
Sinar Matahari yang masuk melalui celah tirai jendela kamar Hotel membuat sang penghuni terbangun dari tidur nyenyaknya, Ayrin mengeliat meregangkan seluruh otot nya yang terasa kaku dan sesekali mengucek matanya, Tangan Ayrin meraba sisi tempat tidurnya, Ayrin membuka matanya saat tangannya menyentuh wajah seseorang yang tak lain adalah Suaminya.
Ayrin terseyum saat melihat Rey masih tidur dengan nyenyaknya, Tangannya meraba seluruh wajah Rey, Dari pipinya, matanya, dan hidungnya, Gerakannya terhenti saat tangannya mengelus bibir Rey, Seketika Ayrin tersenyum malu mengingat kejadian semalam.
"Apa kau menginginkannya lagi sayang" Suara Rey masih dengan memejamkan matanya.
Ayrin yang kaget langsung menjauhkan tangannya dari bibir Rey "Tidak tidak aku tidak menginginkannya lagi, Lelahku saja belum hilang" Grutu Ayrin.
"Sekali saja aku janji hanya sekali saja"
Rey kembali mengulang kejadian semalam hingga berkali-kali, Satu kali yang di maksud Rey nyatanya berlangsung berkali-kali sampai membuat Ayrin lemas tak berdaya, Ayrin kembali tertidur hingga sore menjelang.
Rey bangun terlebih dahulu ia segera membersihkan tubuhnya setelah selesai mandi Rey memesan makanan untuknya dan untuk istrinya, Tak lama setelah Rey selesai memesan makanan Ayrin membuka matanya ia bangun dari tidurnya dan duduk, Merengangkan otot tubuhnya yang dirasanya sangat lelah
Ayrin menatap tajam Rey yang berjalan mendekatinya, ia sangat kesal dengan Suaminya itu karena telah membuatnya kelelahan dan kelaparan.
"Sayang hey...kenapa menatapku seperti itu" Tanya Rey dengan tawa.
Ayrin tak menjawab pertanyaan Rey rasa kesalnya kepada Rey membuatnya enggan menjawab pertanyaan Suaminya.
"Kenapa tidak menjawab pertanyaan ku hemm" Memeluk tubuh istrinya yang masih terbungkus selimut dari samping.
Ayrin tetap tak menjawab pertanyaan Rey ia tetap diam dengan wajah yang kesal hingga suara gelak tawa Rey terdengar memenuhi penjuru kamar dan wajah nya yang kesal berubah menjadi merah saat suara perutnya yang kelaparan terdengar sangat kuat.
"Jangan menertawakan ku Rey" Menutup wajahnya dengan tangannya.
"Hahaha kau sungguh menggemaskan sayang" Menurunkan tangan Ayrin yang menutupi wajahnya "Mandilah setelah itu kita makan bersama" Ucap Rey lagi.
__ADS_1
"Hmm baiklah" Ayrin bangkit dari ranjangnya berjalan ke arah kamar mandi dengan selimut masih membungkus tubuh nya.
"Sayang mau aku bantu untuk membersihkan diri"Tanya Rey sebelum Ayrin masuk kamar mandi.
"Tidak terimaksih, Aku bisa membersihkan diriku sendiri" Jawabnya setelah itu masuk kedalam kamar mandi, Ntah berapa lama ia akan selesai jika Rey membantunya membersihkan diri, Tentu Rey punya niat terselubung dari kata membantu Ayrin membersihkan diri.
Makanan yang Rey pesan sudah datang, Rey menyuruh petugas hotel untuk meletakannya di atas meja setelah selesai Rey memberikan tips untuk petugas Hotel sebelum pergi, Rey duduk di sofa menunggu istrinya selesai mandi, Sepuluh menit kemudian Ayrin selesai mandi dengan handuk yang masih membungkus rambutnya, ia berjalan menghampiri Rey yang sudah duduk di atas sofa.
Rey mengambilkan makan untuk Ayrin setelah itu mmeberikannya pada Ayrin.
"Makanlah Aku tau kau pasti sangat lapar" Memberikan piring yang sudah terisi makanan.
