Dosen & Rektor

Dosen & Rektor
The Day


__ADS_3

Sarapan perdana hanya berdua. Terlihat Farhan tengah duduk dengan hati berbunga-bunga sambil menunggu Anisa selesai mandi.


CKLEK!


Anisa selesai mandi dengan balutan baju rumahan dan rambut yang dibalut dengan handuk. Dihampirinya Farhan dan duduk disebelahnya.


"Wuuiiih! Enak nih kayaknya". Ujar Anisa mengambil sendok ditangan Farhan dan langsung berdoa.



"Lapar banget apa?". Tanya Farhan.


"Iyaa, kemarin makannya dikit gara-gara dikejar acara". Jawab Anisa mulai menyendokkan makanan ke mulutnya. Melihat istrinya yang lahap sekali, Farhan akhirnya tergiur untuk ikut memakannya. Tak membutuhkan waktu lama, makanan kini telah ludes dari tempatnya.


"Gimana? Udah kenyang?". Tanya Farhan.


"Alhamdulillah, masih diberi kesempatan buat makan enak". Jawab Anisa menyenderkan kepalanya dibahu Farhan.


"Mau tidur lagi?". Tanya Farhan.


"Gak laah, udah lama banget tadi tidurnya". Jawab Anisa.


"Keluar yuk mas, jalan kemanaaa gitu". Pinta Anisa dengan memainkan pupil matanya.


"Okee, sekalian check out hotel yaa". Jawab Farhan.


"Oke". Jawab Anisa dengan gembiranya.


Anisa mengemasi barangnya dan suaminya. Farhan tak tinggal diam. Ia juga membantu istrinya merapikan.


"Aku siap-siap dulu mas". Ujar Anisa.


"Okee". Jawab Farhan.



"Mas pakai hini aja gak papa kan?". Tanya Farhan pada Anisa memperlihatkan penampilannya.


"Yaa, gak papa lah mas. Malah lebih santai. Mas gak perlu pakai koko terus. Ntar dikira pak kyai lagi. Hahahha". Jawab Anisa.


"Tapi pak kyai tampan kaan". Goda Farhan.


"Iyaa, tampannya suamiku". Jawab Anisa.



"Maaf pak, kamar yang ditempati bapak masih ada 3 hari lagi". Ujar resepsionis hotel ketika Farhan hendak check out.

__ADS_1


"Maksudnya Gimana ya?". Tanya Farhan.


"Iyaa, Atas nama Pak Afif telah memesankan hotel kepada Pak Farhan dan istrinya selama 4 hari". Jelas Farhan.


"Lhoo, kok saya gak tau". Sanggah Farhan.


"Untuk masalah itu saya tidak mengerti pak". Jawab resepsionis.


"Ya udah maas, anggap aja liburan kita sebelum cutinya habis". Ujar Anisa lembut.


"Ya sudah kalau begitu. Saya mau keluar, tolong barang-barang saya diantar ke kamar lagi". Ujar Farhan,


Setelah menyelesaikan urusan hotel, Farhan mengajak Anisa untuk jalan-jalan sekedar refreshing. Memilih tempat yang alami sesuai dengan keinginan sang istri.


Mereka memilih refreshing disalah satu kebun teh.



Abaikan gambar mbaknya gaesss.


Pertama memasuki kawasan kebun teh, Anisa sudah terkagum-kagum melihat keindahannya. Meskipun saat ini sudah menjelang siang, kabut-kabut masih saja menyelimuti kawasan kebun teh ini.


"Kok aku baru tahu tempat ini sih mas". Ujar Anisa.


"Kamukan fokus ngapal aja. Mana pernah jalan-jalan?". Jawab Farhan. Farhan merangkul pundak Anisa dan berkeliling bersama.


Karena hari ini bukan hari libur, kawasan wisata ini tidak ramai. Hanya segelintir pengunjung saja.


"Malu tahuu, lihat tu ada pak dan bu tani lagi manen teh". Jawab Anisa.


"Ngapunten nggeh bu, pak, izin mesra-mesraan sama istri dulu". Ujar Farhan meminta izin pada petani teh.


