GORESAN LUKA

GORESAN LUKA
episode 53


__ADS_3

Rey dan Ayrin turun dari pelaminan menghampiri Mami dan Papi Rey yang sekarang juga menjadi Mami dan Papi Ayrin untuk meminta Restu, Rey memeluk Mami Puspa ia menangis di pelukan Mami Puspa, Rey mengucapkan banyak terimakasih untuk Mami nya yang telah melahirkannya, Yang telah membesarkannya hingga sebesar ini, dan yang tak pernah berkata lelah untuk menyayanginya.


"Terimakasih untuk semua cinta yang Mami beri untuk Rey selama ini" Rey memeluk erat Mami nya.


"Tidak perlu berterimaksih untuk semua cinta yang telah Mami beri, Karena itu memang sudah kewajiban Mami sayang"


"Maaf untuk semua kesalahan Rey yang pernah membuat Mami bersedih" Ucap Rey setelah melepaskan pelukannya dari tubuh Mami Puspa.


"Ya Mami sudah memaafkan mu jauh sebelum kamu meminta Maaf, Sekarang tugas kamu jaga Ayrin baik-baik, Bahagiakan dia hingga dia lupa bagaimana caranya menangis" Menggengam tangan Rey penuh kelembutan seolah memohon kepada Rey untuk benar-benar menuruti semua perkataannya.


"Reynan janji kepada Mami dan Papi jika Reynan tidak akan pernah membuat Ayrin menangis, Reynan akan berusaha sekuat yang Reynan bisa untuk membahagiakan Ayrin" Memeluk Mami Puspa lagi, Semua tamu yang hadir disitu menangis haru melihat Ibu dan anak itu, Ayrin yang berdiri di belakang Reynan juga ikut menangis haru.


Rey berpindah memeluk Papi Arian dan Ayrin begantian memeluk Mami Puspa, Papi Arian menyambut pelukan anak laki-laki nya yang sekarang telah menjadi seorang Suami.


"Terimaksih Papi sudah mendidik Rey hingga Rey bisa sampai di titik ini, Terimaksih juga untuk semua kasih sayang yang telah Papi beri untuk Rey dan Maaf untuk semua kesalahan yang telah Rey perbuat" Rey kembali menangis di pelukan Papi nya.


"Tidak perlu berterimakasih kepada Papi, Karena itu juga sudah menjadi tanggung jawab Papi sebagai orangtua, dan Papi juga sudah Memaafkan semua kesalahanmu, Hal yang wajar jika seorang anak membuat kesalahan pada orangtuanya." Papi Arian mengelus punggung Rey lembut.


"Jadilah laki-laki yang bertanggung jawab, Berjanjilah untuk terus mencintai Ayrin dan menjaga Ayrin dengan sepenuh hatimu, Jika kelak Ayrin melakukan kesalahan jangan memarahinya tapi ingatlah semua kebaikan yang telah Ayrin berikan untukmu" Pesan Papi Arian untuk anak laki-lakinya yang kini telah menjadi seorang suami.

__ADS_1


"Ya Reynan berjanji akan menjadi laki-laki yang bertanggung jawab" Rey melepaskan pelukannya setelah selesai meminta Restu kepada Papinya.


Di samping Rey dan Papi Arian berdiri Ayrin masih memeluk Mami Puspa ia memeluk erat Mami Puspa untuk meminta Restu agar Rumah Tangganya dengan Rey di berikan keberkahan, Ayrin Menangis Terisak-isak di pelukan Mami Puspa ia merasakan pelukan Mami Puspa seperti pelukan ibu kandung nya.


"Terimakasih sudah mau menerima wanita cacat ini sebagai menantu Mami, Terimakasih sudah menyayangi Ayrin seperti anak kandung Mami sendiri dan maaf jika kelak Ayrin tidak bisa melahirkan keturunan kalian" Air mata Ayrin terus mengalir besamaan dengan setiap kata yang ia ucapkan.


"Tidak sayang tidak,, Jangan pernah berbicara seperti itu, Kau bukan wanita cacat kau wanita hebat, Tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini sayang, kau adalah wanita baik yang Tuhan kirimkan untuk Reynan, Sempurna hanya Milik Tuhan sayang" Ucap Mami Puspa di tengah-tengah tangisannya saat mendengar setiap kata yang menantunya itu ucapkan.


"Sekali lagi Maafkan Ayrin jika Ayrin tidak bisa memberikan Mami Cucu" Ayrin melepaskan pelukan Mami Puspa dan menatap mata Mami Puspa, Tatapan Matanya mengisyaratkan Permintaan maaf yang dalam, Rey mengelus Rambut Ayrin dari belakang.


Setelah itu Ayrin berpindah memeluk Papi Arian, Papi Arian dengan senang hati menyambut pelukan menantunya itu, Ayrin terus saja menangis dalam pelukan Papi Arian karena Papi Arian lah Ayrin bisa merasakan kasih sayang seorang Ayah, Dengan lembut Papi Arian mengelus rembut Ayrin memberikan ketenangan.


