GORESAN LUKA

GORESAN LUKA
episode 73


__ADS_3

Twins sudah selesai di bersihkan, Mami Puspa dan Papi Arian tak beranjak sedikitpun dari ruangan dimana Twins di bersihkan, Mami Puspa terus memperhatikan kedua Cucu nya yang terus saja tidur, Selesai di bersihkan dan di pakaikan baju perawat menyerahkan Twins kepada Kakek dan Neneknya, Mami Puspa dan Papi Arian terus menciumi wajah Twins mereka sama tidak menyangkanya jika mereka sudah menjadi Kakek dan Nenek.


Mami Puspa Dan Papi Arian membawa Twins ke ruangan Ayrin, Ayrin masih belum sadarkan diri sejak ia di pindahkan ke ruang perawatan, Melihat kedatangan Twins yang berada dalam gendongam Papi dan Maminya Rey langsung berdiri dari duduknya dan menghampiri Twins.


"Kau mau menggendongnya Rey?" Tanya Mami Puspa pada anaknya yang terus mengelus pipi Twins bergantian.


"Aku ingin menggendongnya tapi aku takut menyakitinya Mi" Sesujurnya Rey sangat ingin menggendong Twins tapi ia tidak berani, Twins begitu sangan kecil Rey takut Twins tidak nyaman dalam gendongannya.


"Jangan takut Rey, kau harus bisa menggendong Twins karena nanti kau akan bergantian menjaga Twins dengan Ayrin" Ucap Mami Puspa dengan menyerahkan sang Cucu dalam dekapan tangan Rey.


Mendekap Twins dengan tangannya ntah mengapa membuat Rey langsung menangis apalagi saat Twins membuka matanya dan tersenyum padanya seperti memberi sapaan " Hai Daddy aku sudah lahir ke dunia" dan hal itu membuat Rey semakin menangis tergugu, Rey menciumi seluruh wajah si Sulung yang ada dalam dekapannya.


Mami Puspa yang melihat hal itu juga nenitikan air matanya begitu juga dengan Papi Arian, Sungguh karunia Tuhan begitu sangat indah dan berharga, Si Bungsu yang ada dalam gendongan Papi Arian terus mengeliat dalam gendongan Papi Arian memberi kode jika dirinya juga ingin di gendong Daddynya.


"Lihat Rey Cucu Papi sepertinya cemburu dengan saudaranya karena kau belum menggendong nya" Papi Arian tersenyum melihat kelakuan Cucunya yang sudah bisa menunjukan rasa cemburunya.


"Hmm, Cucu Nenek juga mau di gendong Daddy ya" Suara Mami Puspa menghampiri di bungsu dalam gendongan Papi Arian dan menciumnya. Mami Puspa meresa gemas dengan Cucunya.


Mami Puspa mengambil si bungsu dalam gendongan Suaminya, ia memberi kode pada Suaminya agar mengambil si sulung dalam gendongan Daddynya, Setelah si Sulung di gendong Suaminya Mami Puspa meletakan si bungsu dalam gendongan Rey, Rey melakukan hal yang sama yang ia lakukan pada si Sulung, Rey mendekap hangat si Bungsu, Tangan si Bungsu menggenggam jari Daddy nya memberi salam sama seperti yang Saudaranya tadi lakukan dengan cara yang berbeda, Air mata sepertinya enggan berhenti mengalir dari mata Rey.


Rey membawa si Bungsu mendekat pada Mommy nya yang masih belum sadarkan diri, Rey mendekatkan tubuh si Bungsu pada Mommynya bahkan kepala mereka saling menempel dan ajaibnya Ayrin langsung membuka matanya.

__ADS_1


"Sayang" Panggil Rey "Lihat nak Mommy langsung membuka matanya merasakan kehadiranmu" Ucap Rey pada si Bungsu yang kini sudah kembali ia dekap.


"Anakku" Ayrin yang baru membuka matanya masih tidak menyangka jika ia sudah melahirkan, Ayrin fikir ini hanya mimpi.


Rey mendekatkan kembali si Bungsu pada Ayrin, Ayrin mencium seluruh wajah si Bungsu dengan hati-hati, Mami Puspa juga mendekatkan si Sulung pada Ayrin jadilah Ayrin bergantian menciumi Twins, Melihat anak yang selama sembilan bulan ia kandung dalam perutnya sudah lahir dengan sehat dan selamat Ayrin sangat bersyukur, Ayrin mengucap banyak terimakasih pada Tuhan atas kepercayaannya menitipkan seorang anak dalam Rumah Tangganya.