"Monggo mas. Bojo anyar ta?". Tanya salah satu petani.


"Enggeh pak. Cantik kan pak". Jawab Farhan mengeratkan rangkulannya.


"Hiiissh! Jadi orang kok rese banget sih! Malu tahuu". Gerutu Ainisa memukul dada bidang Farhan.


"Aduh! Gak papa dong yang, biar mereka gak salah paham sama kemesraan kita. Heheheh". Jawab Farhan cengengesan.


"Aku pengen bantuin metik teh deh mas". Ujar Anisa.


"Ayoo, aku tunjukin jalan turunnya". Jawab Farhan.


"Istri saya mau bantu nyobain metik teh bu". Ujar Farhan pada sekelompok ibu-ibu.


"Oalah, monggo mbak. Duuuh, kok ayu tenan too. Kene-kene karo ibuk". Jawab salah satu ibu tani.

__ADS_1


Anisa mulai diajari cara memilih teh yang bagus dan bisa untuk dipetik. Sedangkan Farhan mengamati istrinya dari jarak yang agak jauh. Sesekali terpancar tawaan Anisa dan para ibu-ibu disana.


"Suamimu ganteng banget lho nduk". Ujar Ibu Tani.


"Harus ekstra dijaga lho. Kamu juga cantik. Jangan kecewakan suamimu". Sambung ibu yang lain.


"Hehehe, inggih bu". Jawab Anisa dengan tersenyum.


"Saya ambil istri saya dulu bu ibu, terima kasih sudah dijaga. Hehehe". Ujar Farhan.


"Baru bentar lho Lee, uwis kangen aee. Di goceli teros, ngko ndak mlayu. Hahahah". Canda sang ibu tani.


"Siap bu, kulo sukani magnet". Jawab Farhan.


YANG GAK TAHU ARTINYA, CARI TAHU SENDIRI YAA 😬😬


Setelah bertemu dengan ibu-ibu tani, mereka melanjutkan destinasi wisata di spot-spot lainnya.


Tak terasa, ternyata sudah tengah hari.


"Makan yuk mas". Ajak Anisa.


"Dengan senang hati istriku. Mas mau nunjukin makanan khas tempat ini. Tak kalah enaknya sama makanan kita pagi tadi". Jawab Farhan. Menggandeng Anisa ke tempat makan wisata kebun teh ini. Farhan memilih tempat duduk yang menghadap langsung ke pemandangan teh didepannya.




"Yakin mau makan semua ini?". Tanya Anisa ragu melihat makanan yang banyak sekali.


"Yakin dong". Jawab Farhan dengan mantabnya.


"Mata ikannya gak bisa slow lagi". Ujar Anisa heran melihat mata ikan yang telah digoreng seolah-olah menantang orang dihadapannya.


"Hahaha, udaaah, cobain aja dulu. Pasti ketagihan. Geser sini. Kita sepiring berdua sayaaang". Ujar Farhan menggeser kursi anisa agar lebih dekat dengannya.


"Dasar. Kamu saking kasihannya sama pelayan restoran ini ya mas? Gak tega lihat mereka cuci piring banya, makanya ngajakin sepiring berdua". Ledek Anisa.


"Huuus, makan sepiring berdua ada pahalanya lhoo". Ujar Farhan.


Mulailah mereka menikmati makan siang dengan sepiring berdua. Anisa meminta agar mereka membelakangi para pengunjung, untuk menutupi wajah malunya akibat ulah sang suami.


"Aku pengen nginep di penginapan itu deh mas". Lirih Anisa ketika melewati penginapan ditengah kebun teh.


"Ayoo, sekarang aja". Jawab Farhan dengan mudahnya menyetujui.


"Eh! Gak sekaraang, kapan-kapan aja. Kita masih punya kuota dihotel yang kemarin. Kan kasihan Ayah, udah booking mahal-mahal". Ujar Anisa. Meneruskan langkahnya menuju parkiran mobil.

__ADS_1


"Okee! Kita habiskan waktu 3 hari dihotel itu berduaan. Tapi gak diem aja yaa". Bisik Farhan menghoda istrinya.


Bersambuung.....


__ADS_2