Destroy

Destroy
Amarah Zahara


__ADS_3

" Ting tong "


Bel rumah Zahara berbunyi, terlihat seorang kurir pengantar paket sedang berdiri di teras depan pintu masuk rumah Zahara, Kurir menunggu dengan sabar dan tenang.


Tak berapa lama, pintu terbuka dan keluar seorang asisten rumah tangga menghampiri sang kurir.


"Ada paket mbak, untuk atas nama Zahara, mohon di terima."Ujar sang Kurir.


Kurir memberikan paket yang ada ditangannya, paket itu terbungkus kecil, Asisten rumah tangga menerima bungkusan paket kecil tersebut.


"Terima kasih , Mas."Ujar Asisten rumah tangga.


"Ya, sama sama , mbak." Jawab sang Kurir.


Sang Kurir lantas berbalik badan lalu pergi meninggalkan Asisten rumah tangga yang lantas masuk kembali ke dalam rumah.


Pintu rumah di tutup dan di kunci, lalu Asisten rumah tangga bergegas jalan menuju ke dalam ruangan dengan membawa bungkusan paket kecil yang di terimanya tadi dari kurir.


Zahara keluar dari dalam kamarnya, Dia berpapasan dengan Asisten rumah tangganya yang baru saja hendak ke kamarnya, mereka bertemu di tengah selasar ruang keluarga.


"Siapa yang datang?!" Tanya Zahara pada Asisten rumah tangganya.


"Kurir, Bu, ngantar paket, katanya buat Ibu." Ujar Asisten rumah tangga.


"Paket buat Saya ?!" Zahara heran.


"Iya, Bu , Ini paketnya." Ujar Asisten rumah tangga.


Asisten rumah tangga lantas memberikan bungkusan paket kecil pada Zahara, Zahara dengan heran menerima paket itu dari tangan Asisten rumah tangganya.


"Saya permisi, Bu." Ujar Asisten rumah tangga.


Zahara tak menjawab, Dia hanya mengangguk saja mengiyakan, Asisten rumah tangga lalu pergi meninggalkan Zahara.


Zahara berdiri termangu mengamati paket kecil yang ada di tangannya.


"Paket apa ini?!" Gumamnya.


Zahara melihat tulisan yang ada pada bungkusan paket, tak ada nama si pengirim, hanya ada nama Dia saja dan alamat rumahnya yang tertulis sebagai si penerima paket.


Zahara kernyitkan keningnya, Dia penasaran dengan isi dari paket tersebut, Zahara berjalan ke ruang keluarga, lalu duduk di sebuah sofa.


Sebelum membukanya, sekali lagi Dia mengamati bungkusan paket kecil tersebut, Dia menimbang nimbang antara membuka dan melihatnya atau tidak.


Zahara lantas menghela nafasnya, karena penasaran dengan isi paket tersebut, akhirnya Dia buka juga bungkusan paket kecil tersebut.


Setelah bungkusan paket terbuka, Zahara semakin heran melihat isi paket itu.


Di dalam bungkusan paket itu terdapat sebuah flash disk, Zahara mengamati flash disk itu.

__ADS_1


"Flash Disk apa ini?!" Gumamnya lagi heran.


Lalu Dia melihat ada secarik kertas kecil yang menempel bersama flash disk itu, Dia pun lantas membuka lembaran kertas kecil dan membaca tulisan yang ada didalamnya. Tulisan itu di ketik, tidak di tulis tangan.


"Tonton Aku !"


Begitu pesan dari isi tulisan yang ada pada lembaran secarik kertas kecil tersebut.


Zahara semakin penasaran saja membaca isi pesan yang ada pada secarik kertas, Dia tahu, maksud kalimat dalam tulisan itu tertuju pada flash disk di tangannya.


"Apa maksud orang yang mengirimkan flash disk ini?Ada apa di dalamnya?!" Gumam bathinnya.


Zahara semakin penasaran dengan flash disk tersebut. Lalu, Dia pun beranjak berdiri dari duduknya di sofa dan berjalan ke ruang kerjanya yang ada di bagian samping rumahnya.


Zahara masuk ke dalam ruang kerjanya, ruang kerjanya tidak jauh dengan ruang kerja Gerard, suaminya di dalam rumah tersebut.


Zahara duduk di kursi kerja, lalu Dia membuka laptop yang ada di atas meja dan menyalakan laptop tersebut, setelah menyala, Dia segera memasang flash disk pada laptop.


Kemudian Zahara mulai mencari file dalam flash disk, setelah ditemukannya, cepat Dia tekan file yang ada pada flash disk, Dia penasaran dan ingin tahu apa isi dari flash disk itu.


Dengan raut wajah tegang dan penuh rasa penasaran Dia memutar file video yang ada pada flash disk.


Saat Dia melihat rekaman video dari flash disk, Dia tercengang dan semakin heran.


"Gerard ?!" Batinnya.


Tak berapa lama, dari rekaman video terlihat, datang Karina masuk ke dalam ruang kantor itu dan menghampiri Gerard.


Zahara terperanjat syock dan kaget melihat kenyataan, dimana Dia bisa melihat dengan jelas kehadiran Karina di dalam ruang kantor Gerard.


Hanya ada mereka berdua, lalu, Zahara menyaksikan dalam rekaman video, bagaimana Karina mendekati Gerard hingga pada akhirnya terjadi hubungan badan antara Gerard dan Karina di dalam kantor.


Melihat adegan itu, Zahara sangat geram sekali, Dia marah setelah menyaksikan rekaman video tersebut.


