GORESAN LUKA

GORESAN LUKA
episode 39


__ADS_3

Setiap pagi Rey selalu stand by di depan gedung apartemen Ayrin melakukan rutinitasnya menjemput Ayrin untuk berangkat kerja bersama, Semenjak menjalin hubungan dengan Ayrin Rey tak pernah apsen untuk tidak menjemput Ayrin kecuali jika ia sedang dinas di luar kota atau luar negeri, Ayrin sendiri merasa bahagia dengan semua perlakuan Rey selama ini, Rey mencintainya dengan sangat tulus. Ayrin tak pernah menyangka jika Rey memperlakukannya sangat istimewa sehingga ia benar-benar sudah melupakan masalalunya. Namun siapa yang bisa menyangka jika takdir ternyata sedikit bermain-main dengan kehidupan Ayrin sekarang, Menghadirkan kembali orang dalam masalalunya membuat hubungan yang sudah terjalin kuat sedikit tergoyahkan.


Ayrin sedang berjalan-jalan seorang diri di pusat Perbelanjaan Terbesar di Kota itu, Rey tidak bisa menemaninya karena ada pekerjaan yang harus Rey selesaikan, Sedang asik memilih pakaian pria gerakan tangan Ayrin terhenti saat mendengar suara yang sangat ia kenal memanggil namanya.


"Ayrin" Panggil seseorang di belakang Ayrin.


Membalikan badannya Ayrin melihat seseorang yang memanggilnya "Dava.."


"Iya aku Dava, Kamu apa kabar Rin" Tanya Dava pada Ayrin yang masih diam setelah melihat kehadirannya.


"Baik" Jawab Ayrin singkat.


"Lama tidak bertemu kamu semakin cantik Rin"


"Terimakasih"


ayrin hanya menjawab singkat semua pertanyaan Dava, Bayangan masalalu saat Dava membuangnya kembali hadir dalam ingatannya, Meletakan baju-baju yang sudah ia pegang ke tempatnya semula Ayrin berjalan meninggalkan Dava, ia enggan berlama-lama berbicara dengan Dava.


"Ayrin tunggu" Ucap Dava yang berhasil mengejar ayrin dan menarik tangan Ayrin.


"Lepas" Ayrin berusaha melepaskan cekalan tangan Dava. namun Dava semakin erat memegang tangan Ayrin.

__ADS_1


"Rin...Ada yang ingin aku bicarakan sebentar" Kata Dava masih dengan memegang tangan Ayrin.


"Sudah tidak ada yang perlu di bicarakan lagi Dav, Semua sudah selesai sejak kita bercerai" Ucap Ayrin.


Tanpa mereka sadari seseorang sedang mengambil foto mereka, dan mengirimkan foto itu pada orang yang menyuruh nya.


"Semua memang sudah selesai,, Tapi kita bisa memulainya kembali Rin" Jawab Dava Ambigu membuat Ayrin bingung.


"Apa maksudmu memulai kembali"


"Kita bisa memulai kembali hungan kita yang dulu Rin, Aku janji aku akan menerimamu dan kekuranganmu" Ucap Dava tanpa malu meminta Ayrin kembali padanya.


"Kau tidak perlu menghawatirkan hal itu, Aku bisa menceraikan Sindy jika kau bersedia kembali kepadaku"


"Kau sungguh gila Dav, Apa alasanmu memintaku untuk kembali padamu"


"Sindy juga tidak bisa memberiku seorang anak, Maka dari itu aku ingin kau kembali padaku" Tak ada rasa malu atau bersalah sedikitpun saat Dava mengucapkan kata itu.


"Apa membuang wanita yang tidak bisa memberimu anak, adalah hal yang sangat wajar untukmu?"


"Apa kau tak memikirkan perasaan Sindy saat kau mengucapkan kalimat itu?" Tanya Ayrin lagi.

__ADS_1


"Aku tau aku salah, tapi bukan hanya karena hal ini aku akan meninggalkan Sindy, Dengan Sindy Aku tak menemukan kebahagian yang aku dapatkan saat aku bersamamu" Ucap Dava masih menggenggam tanggan Ayrin.


Dava pikir setelah ia menikah dengan Sindy, ia akan memiliki anak dan hidup bahagia, namun takdir berkata lain seolah memberi karma pada Dava yang teleh mencampakan Ayrin dulu, Satu tahun menikah Sindy tak kunjung Hamil juga, Dava membawa Sindy untuk memeriksakan keadaannya, Docter memvonis Sindy Mandul tidak bisa melahirkan keturunan, Dava ingin menceraikan Sindy saat tau jika dia tidak bisa melahirkan seorang anak, namun Sindy selalu menghindar saat Dava ingin memberikannya surat perceraian,Dan lebih parahnya Sindy bermain gila di belakangnya, Hingga saat ini Rumah Tangga Dava dan Sindy jauh dari kata baik-baik saja.


"Bahagia dalam sebuah hubungan kita sendiri yang bisa menciptakan, Jika kau menerima Sindy aku yakin kau bisa menemukan kebahagiannmu" Bijak Ayrin menjawab ucapan Dava.


"Aku tidak bisa menerima Sindy lagi, dia sudah bermain di belakangku, Aku mohon kembalilah padaku" Mohon Dava.


"Aku tidak bisa Dava, Apa pun yang terjadi kau harus tetap menerima Sindy karena bagaimanapun dia masih Istrimu"


"Apa alsanmu Rin, Bukankah kau masih mencintaiku"


"Aku........" Ucapan Ayrin terhenti saat mendengar teriakan seseorang.


"APA YANG KALIAN LAKUKAN" Teriak seseorang membuat orang-orang yang ada di situ menengok kearah nya.


"Rey.....


Selamat malam semuanya Author balik lagi nih,, yang mau marah-marah sama Dava waktu dan tempat di persilahkan.


Jangan lupa dukung Author ya TERIMAKSIH😘

__ADS_1


__ADS_2