana mungkin papa biarin waktu mereka buat bantuin disini biarkan mereka pergi kencan atau dinner"
__ADS_1
"Oh ya pa,ada yang mau Dendra omongin. Soal kantor"
"Ya sudah kita ke ruangan mama mu ya. Kita tinggalkan para wanita dulu"
Saat Dendra pergi ibu beserta Tante Rina kembali memojokkan Mona agar ia segera memutuskan untuk segera melangkah ke jenjang pernikahan. Meski kini mulai tumbuh binih-binih cinta di hati Mona,tetap saja ia masih butuh waktu untuk menyesuaikan diri dengan hubungan itu.
"Tante,ibu Mona minta waktu sedikit lagi ya. Mona masih belum bisa jika nanti serumah dengan Dendra dan harus menyebutnya dengan panggilan Mas,Sayang,atau bahkan papa"
Nyonya Yekti dan Rina dibuat tertawa dengan jawaban Mona,apalagi melihat ekspresi Mona yang begitu polos.
"Yang penting setelah menikah jangan suruh anak Tante buat tinggal serumah dengan orang tuanya ya"
"Memangnya kenapa Tante?"
"Mona,kamu sama Dendra kalau udah menikah nanti wajib tinggal dirumah sendiri biar kalian bisa mandiri"
"Tapi Tante,nanti suasana rumah pasti sepi kalau cuma ada aku dan Dendra,apalagi dia kan orangnya susah banget di ajak bercanda. Ya sudah kalau Dendra gak boleh tinggal sama Tante kita tinggal sama ibu aja"
"Eh no no,kalau di rumah Tante Rina tidak boleh bukan berarti kamu bisa dirumah ibu"
"Memangnya kenapa Bu? kan Mona juga anak ibu"
"Mona,orang sudah berumah tangga itu berbeda dengan belum menikah,saat belum mempunyai suami kamu masih tanggung jawab orang tua tetapi jika sudah kamu adalah tanggung jawab suami kamu. Dan seorang istri harus selalu patuh dan wajib mengikuti kemanapun suami pergi"
"Tapi Bu"
"Lagian kalau kalian tinggal sama kita,kapan dong mau segera ngasih cucu? iya kan jeng"
imbuh Tante Rina
Mona hanya terdiam dan cemberut melihat kedua mamanya memojokkan dia dan terus menggodanya,terlebih lagi pernikahan antara dia dan Dendra harus segera dilaksanakan karena itu adalah janji Mona kepada almarhum ayahnya.
Sejak saat itu Mona mencoba untuk membiasakan diri menerima Dendra dan memperlakukan Dendra layaknya pasangan bukan teman,mungkin saat itu Mona belum terbiasa karena selama ini dia menganggap Dendra sebagai sahabat dekatnya tapi siapa tahu jika takdir harus menjadikan ia sebagai suami sekaligus teman hidupnya.
__ADS_1