"Menjijikkan !! Dasar wanita murahan !! Sudah ku maafkan masih juga Kamu berani menggoda dan mendekati Gerard !!" Ujarnya geram dan marah.


Zahara terbakar api cemburu, Dia marah besar pada Karina yang disaksikannya melalui rekaman video sedang berhubungan badan dengan Gerard.


Dia marah besar pada Karina, karena sebelumnya, Dia sudah memaafkan perbuatan Karina yang berselingkuh dengan Gerard, bahkan Dia mencoba bersikap baik dan kembali berteman baik dengan Karina.


Namun, melihat kenyataan yang terjadi, Zahara sangat membenci dan marah sekali pada Karina, Dia merasa Karina tak menghargai dirinya, Dia marah karena Karina melanggar janjinya untuk tidak berhubungan lagi dengan Gerard.


Selain itu, Dia juga marah dan benci pada Gerard, karena telah mengkhianati kepercayaannya, Dia mengira, Gerard tidak akan berani lagi berselingkuh di belakangnya, setelah ketahuan dulu saat Dia menjalin hubungan dengan Karina.


Gerard pernah berjanji akan menjauh dari Karina dan tidak akan pernah menjalin hubungan lagi dengan Karina, tapi ternyata semua itu dusta, hanya omong kosong Gerard saja.


Karena nafsu besarnya yang tak terkendali, Gerard gelap mata dan lupa dengan janjinya pada Zahara dulu.


"Akan ku hancurkan hidup kalian berdua !!" Geram Zahara marah.

__ADS_1


Zahara benar benar terlihat marah besar setelah menyaksikan rekaman video dari flash disk tersebut.


Dia tak tahu, Siapa yang mengirimkan flash disk tersebut padanya, Dia juga tak tahu, siapa orang yang sudah merekam adegan mesum Gerard dan Karina didalam ruang kerja Gerard.


"Kalo perselingkuhan mereka terekam dalam video, artinya, ada seseorang yang sengaja memasang kamera cctv secara diam diam di ruang kerja Gerard." Gumamnya.


"Orang itu pasti menyaksikan perbuatan mesum Gerard, lalu sengaja mengirimkan rekaman videonya padaku."Lanjutnya.


"Siapa orang itu?! Apa Samuel ?! Ah, Aku gak yakin, mana mungkin Samuel yang mengirimkan flash disk itu padaku." Ujarnya berfikir keras.


Zahara lantas menarik nafasnya dalam dalam, lalu, Dia menghentikan tayangan rekaman video , dan segera melepaskan flash disk dari laptop.


"Aku harus mencari taunya. Dan yang utama, Aku harus memberi pelajaran pada Karina, Dia sudah berkhianat padaku !" Ucapnya penuh kemarahan.


Di genggamnya flash disk ditangannya, lalu, Dia berbalik badan dan segera berjalan keluar dari dalam ruang kerjanya.


Dengan wajah penuh amarah dan sakit hati pada Karina, Zahara mengambil tas kecilnya dari dalam kamar.


Lalu, Dia mengambil kunci mobil dari atas meja riasnya, kemudian, Dia bergegas keluar dari dalam rumahnya.


Zahara lantas masuk ke dalam mobilnya yang ada di garasi mobil rumahnya. Sebelum pergi, Dia menghubungi seseorang.


"Temui Saya di Cafe tempat biasa, ada tugas buatmu." Ujar Zahara bicara di teleponnya.


Setelah itu, Dia mematikan ponselnya, dan meletakkannya di dalam tas kecil yang ada di jok depan, disampingnya.


Mesin mobil menyala, lalu, Zahara segera menjalankan mobilnya, mobil pun melaju keluar dari dalam garasi dan meluncur ke halaman rumah hingga ke jalanan.


Di lantai atas rumahnya, Di seberang jalan depan rumah Zahara, terlihat Astrid berdiri sedang mengamati rumah Zahara.


Astrid melihat kepergian Zahara dengan mobilnya, Dia tersenyum senang melihat kepergian Zahara.


"Tinggal tunggu, apa yang di perbuat Zahara pada Karina, si wanita ular itu."Bathin Astrid.


Astrid senang, rencananya berhasil, Dia yang sengaja mengirimkan file rekaman video yang di dapatnya dari rekaman kamera cctv di ruang kerja Gerard yang sengaja Dia dan Alex pasang untuk mengawasi pergerakan Gerard.


Astrid mengirimkan bukti rekaman video perselingkuhan dan perzinahan Gerard dan Karina pada Zahara bukan karena Dia simpati dan kasihan pada Zahara.


Itu semua Dia lakukan untuk merusak hubungan baik antara Gerard, Karina dan Zahara, jika mereka bermusuhan, akan menjadi mudah baginya menjatuhkan mereka bertiga, Astrid ingin Zahara menyingkirkan Karina.


Semua di lakukan Astrid dalam rangka menjalankan aksi balas dendamnya pada Keluarga Gerard beserta seluruh orang orang yang terlibat dan menjadi komplotan Gerard dalam menjebak orang tuanya dulu.


Setelah mobil Zahara menghilang dari pandangannya, Astrid tersenyum sinis, lantas Dia berbalik badan dan segera berjalan masuk ke dalam rumahnya kembali.


---


Di dalam mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi, terlihat Zahara yang menyetir mobil masih emosi , wajahnya menyeringai geram, Dia tak bisa menerima dengan apa yang baru saja dilihatnya.


"Kamu akan tau akibatnya nanti Karina ! Kamu udah menginjak injak harga diriku!!" Gumamnya, mendesis geram dan marah.

__ADS_1


__ADS_2