"Ya sangat" Ayrin lansung menyantap makanannya begitupun dengan Rey, Rey Tersenyum melihat istrinya yang begitu lahap memakan makanannya.
"Pelan-pelan makannya sayang" Kata Rey sambil membersihkan noda di bibir istrinya.
"Hmm" Ayrin hanya bedehem dan menggangguk sekilas ia masih melanjutkan makannya, Ia benar-benar merasa lapar, Tenaga nya seperti terkuras habis.
"Rey hari ini kita mau kemana, Aku ingin pergi jalan-jalan" Tanya Ayrin yang duduk bersenderkan badan Rey.
"Kenapa masih memanggilku Rey, Panggil aku sayang jangan Rey" Protes Rey.
"Ya Ya baiklah aku akan ulangi pertanyaanku, Sayang hari ini kita mau kemana, Aku ingin pergi jalan-jalan sayang"
"Nah begitu aku senang mendengarnya, Ingat kau tidak boleh memanggilku Rey lagi, Jika kau memanggilku Rey lagi aku akan menghukum mu"
"Iya iya aku janji tidak akan memanggilmu Rey lagi, Jadi kita mau kemana"
__ADS_1
"Kita tidak akan kemana-kemana, kita akan menghabiskan waktu di dalam kamar selama kita berada di Swiss" Jawab Rey santai tanpa dosa.
"Apa.." Teriak Ayrin yang langsung membenarkan posisi duduknya " Jadi kita tidak akan keluar kamar sama sekali" Tanya Ayrin dengan suara yang terdengar kesal.
"Tentu saja,, Bukankah kita ke Swiss untuk bulan madu tentu saja kita akan berada di dalam kamar terus" Jawab Rey terus menggoda istrinya tanpa memperdulikan wajah istrinya yang sudah kesal.
"Jika hanya ingin di dalam kamar untuk apa jauh-jauh pergi ke Swiss, Di Rumah pun bisa" Bibirnya sudah tertarik maju.
"Suasana baru tentu lebih nikmat sayang" Rey Menaik turunkan alisnya.
"Menyebalkan." Memukul lengan Rey "Aku tidak ingin di dalam kamar terus aku ingin jalan-jalan Rey" Tangannya memukul lengan Rey hingga ia tanpa sadar memanggilnya Rey.
"Wah kau memanggilku Rey, Kau tidak menepati janjimu sayang, Kau harus mendapat hukuman" Tangan nya dengan cepet mengendong Ayrin dan membawanya kembali ke ranjang.
"Apa yang kau lakukan sayang turunkan aku" Ayrin terus meronta dalam gendongan Suaminya.
"Aku akan memberimu hukuman sayang" Tersenyum tipis yang mengisyaratkan tanda bahaya.
Rey menjatuhkan tubuh Ayrin di atas ranjang, Ia menindih tubuh Ayrin yang terus saja bergerak meminta untuk di lepaskan, Rey membawa kedua tangan Ayrin keatas dengan satu tangannya dan kedua kakinya menghimpit kaki Ayrin hingga Ayrin tak bisa lagi bergerak.
"Rey aku masih lelah" Suara Ayrin terdengar memohon saat.
"Tenang sayang ini tidak akan lama"
"Sekali saja sayang sekali, Setelah ini kita akan pergi jalan-jalan oke"
Ayrin tidak percaya dengan ucapan Rey yang katanya hanya satu kali saja, ia masih ingat satu kali yang di bilang Rey tadi pagi berakhir hingga sore menjelang, Dan sekarang Rey kembali melakukannya dengan alasan hanya satu kali.
__ADS_1
Lagi lagi dan lagi Rey kembali mengulang kegiatan yang tidak ada kata bosan untuk terus di ulang, Mereka baru menyelesaikan kegiatan mereka saat jam sudah menunjukan hampir tenagh malam, Akhirnya hari itu mereka benar-benar menghabiskan waktu di dalam kamar dan melupakan niat untuk jalan-jalan.
...Hai karena ini masih momen-momen pengentin baru jadi Aurhor masih post tentang keuwuan pengantin baru, untuk yang komen minta Bima dan Dava dapet balasan sabar ya pasti mereka dapet balasan,Sekarang biarkan dulu Ayrin bahagia kasian kalo di bikin sedih terus....