GORESAN LUKA

GORESAN LUKA
episode 55


__ADS_3

Setelah menempuh waktu selama 17 jam 45 menit akhirnya pesawat yang mereka tumpangi mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Zurich Swiss, Rey dan Ayrin keluar dari Bandara melewati jalur VIP khusus untuk orang-orang penting yang datang di negara itu, Di luar bandara orang suruhan Zayn sudah menunggu, Rey dan Ayrin melanjutkan perjalanan menuju Hotel tempat mereka akan menginap selama mereka di Swiss.


Tak butuh waktu lama untuk tiba di Hotel Tujuan mereka, Rey dan Ayrin menginap di Hotel termewah di Negara itu, Hotel yang memiliki fasilitas super mewah dan keamanan yang tak perlu di ragukan lagi, Rey sengaja memilih Hotel yang paling mewah dan memiliki keaman yang ketat agar istrinya merasa nyaman dan aman.


Jam menunjukkan pukul 23:00 waktu negara setempat, Rey dan Ayrin memasuki kamar yang telah di sediakan Khusus untuk mereka berdua, Ayrin begitu terpukau saat melihat keindahan kamar yang akan ia dan Rey tempati, Kamar yang sebentar lagi akan menjadi saksi bisu Rey memilikinya seutuhnya.


"Kau menyukainya sayang" Tanya Rey yang sudah berdiri di samping Ayrin.


"Ya aku menyukainya Rey, Ini indah sekali" Jawab Ayrin mengelus punggung tangan Rey yang berada di sampingnya.


"Apa kau sudah siap sayang" Bisik Rey di kuping Ayrin membuat seluruh tubuh Ayrin meringding geli.


Deg..deg..deg.. Jantung Ayrin berdetak tak karuan mendengar ucapan Rey, Ini bukan yang pertama atau yang kedua kali untuk Ayrin, Bukankah dulu saat baru menikah dengan mantan suaminya ia sudah pernah mengalami hal yang sama seperti ini dua kali, Tapi ntah mengapa ia masih saja merasa gugup seperti baru pertama kali.


"Kenapa tidak menjawab pertanyaanku sayang?" Tanya Rey lagi karena Ayrin tak menjawab pertanyaannya yang pertama.


"A...ak..u ingin mandi dulu Rey" Jawab Ayrin berusaha mengontrol debaran jantungnya.


Rey tersenyum melihat kegugupan istrinya dan hal itu membuat Rey semakin ingin menggoda istrinya.

__ADS_1


"Untuk apa mandi jika nanti akan berkeringat lagi" Goda Rey membuat Pipi Ayrin semakin memerah dan jantung nya seperti ingin melompat keluar.


Ayrin berusaha lepas dari ganggaman tangan Rey tapi Rey semakin kuat menggenggamnya "Aku ingin melakukannya sekarang, Aku sudah menahannya cukup lama" Rey berkata dengan di akhiri meremas lembut tangan Ayrin dan hal itu membuat Ayrin semakin meringding.


"Re...e..y Ka...u..."


Belum selesai Ayrin berbicara Rey sudah tertawa terbahak-bahak dan melepaskan tangannya, Rey tak tahan untuk tak tertawa saat melihat wajah Ayrin yang sudah sangat merah menahan gugup.


Ayrin memukul lengan Rey berkali-kali ia kesal karena Rey mengerjainya " Kau menyebalkan Rey" Terus memukul "Kau tau aku sudah sangat gugup tapi kau dengan sengaja terus mengerjaiku"


Rey masih saja tertawa ia merasa puas bisa mengerjai istrinya, Rey menangkap tangan Ayrin yang terus memukulnya kemudian menariknya agar lebih dekat dengannya.


"Kau pantas mendapatkannya Rey karena kau sangat menyebalkan"


"Ya dan orang menyebalkan ini sekarang adalah suamimu" Rey mengecup tangan Ayrin, Hal itu membuat Ayrin diam menatap wajah Rey.


"Kenapa melihatku seperti itu?, Apa kau berubah fikiran ingin melakukannya sekarang?" Rey kembali menggoda Ayrin.


Ayrin langsung melepaskan diri dari tatapan Rey "Tidak..tidak aku ingin membersihkan diri dulu" Selesai berkata Ayrin langsung melarikan diri masuk kedalam kamar mandi. Sampai di dalam kamar mandi Ayrin mengatur nafasnya yang terengah-engah dan debaran jantungnya yang terus saja berdetak kuat.

__ADS_1


Di luar Rey masih tertawa melihat kelakuan istrinya yang menurutnya begitu menggemaskan. Rey duduk di sofa bermain posel sambil menunggu istrinya selesai membersihkan diri, Tiga puluh menit kemudian Ayrin keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk yang tersedia di kamar mandi. Melihat itu Rey segera bangkit dari duduknya dan menghampiri Ayrin.


"Rey cepat lah mandi, Malam semakin larut" Ucap Ayrin saat Rey berjalan menghampirinya.


"Kau menyuruhku untuk cepat-cepat mandi apa ku sudah tidak sabar sayang" Goda Rey dengan menaik turunkan matanya. "Jika kau mau kita bisa melakukannya sekarang juga sayang"


"Ah tidak tidak Rey jangan menggodaku terus, Cepatlah mandi" Ayrin mendorong tubuh Rey masuk kedalam kamar mandi.


"Ya ya baiklah aku tidak akan menggodamu lagi, Persiapkan dirimu sayang karena setelah ini aku tidak akan menahannya lagi" Kata Rey sebelum ia benar-benar menutup pintu kamar mandi.


Ayrin menarik nafasnya pelan setelah itu ia membuka koper mengambil baju untuk nya dan juga untuk Rey, Ayrin menggunakan gaun tidur warna peach yang tidak terlalu **** namun tetap membuat Ayrin terlihat menawan, Tak butuh waktu lama bagi Rey untuk menyelesaikan mandi nya Rey keluar dari kamar mandi saat Ayrin sedang berdiri di depan kaca menyisir rambutnya, Melilihat pemandangan indah di depannya Rey langsung menggendong Ayrin membawanya ke ranjang.


"Rey pakailah baju mu dulu" Kata Ayrin saat Rey sudah menidurkannya di ranjang.


"Aku tidak membutuhkan baju sayang" Setelah itu Rey langsung melakukan pemanasan dan terjadilah apa yang seharusnya terjadi.


"Terimaksih sayang" Ucap Rey dengan mengecup kening Ayrin.


Ayrin hanya mampu menganggukan kepalanya pelan menjawab ucapan Rey setelah itu Ayrin tertidur pulas, Rey menarik selimut untuk menutupi tubuh mereka berdua dan membawa tubuh Ayrin dalam dekapannya, Mencium puncak kepala Ayrin berkali-kali Rey mengucapkan banyak kata terimaksih untuk istrinya setelah itu Rey menyusul istrinya ke alam mimpi, Mereka baru tidur saat matahari sudah menampakan dirinya.

__ADS_1


...21+ Yang masih di bawah umur di skip aja ya😂...


__ADS_2