
Setelah keadaan menjadi tenang,Tania segera meninggalkan Bela seorang diri di kamar.
Sementara Bela,wanita cantik itu mengatur segala rencana nya untuk hari esok,demi membayar kebaikan keluarga Rani Group.wanita itu berjanji untuk melindungi mereka dari orang-orang jahat.
Sementara di tempat lain pertengkaran hebat di antara Mita dan pak Ammar terjadi lagi,setelah Mita berhasil masuk ke dalam kontrakan milik nya.
Mita yang tak bisa menerima di perlakukan kasar oleh pak Ammar seperti itu,hingga ia lebih memilih untuk berpisah daripada harus bertahan hidup dengan nya.
"Pergi kamu dari sini atau aku yang harus pergi dari sini," seru Mita sambil menunjukan jari ke arah pintu.
"Cukup Mita! jangan mengambil keputusan di saat kamu sedang marah,atau kamu akan menyesal suatu hari nanti," bentak pak Ammar demi membela diri.
Pria itu benar-benar tidak terima jika Mita meninggalkan dia begitu saja,lantas bagaimana kehidupan pak Ammar selanjutnya jika harus berpisah dengan Mita?
Ha-ha.
Mita tertawa sinis"Menyesal kamu bilang?huh..itu tidak akan mungkin karena aku telah memiliki segalanya,jadi silahkan angkat kaki dari sini,"usir Mita sekali lagi.
Mendengar ucapan Mita membuat pak Ammar bolak balik sambil memikirkan bagaimana agar Mita segera mengurungkan niat nya.
Perlahan-lahan pria itu mendekati mita,karena ia tahu persis di mana kelemahan wanita itu.
Tanpa aba-aba dia pun segera memeluk Mita dari arah belakang"Sayang aku minta maaf yaa,aku janji akan selalu menuruti segala permintaan darimu."
"Lepaskan mas," titah Mita sambil memberontak di pelukan pak Ammar.
Pak Ammar tidak menggubris perkataan Mita,dia malah memilih untuk menggendong tubuh Mita lalu berjalan menuju ke kamar.
"Mau apa kamu,Mas? lepaskan aku!"teriak Mita
Wanita itu benar-benar kesal kepada pak Ammar,sementara pak Ammar,pria itu benar-benar tidak ingin berpisah dari Mita.
__ADS_1
Setelah tiba di kamar Pak Ammar segera menghemaskan tubuh wanita itu ke tempat tidur,lalu menjalankan segala aksi nya demi membuat Mita menjadi tenang.
"Mau apa kamu?aku tidak ingin di se**h lagi oleh mu,aku sudah jijik,"sarkas Mita setelah melihat pak Ammar dalam keadaan polos tanpa sehelai kain di tubuh nya.
Pria itu hanya tersenyum lalu bergegas mendekati Mita"cukup mas! Lebih baik kamu pergi dari sini atau aku teriak sekencang-kencang nya,"ancam Mita sambil menjambak rambut pak Ammar.
Lagi-lagi pak Ammar tak dapat membuka suara,dia malah asyik membuka satu persatu pakaian wanita itu lalu menyentuhnya tanpa jeda,hingga hubungan terlarang itu terjadi lagi ketika pak Ammar telah berhasil melakukan apa yang belum halal baginya.
Sementara Mita,wanita itu tak dapat melakukan apa-apa selain pasrah dengan keadaan yang ada.
Malam pun tiba.
Setelah akur,pak Ammar dan Mita segera makan malam bersama,menyantap hidangan yang telah tersaji di atas meja sederhana.
"Masakan kamu enak sekali sayang," puji pak Ammar sambil menatap ke arah wanita yang sedang berada di hadapan nya.
Mita tersenyum"Tentu lah sayang."
Lagi-lagi Mita tersenyum seketika ia mendapat kan pujian dari pak Ammar"Kita tunggu saja tanggal mainnya," gumam nya sambil menatap pria tampan itu.