"Terimaksih Papi sudah mau menjadi Ayah untuk Ayrin, Terimaksih sudah memberikan Restu untuk Ayrin dan Reynan, dan terimaksih juga sudah mau menerima wanita yang mempunyai banyak kekurangan ini menjadi menantu Papi" Kata Ayrin setelah ia bisa mengontrol tangisannya.


"Sekali lagi terimaksih Papi, Dan Maaf Ayrin ti..."


"Suttt cukup sayang jangan katakan itu, Tidak masalah jika Papi dan Mami tidak memiliki Cucu yang terpenting bagi Kami kalian hidup bahagia itu sudah lebih dari cukup sayang," Papi Arian memotong ucapan yang akan Ayrin ucapkan, Papi Arian tau apa yang akan menantunya itu ucapkan karena itulah Papi Arian memotong ucapanya.


"Terimaksih,,,Terimaksih banyak Papi" Sekali lagi Ayrin memeluk Papi Arian, Ayrin bersyukur memiliki Mertua sebaik Papi Arian dan Mami Puspa, Ayrin berucap Syukur kepada Tuhan karena memberikannya sebuah kebahagiaan yang tak pernah ia rasakan selama ini..

__ADS_1


Setelah momen permohonan Restu yang penuh haru biru itu selesai Ayrin dan Rey di bawa masuk ke ruangan khusus pengantin untuk berganti pakaian untuk acara Resepsi selanjutnya, Rey tak henti-henti nya tersenyum memandang wanita cantik yang saat ini sudah menjadi istrinya. Rey menyuruh keluar semua oang yang membantu Ayrin berganti pakaian, Setelah mereka semua kekuar Rey berjalan mendekati Ayrin, Rey memeluk tubuh Ayrin dan mngecup bibir Ayrin lembut hanya sebuah kecupan tidak lebih Karena Rey tidak mau merusak Make up Ayrin jika ia melakukan lebih.


"Sungguh hari ini adalah hari paling membahagiakan di hidupku, Aku sungguh bahagia sekarang kau sudah menjadi milikku seutuhnya" Rey berkata dengan masih memeluk tubuh Ayrin dan menatap mata Ayrin dalam-dalam.


"Ya ini juga hari yang sangat membahagiakan untukku, Terimakasih sudah mau menikahi ku yang tidak sempurna ini" Ayrin menatap Rey dengan mata teduh, Ada genangan air mata yang siap keluar saat ia mengucapkan kata-katanya.


"Jangan menangis lagi sayang, Sudah cukup kau menangis untuk hari ini" Mengecup mata Ayrin yang sudah basah karena Air mata "Aku pun juga bukan laki-laki yang sempurna, Jadi berhentilah berfikiran jika hanya dirimu saja yang tidak sempurna"


"Ini adalah hari terakhirmu untuk menangis, karena di hari-hari selanjutnya aku takan mengizinkanmu mengeluarkan Air mata walau hanya setetespun, kau hanya di perbolehkan untuk tersenyum bahagia" Ucap Rey bersungguh-sungguh.


"Ya kelak aku tidak akan pernah menangis lagi, Aku akan hidup bahagia besamamu" Ayrin berkata dengan senyuman indah di bibirnya, Rey mencium kening Ayrin cukup lama setelah itu mereka saling berpelukan.


Mereka melepaskan pelukannya saat mendengar suara ketukan pintu, Petugas wedding organizer memberitahukan kepada mereka untuk segera besiap-siap karena sudah saatnya mereka keluar untuk melakukan Resepsi pernikahan mereka. Rey membawa tangan Ayrin dalam rangkulan tangannya.


"Ayo,,, akan aku tunjukan kepada dunia betapa beruntungnya aku memiliki istri yang cantik dan baik hati seperti dirimu ini"


"Ayo..Aku juga ingin menunjukan kepada dunia bahwa Tuhan tidak salah memilihkanmu untukmu" Mereka tersenyum bersama.


Setelah siap mereka berjalan bersama menuju taman Hotel yang telah Rey sulap menjadi tempat Resepsi seperti konsep yang telah di sepakati, Senyum bahagia tak lepas dari kedua pengantin itu. Rey benar-benar mewujudkan impian Ayrin yang ingin melakukan Garden Party, Garden Party yang Rey buat di Taman Hotel benar-benar sangat mewah.

__ADS_1


...Selamat Siang semuanya Author kembali lagi...


...,Semoga kalian semua sehat selalu, Semoga kalian semua selalu dalam lingdungan Tuhan masing-masing dan semoga hari-hari kalian di berkahi kebahagiaan yang luar biasa seperti kebahagiaan Rey dan Ayrin, Aminn 😇...


__ADS_2