Beberapa saat kemudian Perawat masuk kedalam ruangan Ayrin, Perawat memberitau jika sudah waktunya si Twins di beri Asi, Perawat juga akan mengajari Ayrin bagaimana posisi yang nyaman untuk menyusui kedua anaknya, Papi Arian pamit keluar saat Ayrin akan memberikan asi pada kedua Cucunya.


Ayrin meringis kesakitan saat si Sulung mulai menghisap putingnya bahkan tanganya sampai meremas kuat tangan Rey.


"Apa sangat sakit sayang" Tanya Rey yang melihat istrinya kesakitan.


Ayrin hanya mengangguk ia tak mampu untuk bersuara, Ayrin sama sekali tidak menyangka jika rasanya akan sesakit ini, padahal Rey sudah sering melakukan hal seperti ini tapi rasanya tidak sakit, Si Sulung terus menghisap ****** Mommy nya ia begitu rakus meminum air asi hingga sepuluh menit kemudian si Sulung melepaskan ****** Mommy nya dari Mulutnya.


"Masih sakit sayang?" Tanya Mami Puspa mengelus rambut Ayrin.


"Masih Mi, apa rasanya memang sesakit ini Mi?, atau hanya Ayrin saja yang merasakannya?" Tanya Ayrin karena Ayrin sama sekali tidak tau jika menyusui untuk pertama kalinya akan sesakit ini.


"Ya sayang, semua wanita yang baru pertama kali menyusui akan merasakan sakit seperti yang kamu rasakan, Tapi itu hanya sebentar saja lama kelamaan sudah tidak sakit lagi, Kamu tahan sedikit ya" Bagi Ayrin yang tidak pernah menyangka jika ia akan memiliki seorang anak ini adalah hal yang baru yang ia ketahui.


"Apa kalian sudah menyiapkan nama untuk Twins" Tanya Mami Puspa karena sampai sekaramg kedua Cucunya belum di kasih nama.

__ADS_1


"Ya kami sudah menyiapkan nama Mi" Rey dan Ayrin memang sudah menyiapkan nama untuk anak-anak mereka bahkan Rey dan Ayrin juga sudah menyiapkan nama jika anak-anak mereka adalah perempuan.


"Benarkah jadi siapa nama kedua Cucu Mami ini" Tanya Mami Puspa semangat.


"Papi juga ingin tau nama Cucu-Cucu Papi" Sambung Papi Arian yang baru saja masuk.


"AARASH AUSTIN VICTORY dan AARESH AUSTIN VICTORY, Aaras Austin Victory laki-laki yang seperti sinar matahari pertama dan behati mulia, Aaresh Austin Victory laki-laki yang di hargai dan berhati mulia" Rey dengan bangga menyebutkan arti nama kedua anaknya.


"Nama yang sangat bagus Mami Suka, Aarash dan Aaresh" Mami puspa mencium kedua Cucunya.


"Papi bangga denganmu Son" Ucap Papi Arian menepuk pundak Rey.


"Rey dan Ayrin ingin anak-anak kami bisa menjadi sinar untuk orang-orang yang membutuhkanya, memiliki hati yang mulia dan di hargai orang-orang" Melalui doa dalam sebuah nama Rey dan Ayrin ingin mendidik anaknya agar bisa menjadi orang yang bermanfaat untuk orang lain.


"Ya semoga saja doa kalian di dengar Tuhan"


"Ya Pi, Semoga saja Tuhan selalu melindungi Bubu dan Buba kami" Ayrin ikut bersuara.


"Bubu dan Buba" Tanya Mami Puspa.


"Ya Mami, Bubu dan Buba adalah panggilan sayang kami untuk mereka" Rey dan Ayrin menjawab bersamaan.

__ADS_1


Teruntuk kamu siapapun itu, Hadirnya buah hati dalam Pernikahan adalah impian semua orang yang sudah menikah, Namun jika Tuhan belum menghendaki siapapun kamu yang sedang berjuang memiliki buah hati teruslah besabar,perbanyak ikhtiar dan teruslah memohon pada sang pencipta agar berkenan menitipkan kepercayaan untuk siapapun kamu memiliki buah hati, Bersabarlah sedikit lagi yakinlah Tuhan sudah menyiapkan sesuatu yang indah untukmu😇


__ADS_2