GORESAN LUKA

GORESAN LUKA
Happiness 37


__ADS_3

"Aku tetap akan tinggal dengan Daddy dan Mommy, Karena kalian orangtuaku aku datang bukan untuk kembali kepada mereka Dad, Aku hanya ingin bertemu tidak untuk tinggal," Tanpa ragu-ragu Albiyan mengatakan hal itu, Rasa sayang nya untuk Rey dan Ayrin semakin bertambah besar sejak kejadian di pesta waktu itu, Dan dari awal Albiyan memang tidak ingin tinggal dengan Ibu kandungnya.


Maka dari itu Albiyan memilih untuk tetap menjadi anak Rey dan Ayrin, Tujuan hidup Albiyan sekarang adalah untuk tidak membuat Ayrin bersedih dan akan membuat Rey dan Ayrin bahagia.


"Albiyan juga minta maaf karena selama ini Albiyan penah membuat jarak untuk Daddy dan Mommy, Albiyan bukan tidak menyayangi Daddy dan Mommy demi Tuhan Albiyan menyayangi kalian hanya saja status Albiyan yang hanya anak adopsi kalian membuat Albiyan harus sadar siapa Albiyan" Lanjut Albiyan mengutarakan apa yang selama ini ada di dalam hati dan fikiran nya.


"Tidak apa-apa nak, Daddy tidak menyalahkan mu, Daddy juga akan sepertimu jika posisi Daddy sama sepertimu, Sekarang kau sudah tau bukan jika posisimu sama seperti saudaramu yang lain walau kau hanya anak adopsi kami?" Ucap Rey menatap Albiyan sayang.


"Ya Dad Albiyan tau, Untuk itu terimakasih karena Daddy dan Mommy sudah menyayangi Albiyan sebesar ini" Jawab Albiyan tersenyum setelah itu mereka berpelukan, Semua telah selesai kini Albiyan tidak terpenjara dalam bayang-bayang ibu kandung nya lagi, Albiyan berjanji setelah pulang dari Negara ini ia tidak akan segan-segan lagi kepada Rey dan Ayrin, Ia akan membuat Rey dan Ayrin bahagia dan bangga dengan nya.


"Ayo kita pulang Dad" Ajak Albiyan setelah melepas pelukan masing-masing.


"Sekarang? Tidak ingin sekalian liburan disini?" Tanya Rey menawarkan Albiyan untuk berlibur.


"Tidak Dad...Mommy dan saudara yang lain ada di rumah Albiyan tidak ingin liburan sendiri tanpa mereka" Jawab Albiyan, Ia tidak menginginkan liburan sendiri tanpa keluarganya.


Rey tersenyum mendengar jawaban Albiyan "Baiklah ayo kita pulang dan beri Mommy kejutan" Albiyan mengganggukan kepalanya menyetujui ide Rey setelah itu mereka pergi dari rumah Chaterine.


Albiyan menatap rumah Chaterine untuk terakhir kalinya "Selamat tinggal Ma,Hiduplah dengan bahagia, sekali lagi terimakasih sudah melahirkanku,Kau tetap ibu ku yang melahirkanku selamanya akan seperti itu walau kita tak akan pernah bertemu lagi,Aku pun akan hidup dengan bahagia dengan Daddy Rey dan Mommy Ayrin cinta dalam hidupku" Batin Albiyan, Rey mengusap kepala Albiyan lembut.





__ADS_1


Rey dan Albiyan sampai di Negara tercinta, Zayn sudah menunggu mereka, Albiyan berlari ke arah Zayn dan memeluknya," Uncle"


"Selamat datang kembali Al" Ucap Zayn memeluk Albiyan, Al adalah panggilan sayang dari Zayn untuk Albiyan.


"Terimakasih Uncle" Mereka melepas pekukan dan melanjutkan perjalan mereka menuju Rumah Rey.


Albiyan tak sabar ingin bertemu Ayrin dan memeluk nya, Di rumah Ayrin sudah menunggu kedatangan Rey dengan gelisah, Ayrin tidak tau Rey pulang bersama Albiyan atau tidak sebab Rey tidak memberi tau, Rey hanya mengatakan jika ia pulang hari ini.


Ayrin berjalan kesana-kemari untuk menghilangkan rasa gelisahnya, Ayrin takut jika Rey tidak kembali dengan Albiyan, Setelah lama menunggu akhirnya Rey datang, Ayrin menangis saat melihat Rey hanya datang sendiri.


"Dimana anak ku Rey?" Tanya Ayrin dengan air mata yang sudah mengalir deras.