Kali pertama Mita melihat secara langsung bagaimana sikap kasar nya pak ammar kepada dirinya pagi tadi,sehingga membuat wanita itu mengurungkan niatnya untuk segera menikahi pria itu.
Mita yang menduduki usia yang tidak mudah lagi,hingga membuat wanita itu berpikir keras bahwa pernikahan adalah ikatan yang suci. yang tak boleh di permainkan atas dasar bukan karena Allah.
Memilih pasangan hidup itu bukan hanya melihat dari sisi luar nya saja,namun terlebih kepada bagaimana ia memperlakukan wanita nya ketika si pria sedang marah.
Entah mengapa wanita itu tiba-tiba saja menyadari jika pak Ammar bukan lah pria yang tepat untuk nya.
Namun sebagai manusia biasa hati manusia kapan saja bisa berubah,karena sang pemilik hati lah yang memiliki kuasa di atas segala-galanya.
Sementara pak Ammar,pria itu benar-benar di butakan oleh kebaikan Mita,sehingga pikiran nya traveling ke mana-mana dan harta adalah alasan utamanya.
__ADS_1
Setelah usai menyantap makan malam,Mita segera beranjak ke kamar dan di susul oleh pak Ammar.
"Bagaimana sayang?apakah kamu sudah siap untuk menikah esok hari?," tanya pak Ammar sambil memeluk Mita dari arah belakang.
Mendengar ucapan pria itu membuat Mita bergegas melepaskan diri dari pak Ammar"Pernikahan nya kita tunda dulu," ujar Mita lalu berjalan menuju meja rias.
"Lo,Emang nya kenapa,Mit?bukan kah kamu yang menginginkan pernikahan ini?," tanya pak Ammar bingung.
"Aku belum siap mas,aku ingin kita punya apartemen dan usaha dulu baru kita menikah,"jelas Mita berbohong sambil merapikan rambutnya.
Pria itu semakin bingung"Kan kamu sudah memiliki segalanya saat ini,lantas apalagi yang kurang Mit?."
"Kamu harus minta modal lagi kepada Tania,setelah itu kita membeli apartemen dan buka usaha di luar kota," pinta Mita sambil menghentikan rutinitas nya lalu menatap ke arah pak Ammar.
Pria itu terdiam dan terpaku seketika ia mendengar ucapan Mita barusan,Pria itu benar-benar bodoh karena demi mencapai tujuan nya.dia rela mencari harta yang haram dari pada yang halal,meninggalkan istri yang baik dan sholeha lalu memilih menikmati hubungan haram bersama Mita selama ini.
Lantas bagaimana kehidupan pak Ammar esok hari? sementara saat ini dia berada di posisi tak baik-baik saja, maksudnya sudah berada di pintu kehancuran karena perbuatan nya sendiri.
Mungkin saja Allah telah menunjukkan kuasanya?jika pembalasan akan setimpal dengan perbuatan.
Di bumi saja Allah akan menghukum hamba nya yang berbuat dzalim,lantas bagaimana jika hari perhitungan itu telah datang kepada manusia?
Mungkin kah manusia akan mengelak dengan segala perbuatan nya di muka bumi ini?sementara manusia memiliki rekaman masing-masing yang akan di perlihatkan di hari kemudian.
"Baiklah,besok aku akan menemui Tania."
Mita tersenyum"Bagus,dan setelah itu aku akan pergi darimu," gumam nya sambil berjalan menuju ke hadapan pak Ammar.
"Kita istirahat sayang,aku lelah banget hari ini," pinta Mita lalu menarik tangan pria itu menuju ke tempat tidur.
Pak Ammar tersenyum lebar,pria itu benar-benar angan nya melayang tinggi.karena menurut nya ia hidup di muka bumi ini,di kelilingi dengan wanita-wanita cantik dan bodoh menurut nya.
__ADS_1