"Maafkan aku sayang" Jawab Rey dengan wajah yang di buat menyesal.


"Tidak tidak..Kembalikan anak ku Rey? Kenapa kau tidak membawanya kembali? Kembalikan anak ku? Dia milik ku Rey? Aku mohon," Ayrin menangis meraung sembari memukul-mukul dada Rey menggungkap kan rasa sedih nya.


"Mom" Panggil Albiyan yang sedari tadi bersembunyi di balik dinding antara Ruang tamu dan ruang keluarga.


Ayrin berhenti menangis dan langsung menatap Rey, Seakan tak percaya ia mendengar suara Albiyan, "Mommy" Panggil Albiyan lagi, Ayrin mencari sumber dari suara itu dan matanya menemukan Albiyan berdiri menatap nya.


Melihat Albiyan ada di hadapan nya Ayrin langsung berlari memeluk nya, Albiyan menyambut hangat pelukan Ayrin dan memeluk nya erat, "Anak ku"


"Anak ku, Kau kembali nak? Mommy mohon jangan tinggalkan Mommy nak?" Ucap Ayrin di sela-sela pelukan dan tangisnya.


"Tidak Mom Albiyan tidak akan meninggalkan Mommy, Maaf sudah membuat Mommy khawatir" Albiyan semakin erat memeluk Ayrin, Hati nya merasa tenang dan lega setelah bertemu Ayrin dan memeluk nya.


Rey menatap Albiyan dan Ayrin yang sedang melepas rindu, Ia berterimakasih kepada Tuhan dan berdoa semoga keluarga nya akan selalu bersama hingga maut memisahkan mereka, Rey mendekati mereka dan memeluk nya.

__ADS_1


"Kalian sengaja mengerjai Mommy ya? Tega nya kalian mengerjai Mommy yang setengah mati takut jika kau tidak kembali," Tanya Ayrin, Saat ini mereka sedang duduk di ruang keluarga dimana Ayrin tidak mau jauh-jauh dari Albiyan.


"Ini ide Daddy Mom" Albiyan melemparkan kesalahan kepada Rey dan berhasil membuat Rey melotot.


Memang benar ini ide Rey yang ingin mengerjai Ayrin tapi bukan kah Albiyan juga ikut andil dalam hal ini, "Sayang kau ini benar-benar ya" Ayrin mendekati Rey dan memberikan cubitan sayang di pinggang Rey.


"Albiyan juga ikut ambil bagian kenapa hanya aku yang kau cubit sayang" Protes Rey tidak terima jika hanya dirinya yang di berikan cubitan.


"Kau kan Daddy nya jadi kau saja yang menggantikan nya mendapatkan cubitan" Lagi Ayrin mencubit Rey, Ayrin tak benar-benar mencubit Rey itu hanya candaan mereka saja, Albiyan tersenyum bisa melihat senyum Ayrin lagi.


Suara Aarash dan Aaresh terdengar saat memasuki rumah mereka berjalan cepat untuk menuju ruang keluarga dimana Daddy Mommy dan Albiyan berada di ruangan itu, Sebelumnya Aarash dan Aaresh tidak tau jika Rey pulang hari ini karena Ayrin tidak memberitahu dan mereka baru tau saat bertemu dengan Zayn yang akan pulang tadi.


"Albiyan" Ucap Aaresh dan Aarash bersamaan saat melihat Albiyan dan memeluk nya, Mereka sangat merindukan saudara nya.


"Akhirnya kau kembali" Ucap Aarash masih memeluk Albiyan.


"Pilihan bagus kau kembali di sana tidak enak bukan" Aaresh mencandai Albiyan.


"Benar kak disana tidak enak," Jawab Albiyan setelah itu mereka tertawa bersama, Rey dan Ayrin tertawa melihat anak-anak, Ayrin memeluk Rey.


"Terimakasih" Ucap Ayrin menatap Rey.


"Sama-sama sayang, Tapi ini tidak gratis kau harus membayar mahal usahaku" Jawab Rey menaik turunkan alisnya mengoda Ayrin.


"Tentu sayang, Aku akan membayarmu mahal nanti malam" Ucap Ayrin memberikan satu kecupan di pipi Rey dan Rey berniat membalas dengan mencium bibir Ayrin.


"DADDY......." Teriak anak-anak membuat Rey kaget dan mendapat tatapan tajam dari anak-anak.

__ADS_1


Lagian si Rey masih ada anak-anak main sosor aja😂


__ADS_2